Sequel Sure, My Pleasure
(Three Words 4)
"Unghh."
Felix membuka matanya dan seketika rasa pusing menghantam kepalanya dengan kuat hingga membuat pemuda manis itu meringis sakit. Tangannya bergerak memijat lembut kepalanya sembari matanya menyipit menyesuaikan sinar matahari yang menembus jendela kamar. Butuh beberapa saat hingga Felix sepenuhnya bangun dan menyadari bahwa dirinya berada di sebuah kamar yang bukan miliknya.
"Huh? Ini dimana?" Ucap Felix dengan suara serak.
Pemuda manis itu mengucek pelan matanya hingga sebelah alisnya terangkat ketika ia sadar bahwa kamar itu adalah milik Changbin. Iya, kamar yang sama dengan yang beberapa hari lalu mereka gunakan untuk bergumul panas.
"Kau sudah bangun pemalas?"
Felix menoleh menatap Changbin yang masuk ke kamar hanya dengan celana panjang tanpa atasan. Pemuda manis itu bersiul dan hal itu membuat Changbin berdecih sebelum kemudian berjalan mendekat ke arah ranjang dimana Felix masih duduk di atasnya.
"Jika kau sudah benar-benar sadar segera angkat kakimu dari sini karena aku tidak ingin menampungmu terlalu lama. Pakai saja pakaian itu dan kau tidak perlu mengembalikannya karena aku tidak menerima benda bekas yang kau pakai," ucap Changbin dengan ekspresi datar.
Felix menatap pakaian yang melekat di tubuhnya kemudian pemuda manis itu menatap ke arah sekeliling seperti sedang mencari sesuatu.
"Pakaianmu kotor karena kau muntah semalam. Seharusnya itu adalah pesta perpisahanku dengan rekan lain, tapi kau menghancurkannya dengan minum terlalu banyak dan membuatku terpaksa menampungmu disini," ucap Changbin dengan nada yang semakin pedas.
"Tenanglah, ini tidak seperti kau akan bangkrut hanya karena memberiku tumpangan dan juga pakaian ganti. Berhentilah cerewet seperti seorang wanita tua," jawab Felix dengan cuek.
"Lagipula bukankah kau memang harus berbaik hati pada calon suamimu ini?" Tanya Felix dengan nada yang sangat menyebalkan membuat Changbin segera mendekat dan menarik kasar tangan Felix hingga turun dari ranjang.
"Jangan kasar sialan!"
"Segera pergi," ucap Changbin sembari menarik Felix keluar dari kamarnya.
"Pelan-pelan Seo Changbin!" Teriak Felix sembari memberontak karena kepalanya masih sangat pusing akibat mabuk semalam.
"Oh sial, berhenti!" Sentak Felix dengan keras membuat genggaman Changbin terlepas. Felix menyentuh kepalanya yang terasa seperti dihantam batu kemudian pemuda manis itu segera berlari ke kamar mandi ketika tiba-tiba merasakan mual efek dari memberontak terlalu keras.
Felix bukanlah orang yang bisa minum banyak alkohol namun entah kenapa semalam dirinya bisa minum begitu banyak. Beginilah keadaannya sekarang, memuntahkan isi perutnya yang belum terisi apapun dengan kepala yang masih berdenyut sakit. Setelah beberapa saat di dalam kamar mandi dan selesai membasuh wajah, Felix keluar dan mendapati Changbin menunggu di depan kamar mandi dengan tangan yang menyilang di dada.
"Orang waras harusnya menyediakan sup pereda pengar dan bukannya menyeret orang seperti itu, kau membuatku merasa semakin sakit kau tau?" Ucap Felix dengan pelan sembari memijat kepalanya.
"Itu salahmu yang mabuk-mabukan jadi itu bukan urusanku."
"Cih ternyata kau benar-benar tidak punya hati," ucap Felix dengan tatapan sinis ke arah Changbin.
"Kau banyak bicara itu artinya kau sudah baik-baik saja, jadi segeralah pergi dari sini."
"Bagaimana jika aku tidak mau?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Three Words 5 [ChangLix]
FanfictionKumpulan oneshoot, twoshoot, manyshoot ChangLix Even though I look like I don't care, actually my heart is just for you. Three Words, I Love You Started : 2021, September 11th ⚠️BXB AREA⚠️ Cerita dan ide original dari Sweetbearry10. Saya hanya mem...
![Three Words 5 [ChangLix]](https://img.wattpad.com/cover/284685682-64-k258831.jpg)