Dokter Kim

2.1K 112 48
                                        


Oh Sehun - Kim Jongin

Sehun x Jongin / Romance / Drama / BL / Alternatif Universe / Yaoi / OS /

Note: This's Boys love story. Man x Man. Cerita yang menampilkan hubungan sesama pria! Don't like, don't read! Just feel free to leave this story!

Warning: Rating M for save.
Offensive Language. Hard Yaoi. Homo! Out of Carachter. Typo. Top! Sehun. Always Bottom Jongin! CEO Oh Sehun! Doctor Kim Jongin!

Summary: Unit Gawat Darurat dibuat sibuk hanya karena satu orang. Satu orang yang sedang jatuh cinta, tapi merepotkan semua orang.

.
.
.

"Dimana aku?" Sehun mengernyit, menatap sekeliling. Saat ia membuka matanya, ia mendapati dirinya berbaring di atas ranjang, tirai hijau membentang, tiang infus menjulang.
Tempat ini agak familiar baginya.

"Oh! Anda sudah sadar?!" Seruan itu terdengar lega ditelinga. "Anda sedang berada di rumah sakit sekarang, Sir." Woonbin, sektretaris Oh Sehun membantu atasannya saat Sehun berusaha untuk bangun dari posisi berbaringnya. "Sebaiknya Anda istirahat dulu, Sir."

Sehun mengacuhkan perkataan itu. Walaupun kepalanya pusing, ia tetap memaksakan dirinya untuk bangun. Ia menyandarkan punggungnya di sandaran ranjang rumah sakit.

"Kenapa aku bisa ada disini?"

"Anda pingsan ditengah-tengah rapat." Woonbin menjelaskan, "Anda diduga kekurangan cairan karena diare yang anda alami."

Sehun berdecak. Sekarang ia ingat, sejak semalam ia mengalami diare. Mencret-mencret parah hingga tubuhnya lemas, namun pagi ini ia paksakan dirinya untuk tetap menghadiri rapat. Dan berakhir seperti ini. Ia tumbang juga pada akhirnya.

Sehun menatap jarum infus yang ada di punggung tangannya, lalu menghela nafas. Menatap sekitar saat ada banyak pasien UGD yang dirawat.

"Kita hanya perlu menunggu pemeriksaan dari hasil lab-nya. Jika tidak ada masalah yang serius, Anda bisa pulang."

Sehun melirik sekilas sekretarisnya itu. Tempat ini adalah Unit Gawat Darurat, tentunya ada banyak orang dari berbagai kalangan yang dirawat disana. Dan ini membuatnya tak nyaman. Dia ingin dipindahkan saja di ruang VIP.

"Apa lama?"

"Mungkin sebentar lagi." Woonbin pun tak tahu pastinya. Tadi suster bilang padanya, untuk menunggu hingga hasil lab keluar.

"Jika lama, pindahkan aku ke ruang VIP."

"Itu.." Woonbin menggaruk pipinya yang tidak gatal. Sepetinya, atasannya ini mau berulah lagi. Seberapa sabar ia harus menghadapi tingkah laku CEO muda ini jika sedang tantrum. "Kita tunggu hasil tes lab-nya, baru bisa memutuskan apakah Anda perlu di rawat inap atau tidak."

"Kau-" ucapannya terhenti seketika saat ia merasa semakin familiar dengan tempat ini. "Ini rumah sakit apa?"

"Seoul University Hospital, Sir."
Mendengar itu, Sehun melotot tajam. "Kenapa kau membawaku kerumah sakit ini?!" Dia menarik kerah kemeja Woonbin hingga pemuda yang tadinya duduk di kursi sedikit terangkat karena tarikan kuat di kemejanya itu.

"I-itu karena jika saya membawa anda ke klinik biasa, apa Anda tidak akan protes nantinya."

Oh benar juga.

Sehun berdecak, dia melepas cengkraman di kemeja sektretarisnya itu dengan kasar.

"Me-mangnya kenapa, Sir? Apa ada yang salah dengan rumah sakit ini?" Woonbin bertanya takut-takut.

"Kau bertanya ada apa?! Bagaimana jika nanti dia tahu jika aku pingsan hanya karena mencret-mencret?! Bukankah itu memalukan? Bagaimana jika nanti dia berpikir aku ini pria lemah?? Jatuh pingsan hanya karena diare???"

SeKai's Love StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang