Gue bisa liat muka-muka tercengang mereka, kecuali Frostfire dan Glacier yang nampak biasa aja dan Kak Adudu yang gak ada hubungannya.
Gue aja kaget pas tau orang yang kudu gue bujuk itu kepala sekolah sini, apalagi tentang saudara gue sama mereka pernah buat ulah yang membuat si Kepsek berubah. Tau dah berubah apanya, kan gak mungkin gue mikirnya berubah jadi tokusatsu.
"Kak Blaze dan Kak Ice juga ngomong begitu," kata Glacier.
"Tapi gak semua saudara kita yang menyebabkannya."
Frostfire mengangguk, "siapa orangnya kita gak dikasih tau, tapi yang pasti Kak Blaze dan Kak Ice gak termasuk, soalnya mereka netral hanya melerai."
Berarti tersisa Bang Hali, Bang Solar, dan Bang Gempa, tapi abangnya Sori dan Sopan juga bisa saja termasuk.
"Gue punya usul," kata Kak Adudu.
"Sebelumnya, siapa yang saudaranya gak hilang selain si kembaran?"
Gue dan Gentar pun angkat tangan.
"Nah, apa kata kalian wawancarain abang kalian? Informasi yang didapat dari narasumbernya itu penting," ujarnya.
"Udah Kak, tapi nihil," jawab gue.
"Kok bisa?"
"Jadi gini..."
.
.
Waktu kapan gitu gue lupa, yang gue inget gue mau tanyain tentang detail masalah yang dipinta tolong sama Bang Hali. Gue vc dia tuh, terus diangkat.
"Bang,"
"..?"
"Orang yang namanya Reverse itu kek gimana?"
"Laki-laki mata merah rambut ubanan."
"Lah udah tua?"
"Seumuran sama gue."
"Oh,"
"Btw Abang and the geng buat masalah apa sama tuh orang?"
"Gue sekolahin lu di sana biar tau sendiri, kan."
"Ya tapi ini masalah kan lu pada yang buat, masa kudu gue yang cari tau sama nyelesaiin?"
"Bisa apa kita kalo mencar?"
"Gue yakin lu ada temen seperjuangan, cuma lu belum nemu aja."
"Hint dikit napa elah."
"Gak."
Telepon pun ditutup sepihak.
Abang kampret.
Gue pun beralih telpon Bang Solar, tapi begitu dia angkat, dia langsung ngomong.
"Jawaban gue sama kayak Hali jadi bye."
Gue lupa kalo mereka lagi kerja bareng, alhasil Bang Solar pasti ikut denger obrolan gue sama Bang Hali tadi.
... Gue rudal tempat kerjanya aja kali, ya?
.
.
"... Ya gitu."
"HAHAHANJIR!"
Sontak Kak Adudu dan Gentar jadi pusat perhatian, dan saat itu juga kita ditegor guru pustakawan.
"Kalian yang di sana! Jangan berisik!"
Langsung kincep tuh duo.
Gak cuma mereka yang ketawa sih, ada Frostfire sama Sori, Glacier dan Sopan senyam-senyum doang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Reboot! Not Ribut
FanfictionGue muak ketika orang-orang bilang jangan lihat sesuatu cuma dari sampulnya. Di mana-mana yang namanya baru lihat pasti yang dilihat duluan ya sampul. Hidup mati gue dipertaruhkan di sekolah ini. Abang-abang sialan! . . Cerita ini murni hasil dari...
