"Dada Freya, kita ke apartemen duluan ya."
"Iya." Ucap Freya lalu melihat mobil milik Christy bergerak perlahan meninggalkan Freya.
Freya melangkahkan kakinya masuk ke dalam halaman rumah, dan hampir di saat yang bersamaan Freya mendengar suara deru mesin mobil mendekat ke arahnya. Freya menoleh ke belakang, dan benar saja. Suara mesin mobil tersebut adalah suara mesin mobil milik kakak sepupunya, Gita. Freya melihat Gita dan Kathrina turun dari mobil dan melayangkan senyuman ke arahnya.
"Kak Freya udah pulang toh." Ucap Kathrina.
"Iya." Ucap Freya.
"Kak Gita mampir dulu kak?" Ucap Kathrina.
"Kak Gita langsung aja deh tin." Ucap Gita membuka pintu mobilnya.
"Eh, kak." Ucap Freya menghampiri Gita.
"Kenapa Fre?" Ucap Gita.
"Aku boleh minta tolong anterin ke tempat teman aku ga kak? Tapi aku ganti pakaian sebentar." Ucap Freya.
"Oh yaudah, kakak tunggu." Ucap Gita.
"Emang kak Freya mau ngapain?" Ucap Kathrina.
"Belajar bareng." Ucap Freya.
"Oalah, aku juga mau belajar bareng Marsha. Nanti dia ke sini." Ucap Kathrina yang hanya di balas anggukan oleh Freya.
"Sebentar ya kak." Ucap Freya lalu berjalan menuju rumahnya.
Freya melepas sepatunya, menaruhnya di rak sepatu, dan berjalan menuju kamarnya. Freya masuk ke dalam kamarnya, membuka lemari pakaian dan dengan cepat mengambil beberapa pakaian dari sana, lalu lekas mengganti pakaiannya. Setelah selesai berganti pakaian, Freya berjalan ke menuju susunan buku yang tersusun rapih di meja belajar miliknya, mengambil buku buku yang akan di pelajari nya, lalu lekas mempercepat langkahnya hendak menemui Gita.
"Udah Fre?" Ucap Gita yang menunggu di samping mobilnya.
"Udah kak, ayok." Ucap Freya, lalu Freya dan Gita masuk ke dalam mobil.
Dirasa Freya sudah siap, Gita langsung menggerakkan gigi mobilnya nya ke huruf R, membuat mobilnya bergerak mundur secara perlahan. Setelah di rasa cukup, Gita langsung memutar stir mobilnya ke arah kanan, dan kembali menggerakkan gigi mobilnya sampai berhenti di huruf D, sehingga membuat mobil tersebut bergerak maju. Tidak terjadi percakapan yang berarti di sepanjang perjalanan, mereka hanya berbincang bincang tentang arah apartemen milik Christy dan Fiony. Sampai akhirnya ada satu kalimat Freya yang membuat Gita membanting stirnya ke kiri, dan memberhentikan mobilnya di bahu jalan.
"Kamu tadi kambuh di sekolah? Kok bisa sih Fre? Kamu paginya ga minum obatnya lagi?" Tanya Gita dengan raut wajah serius.
"Eum iya kak aku lupa minum obatnya tadi pagi, terus tadi juga aku minum obatnya di toilet." Ucap Freya.
"Kok bisa hilang?" Tanya Gita.
"Mungkin hilang di toilet kak, karena aku panik pas kambuh." Ucap Freya.
"Yaudah kita ke apotek dulu aja, nanti kamu kambuh di tempat teman kamu ga ada obatnya pula." Ucap Gita.
"Eum, iya kak." Ucap Freya lalu setelahnya Gita kembali menjalankan mobilnya.
Gita membawa mobilnya ke apotek terdekat, hendak membelikan obat jantung Freya yang menghilang. Gita memarkirkan mobilnya, dan turun dari mobil berjalan masuk ke apotek, meninggalkan Freya sendiri di dalam mobil. Hanya 3 menit setelah Gita masuk kedalam apotek, akhirnya Gita kembali masuk ke dalam mobilnya dengan satu buah kantung kresek berisi obat jantung milik Freya. Freya ingin mengambil uang miliknya dari tasnya namun langsung di tolak mentah mentah oleh Gita.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ingin Bertemu (Tamat)✅
RandomApakah di setiap pertemuan akan ada perpisahan? Apakah akan ada sebuah penyesalan dalam pertemuan itu? Yang pasti aku Ingin Bertemu lagi dengan mu. . . . . . Oh Ya ini Pemeran Utama nya aku ngambil dari member JKT48,dan ga semua member aku masukin. ...
