Kim Taehyung X Bae Suzy
---------------SORRY FOR TYPO---------------
Happy Reading...Suzy mendengus sebal, satu jam berlalu namun belum ada tanda-tanda datangnya seseorang yang ditunggunya, bahkan batang hidungnya pun belum terlihat.
"Ya Tuhan.... jika saja bukan karna nenek lampir itu, sudah pasti aku akan kabur. Seberapa bagusnya dia hingga nenek lampir itu begitu mengaguminya," gerutu Suzy yang sudah menghabiskan pastanya
Dug-
Seseorang menabrak bangkunya.Bruusss-
Membuat ia kembali mengeluarkan minuman dari mulutnya.
"Mianhae, aku... aku benar-benar terlambat," ujar seseorang dari samping duduknya, Suzy menoleh mengernyitkan dahi ketika seorang pria dengan pakaian formal terlihat acak-acakkan, belum lagi nafasnya tersengal-sengal."Kau habis kerampokan?" Bibir Suzy berucap dengan kerutan didahinya, pria itu menggaruk tengkuknya
"Bolehkah aku duduk dulu? Aku akan menceritakan kronologinya," sahut pria tersebut, Suzy mengangguk setuju. Matanya menelisik penuh tanda tanya, kenapa wajah ini begitu pasaran? Seperti aku pernah melihatnya, tapi dimana? Batinnya.
"Jadi??" Pinta Suzy ketika pria didepannya selesai memesan makanan
"Sebenarnya aku lupa jika kita memiliki janji," terlihat salah tingkah, Suzy melotot. Lupa? Bahkan satu jam ia menunggu dan dengan gamblangnya pria ini bilang lupa.
"Aku juga lupa kalo kau terlihat seorang pria?" Sinisnya
"Mwo?"
"Aku yakin kamu bukan orang bodoh kenapa ibu-ibu rempong itu ingin kita bertemu. Tapi aku tak mungkin menikah dengan sosok yang seperti........" Suzy menghentikan ucapannya dengan menelisik pria didepannya, dari bawah sampai atas, kerutan didahinya. "Aku tak ingin menjadi pengantin yang kesepian yang harus menunggu satu jam dialtar karna calon suaminya lupa," sindirnya
"Kau melukai harga diriku dengan kata kasarmu,"
"Dan aku lebih dulu kecewa dengan penyakit lupamu,"
"Tapi aku tak berniat untuk menolak, jadi selamat menikmati penyakit lupaku." Pria itu menyeringai puas
"Kau tak bisa melakukannya, ini masalah tentang dua hati!" Pekik Suzy
"Apa aku terlihat perduli?" Manamungkin aku melepaskan wanita cantik dan seksi," mata pria itu seakan menelanjanginya
"Mesum!"
"Dengarkan ini baik-baik," pria itu kembali menyeringai, mengambil ponsel disaku jasnya.
"Halo adeul," terdengar suara seorang wanita
"Eomma dimana? Apa masih dirumah bibi Bae?" Tanyanya dengan mata menatap Suzy
"Yah, kami menunggu perkembanganmu, bagaimana Suzy?"
"Cantik dan seksi, jadi aku ingin menikahinya besok." Ucapnya membuat Suzy membuka mulutnya tak percaya, apa-apaan pria gila ini?
"Jiwon-ah kau dengar? Mereka ingin menikah besok!! Tentu sayang kami akan mempersiapkannya," terdengar nada gembira dari sebrang membuat Suzy kelabakan menutup wajahnya frustasi, sedangkan pria didepannya tersenyum puas. Lalu menutup sambungan telponnya.
"Selamat Ny. Kim Suzy, kau akan segera menjadi istri Kim Taehyung." Ucap pria tersebut mengulurkan tangan, Suzy menengadahkan wajahnya.
"Kim Taehyung..?" Tanyanya tak percaya
"Yah Kim Taehyung, apa kau lupa dengan wajah tampanku?" Tanya Taehyung membuat tanda V dengan jarinya.
"Kau tidak menikah dengan Jisoo?"
"Tidak. Seorang wanita bisa gila jika aku menikah dengannya," senyumnya mengembang lebar
"Mwo?"
"Ini," Taehyung menyodorkan sebuah amplop biru lalu mulai menyantap makanannya, membiarkan wajah kaget Suzy yang menatap amplop tersebut.
Seorang gadis menangis meraung-raung dikamarnya yang bernuansa pink, ia bahkan mengacak-acak kamarnya karna kesal.
"Zy," panggil gadis dengan rambut sebahu menepuk bahunya
"Eonni, dia mau menikah dengan gadis itu. Eonni hiks hiks," Suzy memeluk tubuh gadis tersebut
"Ya Tuhan Zy, masih banyak pria lain. Lagipula kau masih SMA, dia juga sama. Belum tentu mereka berjodoh,"
"Aduuuh eonni.. lalu ini apa?" Suzy menunjukkan undangan berwarna silver, gadis itu meringis.
"Kita bicarakan lagi nanti, sekarang kau istirahat ok."
"Eonni," lirih Suzy
"Istirahat Zy," Suzy akhirnya memejamkan matanya, gadis yang menemaninya pun meninggalkan Suzy. Setelah pintu tertutup Suzy membuka matanya, kakinya bergerak kearah lemari pakaian, membereskannya kedalam koper kecil, lalu ia juga mengambil kertas dan amplop pink diatas mejanya.
Maaf eonni, Zy bisa gila kalau masih tinggal disini. Dia pasti akan datang kesini dan menunjukkan kemesraannya dengan kekasihnya. Zy gak sekuat itu eonni, Zy pergi. Jangan cari Zy, Zy akan pulang jika sudah bisa melupakannya.
Love you
Suzy"Jadi Zy, apakah penyakit gilamu sudah sembuh?" Tanya Taehyung, kini keduanya memilih duduk disebuah kayu didepan pelataran rumah, Suzy duduk membelakangi Taehyung, gadis itu merasa malu sendiri.
"Jangan meledekku. Memangnya siapa yang buat aku jadi gila?" Gerutunya
"Jadi kau mengakui betapa kau tergila-gila padaku?" Goda Taehyung mencolek dagunya
"Tentu saja bodoh, dasar pria tak peka." Dengus Suzy membuat Taehyung menarik tubuh mungil tersebut bersandar pada dadanya.
"Terimakasih sudah mencintaiku dengan sangat lama," bisiknya membuat wajah Suzy merona bahagia
"Lalu bagaimana dengan Jisoo?"
"Dia.... dia memutuskanku karna mantan kekasihnya kembaki,"
"Kau terdengar lebih menyedihkan Kim Taehyung,"
"Tidak masalah. Toh... aku mendapat berkali-kali lipat kebahagiaan besok, jadi makan yang banyak untuk olahraga malam kita,"
"Aissshhhh mesuuuuummm!!" Pekik Suzy membuat Taehyung tergelak, Suzy selalu menggemaskan sejak dulu, yah~ gadis bergigi kelinci ini tetap menjadi no. 1 dihatinya sejak dulu, sejak lahir mungkin.
"Saranghae,"
"Nado saranghae,"
*
*
*
FIN-----
