Lima

1.6K 131 2
                                        

"Freya kita duluan yaaa." Ucap Christy melambaikan tangannya.

"Dada Fre, lain kali kita main bareng yaa." Ucap Fiony yang juga melambaikan tangannya.

"Iya." Ucap Freya tersenyum.

Mereka berjalan ke arah mobil sedan hitam milik Christy yang sudah menunggu di seberang jalan. Fiony dan Christy ingin pergi terlebih dahulu ke Mall sebelum mereka pulang karena ada sesuatu yang ingin mereka beli. Saat sampai di seberang jalan, mereka langsung masuk kedalam mobil hitam tersebut. Baru saja mobil itu bergerak sesaat, mobil itu berhenti lagi dan menampakan sosok Christy yang keluar dan kembali menyeberang untuk menghampiri Freya. Freya melihat nya pun bingung? Kenapa Christy kembali apakah ada yang tertinggal? Pikir Freya.

"Fre hampir lupa aku astaga." Ucap Christy

"Kenapa?" Tanya Freya bingung, apa yang terlupa pikir Freya.

"Aku minta nomor kamu boleh kan?" Tanya Christy. Freya tidak langsung menjawab sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya.

"Ini." Ucap Freya memperlihatkan nomor telepon nya di handphone kepada Christy.

"Oke Fre nanti aku chat yaa dadaa." Ucap Christy lalu menyebrang dan masuk kedalam mobil.

Mobil tersebut perlahan menyatu dengan banyaknya kendaraan yang melintas dan perlahan menghilang dari pandangan Freya. Freya melihat kanan kiri mencari dimana tempat dia bisa menunggu Ojek yang di pesannya datang, lalu mata Freya tertuju pada bangku di dekat gerbang sekolah yang memang di sediakan untuk murid murid yang ingin pulang namun belum di jemput. Baru saja Freya duduk di bangku itu, Freya merasakan getaran dari handphonenya. Freya melihat ada notifikasi di handphone nya, ternyata driver ojek yang di pesannya membatalkan pesanan Freya. Freya yang melihat notifikasi itu seketika bingung dia harus pulang dengan apa. tau seperti ini dia tadi mengiyakan ajakan untuk pulang bersama Christy dan Fiony.

"Kayak mana caranya aku pulang? Gak mungkin aku jalan kaki, apa aku nunggu ayah jemput? Tapi kan kunci rumah di aku, sedangkan ayah pulang sedikit larut hari ini." Ucap Freya dalam hatinya, Freya termenung dia bingung harus pulang dengan apa, sampai ada seseorang yang memanggilnya.

"Freya." Panggil orang tersebut yang membuat Freya reflek menoleh.

"Kak Gita? Kenapa kak." Ucap Freya berjalan ke arah Gita.

"Kenapa kamu belum pulang?" Tanya Gita sembari melihat sekitar dan heran kenapa adik sepupunya ini belum pulang.

"Tadi aku mesen ojek kak, tapi di cancel sama drivernya." Ucap Freya.

"Loh papah ga jemput? Kathrina mana? Kamu ga bareng Kathrina?" Tanya Gita karena tidak mendapati Kathrina bersama dengan Freya.

"Papah pulang agak larut hari ini, Kathrina pergi dengan temannya, pulang katanya nanti di anterin temannya." Jelas Freya.

"Dasar Kathrina masih aja sama kayak dulu. Yaudah kamu pulang bareng kakak aja sekalian kakak biar tau rumah kamu dimana. Apa kamu mau ke rumah kakak? Biar pulang nanti bareng mamah?" Tanya Gita.

"Langsung kerumah aja kak, aku capek juga udahan." Ucap Freya.

"Yaudah ayok, nih pakai." Ucap Gita memberikan sebuah helm yang dia ambil dari bagasi motornya. Setelah selesai memakai helmnya, Freya naik ke atas motor Gita.

"Kita beli Mie Ayam dulu sebentar ya kakak laper, kamu udah makan belum? Kalau belum sekalian kakak beliin." Ucap Gita.

"Udah kak tadi pas di kantin." Ucap Freya berbohong.

"Ohh okeee. Agak maju sedikit Fre."
Ucap Gita dan mulai menjalankan motornya.

Angin segar berhembus ke arah Freya dan Gita. Walaupun rasa dingin sedikit menusuk ke kulitnya, Freya tetap merasa nyaman dengan angin ini, sudah lama Freya tidak merasakannya. Hingga sampailah mereka di tempat mie ayam yang ternyata letaknya tidak jauh dari sekolah mereka.

Ingin Bertemu (Tamat)✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang