Us

1.4K 86 22
                                        

Sehun x Jongin / Romance / Mature / BL / Oneshoot /

Note: This's Boys love story. Man x Man. Cerita yang menampilkan hubungan sesama pria! Don't like, don't read! Just feel free to leave this story!

Warning: Rating M. Yaoi. Homo! Out of Carachter. Typo. Top Sehun! Always Bottom Jongin! Clingy! Annoying! Drama Queen! Jongin!

.
.
.


Jongin menguap, lalu berkedip pelan saat matanya basah. Ia menyandar di bahu kekasihnya dengan manja. Mata itu terlihat lelah, walaupun begitu ia masih fokus menatap televisi besar yang menyala menampilkan tayangan drama picisan.
Sedangkan sang kekasih sibuk terfokus pada ponselnya. Ia sama sekali tak tertarik pada tayangan itu. Drama picisan adalah favorit Jongin. Ia, Oh Sehun rutin menemani Jongin menonton tayangan tersebut. Jongin bahkan membuat jadwal khusus agar Sehun menyisihkan waktunya hanya untuk menemani sang tan menonton.

Walaupun membosankan setidaknya Sehun tak dirugikan. Bagaimana Jongin bermanja-manja padanya saat sedang nonton berdua begini, itu sudah cukup baginya.

"Sehun.."

Panggilan itu membuat Sehun mengalihkan perhatiannya. Ia letakan ponselnya di atas meja dihadapannya. Ia menatap sang terkasih yang masih menatap layar televisi.

"Ya?"

"Tiba-tiba aku ingin makan es krim." Ucap sang tan.
Mendengar itu, Sehun beranjak berdiri. Membuat Jongin yang sedang menyandar di bahunya sedikit berjengit karena gerakan yang tiba-tiba itu. "Kau mau kemana?"

"Membelikan mu es krim."

Jongin cemberut, "Jangan pergi. Tetap disini bersamaku." Ia meraih tangan berkulit putih nyaris pucat itu. Menggenggamnya, menahan Sehun agar tak pergi.

"Baiklah, aku tidak akan pergi kemana-mana." Sehun lalu kembali mendudukan dirinya, ia tersenyum tipis saat Jongin kembali menyadarkan kepalanya di bahunya.

"Aku mau es krim..." Jongin bergumam, menggumamkan keinginan yang sama, membuat Sehun mengernyit bingung. "Es krim.."

Melihat kekasihnya mirip seperti orang yang sedang nyidam, Sehun beranjak berdiri. Membuat Jongin yang menyandarkan kepalanya di bahunya tersentak kaget, lagi. "Kau mau apa lagi?! Mau pergi lagi? Kenapa sih ingin sekali pergi meninggalkanku? Apa kau sudah bosan nonton drama bersamaku?Apa kau tidak mencintaiku lagi??" Jongin berucap tiba-tiba, ekspresinya panik. Matanya berkaca-kaca membuat Sehun yang berdiri hanya bisa mematung, terkejut dengan ucapan sang tan.

"Jongin-"

"Tidak apa-apa kalau kau mau pergi. Aku tidak membutuhkanmu. Aku bisa melahirkan dan merawat anak kita sendirian."

Sehun menghela nafas panjang. Kim Jongin dan imajinasi di kepalanya mulai kambuh lagi. Mungkin dia harus melarang Jongin untuk tak menonton drama picisan di televisi lagi atau membaca cerita fiksi pria yang bisa hamil. "Jongin, aku tidak ingin memperburuk mood-mu, tapi kau tidak sedang hamil. Tidak bisa hamil tepatnya. Kau laki-laki, ingat?"

Jongin terdiam, lalu cemberut menatapnya. Ia usap matanya yang basah, "Kau menyebalkan! Tapi aku masih mau es krim!"

"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu."

"Kau tega mau meninggalku sendirian disini?"

Sehun menghela nafas panjang. Ia tersenyum tapi terpaksa. "Kau minta es krim' kan? Aku hanya akan pergi ke bawah, lima menit. Tidak akan lama."

Untungnya dibawah apartemen mereka ada mini market yang buka dua puluh empat jam. Mempermudah penghuni apartemen jika sedang darurat membutuhkan sesuatu dan tak ingin pergi jauh-jauh.

SeKai's Love StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang