Momen Dor!

1.3K 91 7
                                        

Sehun x Kai / Canon / Romance / Showbiz / OS /

Inspired from KAION Encore Seoul

.
.
.

Sabtu, 20 September, dimana hari itu ia telah menyelesaikan kewajibannya, menyelesaikan wajib militer selama hampir dua tahun sebagai warga negara Korea.

Hari sudah sangat larut, tapi Sehun tak pulang kerumahnya. Ia justru pergi ke rumah seseorang yang mungkin saja saat ini sudah terlelap. Karena waktu telah menunjukkan hampir mendekati tengah malam.

Ia menekan passcode pada pintu yang ada didepannya. Setelah pintu terbuka, ia memasuki ruangan yang tampak gelap dan sunyi. Kaki panjangnya melangkah lebih kedalam, memasuki salah satu kamar.

Ia bisa melihat gundukan selimut dari bias cahaya lampu jalan yang menerobos lewat celah tirai jendela. Tak ingin menimbulkan banyak suara, apalagi membangunkan seseorang yang berada di balik gundukan selimut itu, Sehun dalam diam menyusup masuk kedalam selimut. Memejamkan matanya sembari memeluk seseorang yang masih tertidur lelap, tak menyadari kedatangannya.

.
.
.

"Eung~"

Jongin mengerang, sedikit menguap sembari menggeliat. Matanya masih terpejam. Ingin melanjutkan tidurnya, tapi ia ingat jadwalnya padat. Ia tak punya waktu istirahat lebih apalagi berleha-leha karena konser KAION Encore-nya sudah ada di depan mata.

Jongin menguap sekali lagi, ia mengerjab hanya untuk dikagetkan dengan tangan putih yang melingkar di perutnya. Ia menoleh kebelakang, menatap seseorang yang masih memejamkan matanya.

"Sehun?" Suara parau-nya membuat sang pemilik mata tajam membuka matanya.
"Sejak kapan kau ada disini?"

"Semalam." Sehun berucap, ia sebenarnya sudah bangun sejak tadi. Lebih awal dari Jongin. "Kau tidur seperti orang mati."

Mendengar itu, Jongin mendengus. Dia mengerjab kecil lalu bibirnya mengerucut maju, mengingat hari ini ia tak bisa bermalas-malasan. "Hah.. aku harus pergi latihan sebelum acara live kita dimulai sore nanti."

Bibir mengerucut itu Sehun tatap intens. Lalu ia mengecupnya dalam, membuat sang pemilik bibir tersentak kaget. "Jangan menciumku! Aku belum sikat gigi."

"Siapa yang perduli." Sehun memposisikan dirinya diatas tubuh Jongin. Berniat untuk mencium bibir itu lagi, tapi tangan Jongin yang menangkup pipinya bergerak lebih cepat.

"Ngomong-ngomong, selamat. You're free now." Mendengar itu Sehun terkekeh. "Bagaimana rasanya? Lega?" Sehun menggangguk kecil.

"Rasanya campur aduk." Sejujurnya apa yang ia rasakan sekarang ini begitu campur aduk. Senang karena bisa menyelesaikan kewajibannya menjalankan wajib militer tanpa masalah. Gugup karena ia yang selama hampir dua tahun ini, pada akhirnya akan kembali menjalani kehidupannya sebagai seorang idol.

Jongin tersenyum tipis lalu berkata, "Aku tahu. Aku merasakan apa yang kau rasakan sebelumnya."

"Rasanya lega sekali."

Jongin kembali terkekeh. "Nah, aku harus pergi latihan sekarang."
Setelah mengucapkan itu, ia mengecup bibir tipis pria diatasnya. Tak ingin adegan ini berlanjut ke tahap yang lebih 'panas', Jongin mendorong dada itu. Membuat Sehun mau tak mau harus menggeser posisinya.

Sehun kembali berbaring, menatap langit-langit kamar sang tan saat Jongin sibuk memeriksa ponselnya. "Kita sarapan bersama lalu aku akan mengantarmu ketempat latihan. Lalu kita pergi ke gedung SM bersama sore nanti, bagaimana?"

"Ide bagus." Jongin mengangguk kecil. "Kau bicara seolah tidak punya kesibukan dan hanya mengekoriku saja." Ia terkekeh.

"Memang." Sehun menjawab seadanya

SeKai's Love StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang