Sudah 7 hari berlalu sejak terakhir kali semua perlombaan di laksanakan, dan tibalah waktunya untuk mereka yang mengikuti perlombaan untuk mengetahui hasil dari perlombaan mereka saat ini. Freya di dampingi oleh Gita dan Bu Melody kini tengah berkumpul bersama para peserta lainnya di aula gedung A fakultas MIPA Universitas Indonesia untuk melihat hasil seleksi olimpiade tingkat kota. Baik Bu Melody, Gita, maupun semua orang yang menyaksikan skor langsung olimpiade di ruang aula sudah mengetahui dengan pasti siapa yang akan memperoleh juara 1 dalam olimpiade sains tingkat kota tahun ini. Namun walaupun begitu mereka semua tetap hadir, karena peraturan olimpiade yang mengharuskan, serta skor yang di tampilkan di aula bukan lah skor yang tervalidasi. Memang sudah di tetapkan, namun apa bila terjadi kecurangan, maka walaupun seorang peserta meraih skor sempurna maka skor tersebut di anggap ilegal, sehingga peserta akan langsung gugur.
"Dan yang terakhir. Selamat kepada....... Freyanashifa Azaliya Quresha dari SMA 48 Jakarta sebagai peraih juara 1 olimpiade sains tingkat kota bidang MIPA dengan perolehan nilai sempurna. Berikan tepuk tangan kepada adik kita semua Freya." Ucap pembawa acara membuat semua orang bertepuk tangan.
"Untuk adik Freya bisa untuk naik ke atas." Ucap Pembawa Acara.
"Freya maju nak." Ucap Bu Melody tersenyum lembut.
"Ayok Fre, maju Fre." Ucap Gita semangat.
"Iya." Ucap Freya berjalan menuruni tangga aula, lalu naik ke atas panggung aula.
"Beri tepuk tangan dong untuk adik Freya." Ucap pembawa acara yang membuat semua orang kembali menyuarakan tepuk tangan dengan sangat meriah.
Freya naik ke panggung aula, dan bersalaman dengan pembawa acara serta para juri yang juga tengah berdiri di panggung aula. Para juri tersenyum kepada Freya sembari memegang piala, piagam, serta medali emas di tangannya. Freya menundukkan kepalanya, membiarkan juri memakaikan medali emas kepada Freya, lalu juri lainnya mendatangi Freya dan memberikan piagam serta piala milik Freya bertuliskan juara 1 olimpiade sains tingkat kota. Freya berserta para juri tersenyum ke arah kamera, dengan Freya yang memegang piagam dan piala miliknya serta medali emas yang menggantung di lehernya. Setelah selesai melakukan sesi foto, Freya berjalan mendatangi peserta peraih juara 2 dan 3 dan berdiri di samping mereka berdua.
"Selamat ya Freya atas perolehan juaranya. Freya hebat banget loh bisa memperoleh nilai sempurna dalam olimpiade tingkat kota tahun ini." Ucap Mc yang hanya di balas senyuman dan anggukan kepala oleh Freya.
"Freya ada yang mau aku tanya dong ke Freya." Ucap pembawa acara.
"Apa kak?" Tanya Freya.
"Kamu kan udah kelas sebelas kan ya?" Tanya pembawa acara.
"Iya kak." Balas Freya.
"Kalau kamu sudah kelas sebelas berarti ini terakhir kalinya dong kamu bisa ikut olimpiade sains." Ucap pembawa acara.
"Iya." Ucap Freya.
"Eummm, ada ga sih dari adik Freya tips and trick yang bisa di share ke temen temen semua, ataupun ke kita semua biar bisa kaya Freya mendapatkan nilai sempurna. Siapa tau kan ada di sini yang bisa ngikutin tips and trick Freya, dan bisa jadi kayak Freya kedepannya." Ucap pembawa acara lalu memberikan mic di tangannya kepada Freya.
"Eum, sebenarnya aku juga bingung sih kak. Karena aku pribadi ga ada tips and trick sendiri, aku ya belajar layaknya orang lain pada umumnya. Eum tapi dua hal yang pasti, doa dan usaha." Ucap Freya.
"Waaaaaaah sepertinya memang adik Freya ini cerdas dari lahir ya, atau mungkin sejak di dalam kandungan adik Freya ini sudah cerdas." Ucap pembawa acara yang membuat para penonton tertawa.
"Memang." Gumam Gita dari bangku penonton.
"Okeeee inilah murid murid yang akan mewakili Jakarta Pusat untuk melaju ke olimpiade sains tingkat provinsi." Ucap pembawa acara.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ingin Bertemu (Tamat)✅
AcakApakah di setiap pertemuan akan ada perpisahan? Apakah akan ada sebuah penyesalan dalam pertemuan itu? Yang pasti aku Ingin Bertemu lagi dengan mu. . . . . . Oh Ya ini Pemeran Utama nya aku ngambil dari member JKT48,dan ga semua member aku masukin. ...
