insiden

437 114 31
                                    


**********Sorry for Typo***********

Suzy meneguk habis sekaleng bir yang dibelinya, lagi dan lagi. Jelas sekali ia melihat orang itu tersenyum bahagia setelah mengucapkan janji suci, seharusnya ia yang berdiri memakai gaun putih didekat orang itu, tapi ternyata itu semua hanyalah mimpi belaka, kenyataan pahit ketika orang itu datang memutuskan hubungan sekaligus memberikan undangan.

"Brengsek." Lirihnya yang sudah mabuk berat,

Pulang dari acara wedding party, ia sengaja membeli sekantong besar bir sebelum pulang ke apartement-nya, melampiaskan semua emosi rasa sakit dan juga amarahnya, ia kembali meneguk bir nya.

"Sialan kau Jung Jinwoo!" Umpatnya melempar kaleng bir kosong ke tempat sampah

Ting Tong

Ia bangkit dari duduknya, membuka pintu apartement, dan memandang sayu pria didepannya.

"Suzy!" Suara kaget pria didepannya membuat Suzy terkekeh

"Kim Taehyung, kau mau merayakan kesedihanku? Kau senang?" Kekehnya berbalik membiarkan pria itu masuk dan menutup pintu apartementnya

Mata Taehyung mengerjap melihat kaleng bir berserakan,

"Sudah cukup." Tegasnya menarik kaleng bir yang sudah hampir berada dibibir Suzy

"Kembalikan Kim Taehyung." Ujarnya yang sudah setengah tak sadar karna mabuk

"Tidak Zy, kau sudah sangat mabuk. Sebaiknya kau minum air putih dan istirahat," ujarnya lembut, namun Suzy malah menangis membuat Taehyung menghela nafas dan memeluknya erat.

"Umurku sudah tua Tae, dan ia meninggalkanku dengan sejuta luka. Kita hampir merencanakan pernikahan tapi tiba-tiba ia datang memberiku undangan, ia tersenyum dialtar bersama istrinya, sedangkan aku terluka," isaknya, Taehyung diam.

"Tae~" Suzy menjauhkan wajahnya, menatap wajah Taehyung yang juga menatapnya

"Apa?" Sahut Taehyung gugup, karna Suzy menatapnya intens, sebagai teman sejak kecil, bohong jika ia tak pernah jatuh cinta pada Suzy, wanita cantik dengan sejuta pesona.

Bukan sebuah jawaban yang ia dengar malah sebuah kecupan yang ia dapat, mata Taehyung mengerjap menatap manik Suzy yang menunjukkan senyuman indah, dan untuk kesekian kalinya ia meradakan bibir milik Suzy berada diatasnya dan melumatnya, memberikan sensasi aneh pada tubuhnya yang terasa panas dingin.

"Sudah cukup, sebaiknya kau istirahat," Taehyung menarik dirinya

"Apa aku terlihat seperti wanita kotor? Apa aku gampangan dimatamu?" Suzy menundukkan kepalanya, ia bangkit dari duduknya.

"Sebaiknya kau juga pulang Tae," lirihnya namun belum sempat ia berbalik, Taehyung lebih dulu menarik tangannya membuat tubuhnya jatuh dipangkuan Taehyung

"Katakan bahwa kau takkan menyesal kita melakukan ini?" Tanya Taehyung menatap Suzy serius

Suzy memilih menautkan bibir mereka sebagai jawaban, dan Taehyung yakin bahwa Suzy siap dengan segala konsekuensinya.

*
*
*

"Eungh~~" erang Suzy begitu merasakan sinar matahari membangunkannya, matanya berkali-kali mengerjap mengumpulkan nyawa. Setelah itu ia merasakan sebuah tangan kekar memeluk pinggangnya, ia merasa hangat dan dingin bersamaan.

Segera ia membalikkan tubuhnya, dan menutup mulutnya ketika tahu siapa yang tidur bersamanya, ia membuka selimut yang dipakai keduanya dan kaget bukan main.

"Eungh~" Suzy menutup matanya, ketika dirasa bahwa pria yang memeluknya posesif akan bangun.

Cup~

"Morning~" bisik Taehyung tersenyum lebar lalu mengendus leher Suzy, ia tahu wanita ini sudah bangun dan berpura-pura tidur.

Cup

Cup
Cup

Cup
Cup

"Yyak!!" Pekik Suzy, Taehyung tertawa melihat gadis yang dalam kungkungannya akhirnya membuka mata,

"Ayo kita menikah." Ajak Taehyung menatapnya tulus, mata Suzy mengerjap.

"Kita sama-sama sendirian, selain rasa tanggung jawabku karna sudah mengambil keperawananmu, aku juga ingin memberikan rasa cintaku yang selama ini selalu ku pendam untukmu,"

"Tae~~"

"Aku mencintaimu, maukah kau menikah denganku Bae Suzy?" Tanya Taehyung menatap wanita tersebut

"Baiklah, ayo menikah." Sahut Suzy tersenyum lebar membuat Taehyung kembali memeluknya erat

"Suz~"

"Mwo?"

"Little Kim tak kuat,"

"Tak kuat apa?"

"Berada dalam dirimu," bisik Taehyung

"YYAK!MESUM!!!!"
*
*
*
FIN

LovEnemyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang