"Nak bangun ini sudah jam berapa Kathrina. kakak kamu sama, papah kamu udah siap nak, Kathrina." Ucap Tefa membangunkan membangunkan Kathrina.
"Nanti deh mah, masih ngantuk." Ucap Kathrina menutup kepalanya dengan bantal.
"Heh, udah jam 6:40 kamu belum ngapa ngapain. Yasudah lah kalau kamu ga bangun." Ucap Tefa pergi meninggalkan Kathrina.
Freya dan Adya sudah siap dan hanya tinggal menunggu Kathrina.
"Loh, Kathrina mana, ga bangun lagi dia mah?" Tanya Adya karena Hanya melihat Tefa saja yang keluar kamar Kathrina.
"Nyerah aku pah sama Kathrina, papah berangkat aja duluan sama Freya, kasian Freya udah siap dari tadi." Ucap Tefa berjalan ke arah dapur karena ingin mencuci piring.
"Kathrina gimana mah kalau papah berangkat sama Freya." Tanya Adya
Baru saja ingin membalas perkataan suaminya itu, namun Freya sudah menjawab duluan.
"Papah berangkat duluan aja." Ucap Freya.
"Nanti kalian berdua telat lagi nak, kamu berangkat duluan aja sama papah." Ucap Adya
"Aku nunggu Kathrina ga papa pah." Ucap Freya.
"Yasudah papah berangkat duluan, kamu sama Kathrina hati hati. Mah, papah berangkat ya." Ucap Adya lalu berjalan keluar rumah.
"Oh iya Pah, hati hati." Ucap Tefa.
"Freya kenapa kamu nunggu Kathrina nak? Biarin aja adik kamu telat." Ucap Tefa.
"Engga apa mah, Freya udah janji." Ucap Freya mengambil buku nya di tas.
"Itu kan dulu pas kalian masih kecil nak, sekarang kan udah besar jadi Kathrina kamu tinggal ya gak apa." Ucap Tefa dari dapur sembari mencuci piring kotor.
Flashback On
Kathrina kecil yang sedang tidur di kamarnya terbangun dan melihat ke arah jam dinding dan menunjukan pukul 7:21. Kathrina kecil menoleh ke arah kasurnya dan tidak mendapati kakaknya disana. Kathrina melompat dari tempat tidur, berlari keluar kamar dan mencari cari keberadaan kakaknya. Kathrina kecil membuka pintu kamar Freya namun tidak ada penghuninya, Kathrina kecil berlari ke halaman belakang rumah namun Freya juga tidak ada di situ, Kathrina berlari lagi ke halaman depan namun masih belum juga mendapatkan Freya, Kathrina kecil berlari naik ke lantai dua namun Freya juga tidak ada disana.
"KAAAK FREYAAAAAA." Teriak Kathrina kecil.
Tefa yang mendengar anak bungsunya itu berteriak sontak keluar kamar dan menanyakan kenapa Kathrina berteriak.
"Hey nak kenapa? Kak Freya nya kan sekolah nak." Ucap Tefa mendatangi Kathrina.
"Kok kak Freya ninggalin aku hiks, kak Freya jahat ninggalin aku, padahal hiks, semalam aku ajak tidur bareng katanya iya." Ucap Kathrina mulai menangis.
"Cup cup, anak mamah kok nangis, kak Freya nya ga jahat nak, kak Freya mau tidur sama kamu, kamu tidur nya malang melintang kak Freya nya tidur mana dong. Kalau kak Freyanya nungguin kamu nanti dia terlambat, kan kamu belum bangun
tadi. Kamu udah mamah bikinin surat izin jadi kamu ga papa ga masuk hari ini." Ucap Tefa memeluk anaknya itu.
"Aku benci sama Kak Freya, benci, benci, benci." Ucap Kathrina menghentakkan kakinya ke lantai.
"Hush ga boleh ngomong gitu, kak Freya ga jahat loh nak, mamah yang nyuruh dia berangkat duluan." Ucap Tefa.
"Aku benci sama mamah, aku benci sama Kak Freyaa." Ucap Kathrina kecil berlari ke kamarnya dan mengunci pintu nya.
"Nak buka nak, kak Freya ga jahat sama kamu Kathrina." Ucap Tefa mengetuk pintu kamar Kathrina.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ingin Bertemu (Tamat)✅
RandomApakah di setiap pertemuan akan ada perpisahan? Apakah akan ada sebuah penyesalan dalam pertemuan itu? Yang pasti aku Ingin Bertemu lagi dengan mu. . . . . . Oh Ya ini Pemeran Utama nya aku ngambil dari member JKT48,dan ga semua member aku masukin. ...
