Selesai memakan nasi gorengnya, Kathrina membawa piring kotornya dan handphone Freya ke dapur, karena listrik masih padam di tambah hari sudah mulai malam, sehingga tidak ada cahaya sama sekali dari luar. Kathrina tidak mencuci piringnya karena dia takut sendirian. Selesai menaruh piring kotornya di dapur Kathrina langsung kembali ke ruang TV dan duduk di samping Freya yang masih tertidur.
Kathrina masih bingung kemana ibunya pergi karena hari sudah mulai malam namun ibunya belum juga pulang. Kathrina ingin mengirim pesan pada ibunya namun Handphone nya mati. Kathrina melihat ke arah Freya memastikan bahwa kakaknya sudah benar Benar tertidur pulas atau belum, dirasa Freya sudah tertidur pulas Kathrina diam diam ingin membuka handphone Freya untuk mengabari ibu mereka. Kathrina sedikit terkejut mengetahui wallpaper handphone Freya masih wallpaper sistem dan Handphonenya pun tidak di kunci.
Diam diam Kathrina membuka handphone Freya membuka aplikasi WhatsApp dan mencari nomor ibunya, namun perhatian Kathrina terfokus dengan dua nomor yang belum di save oleh Freya. Baru saja Kathrina menekan nomor itu dan ingin membaca pesannya namun secara mengejutkan Freya mengambil handphone nya dari tangan Kathrina.
"Mau ngapain?" Ucap Freya mengambil handphone nya dan melihat WhatsApp terbuka di handphonenya.
"Engga kak engga aku cuman mau chat mamah aja, kan HP ku mati aku ga bisa chat mamah. Aku ga buka buka pesan yang lain kok." Ucap Kathrina panik.
"Perasaan kakak ga ngomong loh kalo wa nya kebuka di pesan lain." Ucap Freya menatap datar Kathrina.
"Itu tadi pas kakak tarik hp pasti kepencet kak sumpah, aku ga buka buka hp kakak." Ucap Kathrina berbohong.
Tidak ada balasan dari Freya. Kathrina hanya bisa diam dan kikuk di hadapan Freya, Freya menatap Kathrina terus tanpa henti yang membuat Kathrina semakin panik.
"Mamah tempat kak Gita." Ucap Freya menaruh handphonenya diatas meja menghadap kan senter handphone nya itu ke arah langit langit rumah.
"Ha? Kak Gita? Kak Gita sepupu kita?" Ucap Kathrina mencoba mencari kebenaran dari kata kata Freya
"Iya." Ucap Freya
"Kok kakak ga ngomong sih kak. Ih kangen banget sama kak Gita kapan kapan main yok kak tempat kak Gita." Ucap Kathrina bersemangat.
"Tadi kak Gita makan sama kakak di sini." Ucap Freya sambil menyilangkan kakinya
"Ih kok ga ngomong sih kak, tau ada kak Gita kan aku langsung pulang tadi ga main dulu." Ucap Kathrina kesal mengapa Freya tidak mengabarinya Kalau Gita main kerumah.
"Ya ga tau kakak juga kan pulang nebeng sama Kak Gita." Ucap Freya
Tanpa memberi tahu bahwa dia tadi sempat pingsan dan Gita lah yang merawatnya.
"Loh? Kak Gita satu sekolah sama kita? Kok kakak ga ngomong sih Ish ah males lah sama kakak." Ucap Kathrina membuang wajahnya.
"Terserah." Ucap Freya memejamkan matanya kembali.
Kathrina tau bahwa Gita dan Freya pulang bersama iri dan kesal dengan Freya. Katrina sangat dekat dan manja kepada Gita karena Gita berbeda dengan Freya. Tidak seperti Freya yang terkesan tidak peduli, Gita sangat memanjakan Kathrina bahkan terkadang Kathrina berharap bahwa Gita lah Kakaknya Bukan Freya.
Tidak lama terdengar suara ketukan pintu bersamaan suara ibu mereka yang memanggil nama mereka berdua dari luar. Kathrina yang mendengar itu segera membawa handphone Freya sebagai penerangannya dan membuka pintu.
"Mamah dari rumah kak Gita?" Tanya Kathrina.
"Iya mamah dari rumah Gita, kok kamu tau?" Tanya Tefa sembari melepas jas hujan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ingin Bertemu (Tamat)✅
De TodoApakah di setiap pertemuan akan ada perpisahan? Apakah akan ada sebuah penyesalan dalam pertemuan itu? Yang pasti aku Ingin Bertemu lagi dengan mu. . . . . . Oh Ya ini Pemeran Utama nya aku ngambil dari member JKT48,dan ga semua member aku masukin. ...
