"Aku akan membantumu..."
"Aku bisa menemukan mereka, aku sudah diberikan akses ke lokasi syutingnya. Yang diberikan olehmu, jadi kau sudah cukup membantu Pak Kim"
"Baiklah, dan pastikan beri tahu Sana dan Momo apa yang kau lakukan. Sana tadi tampak sangat panik"
"Aku sudah mengabari mereka Pak Kim, jadi pulanglah lebih awal. Aku akan pulang dengan mereka berdua"
"Baiklah, sampai jumpa besok Mina-chan. Jangan pulang terlalu larut"
"Tentu Pak Kim, berikan salamku pada Ibu Kim dan Minji. Sampai jumpa"
Aku pun berjalan masuk ke gedung lokasi syuting. Setelah berpisah dengan Chaeyoung aku meminta Pak Kim untuk menjemputku dan mengantarkanku ke sini. Dia selalu membantuku saat aku membutuhkannya.
Aku berada di lokasi syuting ini untuk menemui kedua artisku yang kebetulan saat ini memiliki projek film yang sama. Nakamoto Yuta dan Miyawaki Sakura, mereka adalah artis yang berada di bawah naungan Mimosa Entertainment, dan aku dapat dengan bangga mengatakan keduanya merupakan artis top bukan hanya di Korea tapi seluruh Asia.
Meskipun sekarang mereka seperti bintang besar, kami mengawali ini semua dengan kontroversi. Tiga tahun lalu ketika kami memulai, semuanya dipenuhi dengan masalah. Agensi Korea yang memiliki CEO wanita dari Jepang, yang hanya memiliki dua artis yang berasal dari Jepang tampak sangat ditolak bagi masyarakat.
Namun salah satu artis kami yaitu Sakura membantu membuka jalan bagi kami. Film superhero merupakan genre dengan penikmat terbanyak di dunia. Dan karena kakakku mempunyai koneksi dengan hollywood, Sakura mendapat kesempatan untuk casting sebagai pemeran di film itu. Seperti yang kuduga dia mendapatkannya.
Meskipun karakternya merupakan salah satu antagonis dan mati di film itu, tapi dampak yang diberikan sungguh luar biasa. Penampilannya di film itu cukup mencuri perhatian. Berita mengenai dia yang akan debut di Korea pun akhirnya mendapatkan respon positif dari masyarakat.
Tentu ada pro dan kontra, tapi ini merupakan peluang yang membuka jalan bagi kami. Hasilnya, tiga tahun kemudian dua artis yang kami debutkan membuktikan kemampuan mereka dan menjadi bintang besar yang luar biasa.
"Unnie kau telat" aku disambut dengan omelan dari Sakura saat baru masuk ke ruang tunggu mereka.
"Syutingnya sudah selesai dari 30 menit lalu, lihatlah bahkan aku sudah selesai berganti pakaian" aku hanya tertawa dan berjalan ke arahnya untuk memberikannya pelukan.
"Kau bekerja dengan hebat lagi hari ini" kataku pada adik manjaku yang berada dalam pelukanku saat ini.
"Terimakasih unnie, tentu aku bekerja dengan baik" dia semakin mengeratkan pelukannya, kadang dia mirip seperti Sana.
"Ohh kau datang? Kalian semua bisa tolong keluar, kami membutuhkan beberapa momen, dia sahabat lama kami dari Jepang" Yuta datang dan dia membantu meminta para kru dan staff yang ada di sini untuk keluar. Tentu ini dibutuhkan karena mereka tampaknya bingung kenapa ada orang asing yang bisa masuk dan memberikan pelukan kepada bintang papan atas.
"Jadi bagaimana kencanmu Mina-san?" kata Yuta setelah semua kru keluar dan pintu ditutup. Dia memang lebih dewasa dari Sakura, tapi dia juga lebih menjengkelkan.
"Apa maksudmu?" bingung Sakura.
"Apa kau tahu kenapa unniemu ini terlambat Sakura-chan? Dia pergi berkencan dengan gadis di cafe itu lagi hari ini?"
"Benarkah unnie? Yeaahhh, lalu bagaimana progres kalian? Apa kalian sudah meresmikannya?" tanya Sakura antusias.
"Aku tidak berkencan" jawabku mengelak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sweet MIMOSA (MICHAENG)
FanfictionDunia tampak sangat menakutkan bagiku, menjadi pusat perhatian adalah mimpi terburuk buatku... Tapi entah mengapa aku menjadi tenang saat dia menggenggam tanganku, aku merasa mampu untuk menghadapi dunia saat berada dalam dekapannya... Namun dia yan...
