Tujuh Puluh Empat

1.2K 130 117
                                        

Ini adalah hari ke empat bagi Ashel dan Adel tinggal di rumah Freya, dan hari ini juga lah Ashel dan Adel memutuskan untuk berhenti merepotkan Freya dan keluarganya. Terserah apapun yang ingin mereka lakukan nanti setelah ini, tapi yang pasti mereka tidak bisa terus-terusan tinggal di rumah Freya.

Mereka sudah memutuskan untuk meminta maaf dengan Freya, dengan berencana untuk membawa Freya menuju rumah ke rumah mereka masing-masing dari Ashel dan Adel untuk meminta maaf. Mengapa harus seperti itu? Itu sebagai bentuk penyesalan mereka dan dengan begitu, mereka mempunyai harapan besar bisa di terima lagi oleh keluarga mereka masing-masing.

"Fre. Hari ini kamu sibuk engga?" Tanya Ashel di kamar Freya.

"Engga." Balas Freya.

"Oh engga ya. Eum, kamu nanti bisa ikut kita ke rumah kita ga?" Tanya Ashel.

"Mau ngapain?" Tanya Freya.

Ashel dan Adel terdiam sesaat, lalu menceritakan semuanya kepada Freya penyebab mengapa mereka berdua tidak lagi di terima di rumah mereka, "jadi biar kalian di terima lagi di rumah, kalian harus minta maaf sama aku di depan orang tua kalian?" Tanya Freya yang di balas anggukan oleh Ashel dan Adel.

"Kenapa ga cerita dari kemarin-kemarin. Aku pikir kalian kenapa sama keluarga kalian." Ucap Freya beranjak dari kasurnya.

"Maaf ya Fre." Ucap Adel.

"Yaudah kalian mandi, sarapan dulu aja." Ucap Freya.

"Baju seragam aku sam Adel di mana Fre? Ga mungkin aku sama Adel pulang Makai pakaian kamu." Ucap Ashel.

"Sebentar." Ucap Freya membuka lemari pakaiannya, dan mengambil dua seragam kepanitian milik Ashel dan Adel, lalu memberikannya kepada Ashel serta Adel, "pakaian aku kalian bawa aja ga papa. Itu juga ga pernah aku pakai." Ucap Freya.

"Gausah lah Fre." Tolak Adel.

"Aneh di liat orang lain kalau kalian makai seragam panitia." Ucap Freya.

"I-iya Fre." Balas Ashel lalu Freya meminjamkan handuk miliknya, membiarkan Ashel dan Adel mandi.

Selesai dengan agenda mandi, kini Freya, Ashel, dan Adel tengah berada di meja makan untuk sarapan bersama dengan keluarga Freya. Dan di saat itu juga Ashel dan Adel berbicara kepada keluarga Freya jikalau mereka tidak lagi bisa tinggal di rumah Freya lebih lama.

"Kenapa?" Tanya Tefa.

"Iya. Padahal seru kalau ramai." Ucap Kathrina.

"Maaf Tante, Kathrina. Aku sama Adel ada masalah yang harus di selesaikan sama keluarga kita. Tapi kita ga bisa bicarakan disini Tante." Ucap Ashel.

"Oh yaudah. Semoga masalah kalian cepat selesai ya. Dan kalau misalnya kalian ga tau mau tidur di mana, tidur di sini aja ga papa." Ucap Tefa.

"Iya Tante, makasih ya." Balas Adel.

"Kalian udah siap-siap?" Tanya Tefa.

"Udah kok tante." Balas Ashel.

"Yaudah, selesaiin dulu aja sarapannya." Ucap Tefa.

Setelah menyelesaikan agenda sarapan pagi, Ashel dengan Adel dengan barang-barang milik mereka kini sudah berada di halaman rumah Freya, bersama Freya menunggu untuk ojek yang di pesan mereka sampai.

Sebenarnya mereka sudah di tawarkan oleh Tefa untuk di hantarkan oleh Tefa, namun Ashel dan Adel menolak karena mereka tidak ingin lagi merepotkan keluarga Freya entah dalam bentuk apapun itu.

"Itu sudah datang." Tunjuk Ashel ketika melihat mobil yang mereka pesan sudah datang.

"Mah aku pergi ya sama Ashel sama Adel." Freya mencium tangan Tefa.

Ingin Bertemu (Tamat)✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang