♫"Waktu terus berlalu, dan aku sadari yang ada hanya. Aku dan kenangan- kok malah nyanyi sih. OKE KEMBALI KE CERITA! Eh, tapi ini chapter yang seharusnya di up pas 1 April. Jadi sebenarnya ya sebenarnya chapter 80 kosong, hehe. Maaf yak. Jadi kalian boleh melanjutkan aktivitas kalian lagi, karena kita tidak jadi kembali ke cerita. Sekian terimakasih.
Nunggu apa? Ga ada, ini cuman chapter kosong aja. SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER!!!
Hidup berdampingan dengan polusi, serta harus membiasakan diri dengan suara bising dari hiruk-pikuk, adalah sebuah risiko yang harus di tanggung setiap insan yang tinggal di ibu kota.
Walaupun sejujurnya saja hal seperti ini bukanlah mau dari mereka, namun bagi setiap orang yang tinggal di kota-kota besar di seluruh belahan dunia, mereka harus bisa menerima hal ini. Lalu untuk mensiasati masalah ini, ada satu hal yang bisa mereka harapkan untuk mengurangi zat-zat kimia berbahaya yang terus menari-nari di udara. Dan hal itu ialah.
"Hujan?" Christy meraba kaca jendela apartemen untuk melihat keluar jendela apartemen.
"Iya." Balas Freya yang sedari tadi hanya duduk menatap ke arah jendela apartemen.
"Kamu kenapa Fure? Kok kayaknya termenung gitu?" Tanya Fiony yang menyadari raut wajah muram sang sahabat.
"Kalian jadi mau main ke rumah aku?" Tanya Freya.
"JADI DONG! AKU MAU LIHAT ANAK HARIMAU!" Jawab Fiony semangat.
"Tapi kita ke rumah kak Gita dulu ya. Aku ngambil kunci rumah." Ucap Freya yang di balas dua acungan jempol oleh kedua temannya? Mari di permudah. Yang di balas empat acungan jempol!
Menuruni apartemen menggunakan lift, sampailah mereka ke lobby apartemen yang luas dengan beberapa ornamen mewah menghiasi dinding-dinding apartemen. Dan baru saja mereka berjalan beberapa langkah di lantai dasar apartemen, mereka langsung dapat menghirup aroma khas dari hujan. Aroma basah di sertai kenangan bermakna di dalamnya.
"Hahaha, untung aja di apartemen ada payung." Ucap Fiony lalu dengan semangat, langsung membentangkan payung tersebut di dalam lobby Apartemen.
"Fio?" Panggil Christy setelah kini mereka bertiga menjadi pusat perhatian. Bahkan seseorang yang tengah berjalan pun, menyempatkan waktunya untuk berhenti berjalan guna melihat apa yang di lakukan Fiony.
"Kenapa?" Tanya Fiony dengan polosnya.
"Kamu kenapa ngambil yang ada renda-renda nya?" Bisik Christy membuat Fiony langsung menoleh ke arah payung di tangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ingin Bertemu (Tamat)✅
AléatoireApakah di setiap pertemuan akan ada perpisahan? Apakah akan ada sebuah penyesalan dalam pertemuan itu? Yang pasti aku Ingin Bertemu lagi dengan mu. . . . . . Oh Ya ini Pemeran Utama nya aku ngambil dari member JKT48,dan ga semua member aku masukin. ...
