Warn! Sex scene
Felix berbaring di ranjang sembari mengangkat sebelah tangannya untuk memperhatikan jari manisnya yang kini disemati cincin. Suara shower dari arah kamar mandi terdengar tanda Changbin tengah membersihkan diri. Pemuda manis itu tersenyum kemudian ia merapatkan bathrobenya sebelum keluar menuju balkon untuk menatap cahaya bulan yang memantul di laut lepas.
Suara deburan air terdengar menenangkan membuat Felix memejamkan mata sembari mengusap perutnya. Seandainya ia tak keguguran pasti perutnya sudah besar. Bayinya sudah bisa bergerak di dalam sana dengan detakan jantung yang teratur. Ah Felix tak sepenuhnya lupa dengan calon anak pertamanya.
"Bukankah disini dingin?" Tanya Changbin sembari memeluk perut Felix dari belakang.
Aroma sabun memenuhi indra penciuman Felix membuat pemuda manis itu menyandarkan kepalanya ke belakang untuk menyamankan diri. Aroma Changbin yang segar membuatnya nyaman dan pelukan pemuda itu cukup menghangatkan. Felix memainkan cincin yang tersemat di jari manis Changbin sembari menikmati suasana malam di tengah laut.
"Kejadian tadi seperti mimpi. Rasanya seperti baru kemarin kita tinggal bersama dalam satu apartemen, tapi sekarang aku sudah dilamar oleh teman serumahku."
"Memiliki calon suami setampan aku memang banyak dimimpikan orang-orang," ucap Changbin dengan percaya diri sembari menyandarkan dagunya di bahu Felix.
"Percaya diri sekali."
"Harusnya kau senang karena berhasil mendapatkan hati laki-laki tampan ini."
Felix mendengus namun pemuda manis itu tak protes dan tetap nyaman di posisinya.
"Bagaimana hari pertamamu naik kapal pesiar?"
"Menyenangkan tapi aku tidak tau akan sebosan apa seminggu penuh berada disini bersama kakak," ucap Felix dengan bercanda membuat Changbin mencebik protes mendengarnya.
"Mana bisa bosan jika kita akan banyak bersenang-senang disini."
Ucapan Changbin selalu bermakna ganda. Bisa jadi yang pemuda itu maksud bersenang-senang menikmati acara dan juga fasilitas yang disajikan, namun jika itu Changbin pasti ucapannya memiliki arti lain yang mengarah ke aktivitas ranjang.
"Felix."
"Hm?"
"Jika aku menarik ini, apa yang akan terjadi?" Tanya Changbin sembari memainkan tali bathrobe yang dikenakan Felix.
"Aku telanjang."
"Lalu?"
"Memakai pakaianku agar tidak telanjang lagi," ucap Felix dengan santai membuat Changbin mendengus geli.
"Kau paham apa yang aku mau," ucap Changbin sembari mulai mengendusi leher Felix hingga membuat pemuda manis itu bergidik geli.
"Kakak tidak lelah?"
"Apa pernah kau melihatku lelah jika menyangkut bercinta denganmu?"
Felix membalik tubuhnya kemudian tangannya melingkar di leher Changbin untuk kemudian ia usap pelan leher itu dengan maksud menggoda. Changbin tersenyum tipis dan pemuda itu mulai mengikis jarak hingga bibir mereka bertemu. Lautan luas menjadi saksi bagaimana dua pemuda berbagi ciuman panas penuh cinta. Bibir yang saling melumat dengan lidah yang saling beradu menjadi candu tersendiri bagi mereka yang merasakannya.
Bathrobe Felix terangkat dengan tangan Changbin yang meyusup masuk untuk meremas bongkahan pantat pemuda manis itu. Tangan hangat Changbin bergerak liar dengan mengusap tubuh Felix menghantarkan rasa panas ke seluruh tubuh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Three Words 5 [ChangLix]
FanfictionKumpulan oneshoot, twoshoot, manyshoot ChangLix Even though I look like I don't care, actually my heart is just for you. Three Words, I Love You Started : 2021, September 11th ⚠️BXB AREA⚠️ Cerita dan ide original dari Sweetbearry10. Saya hanya mem...
![Three Words 5 [ChangLix]](https://img.wattpad.com/cover/284685682-64-k258831.jpg)