QNA masih dibuka nih gengs.Yang mau tanya ke Devano,Reina,DLL bisa langsung Komen ya.
Mau kejelasan lebih lanjut bisa langsung cek di Chapter yang judulnya"Catatan Penulis+Open QNA"
Selamat bertanya dan selamat membaca❤
========
"Satu dari kami terluka,seribu dari kalian dalam bahaya."
=========
Kring!Kring!Kring!
Bel pulang sekolah berbunyi.Semua murid berhamburan keluar kelas,terkecuali anak 11 Ipa 2 yang mulai terlihat jengah karna guru sejarah di kelasnya tak kunjung keluar.
"Bel nya udah bunyi ya?Kok belum keluar-keluar,"ucap Akbar memberi kode.Reina menggiraukannya,dia malah menenggelamkan kepalanya kedalam lipatan tangan.
"Woy jangan tidur mulu,dasar kebo!"tegur Naufal sambil menepuk- pundak Reina.
"Ah elah ganggu aja lo!"cetus Reina.
"Udah dibangunin malah marah,dasar cewek!"
"Eh Rey,tadi anak-anak banyak yang bilang kalau kemarin lo numpahin minuman ke baju Aufa ya?"
Pertanyaan Lidia sukses membuat Reina terjingkat kaget,bagimana bisa beritanya sudah sampai ke telinga Lidia?Mungkin kah sudah tersebar seantero sekolah?
"Lo tau dari mana?"Reina malah balik bertanya.
"Ya tau lah Rei,orang tadi pas di kantin anak-anak pada ngomongin itu,"jawab Lidia.
"Aufa siapa sih?"tanya Naufal bingung.
"Aufa Sergio,kapten basketnya GPS yang ganteng itu lohh...Gue udah stalk IG nya dan lo tau postingannya keren-keren banget,su--"
"Oh,"potong Naufal yang membuat Lidia menekuk wajahnya.
"Ih....Ngeselin banget dah lo!"kesal Lidia.
"Lidia,bisa diulang kembali apa yang baru saja saya jelaskan,"ucap Pak Made yang langsung membuat Lidia menggigit bibir bawahnya.
"Eee...."
Reina dan Naufal hanya mampu menahan tawa melihat Lidia yang sedang kikuk seperti sekarang.
"Anak-anak tolong jangan di biasakan ngomong sendiri di saat jam pelajaran,apalagi kalian ini kelas Unggulan.Harus bisa memberikan contoh yang baik untuk kelas lainnya terutama reguler.Kalau kalian tidak mau memperhatikan seperti sekarang bagaimana bisa kalian menandangi nilai anak 11 Ipa 5.Saya mau tahun ini nilai kalian harus lebih tinggi dari Ipa 5.Ya sudah sekian saya akhiri pelajaran hari ini,sampai bertemu minggu depan,"tutur Pak Made panjang lebar.
"Terus aja banding-bandingin sama Ipa 5,udah tau Ipa 5 unggulan 1 dan kita 2,ya jelas lebih pintar Ipa 5 lah,"protes Amelia sambil beranjak dari duduknya.
"Udah lah Mel,kayak nggak tau bapak lo aja,"ucap Naufal yang membuat Amelia mencebik.
"Idih!"
"Gue duluan ya,"ujar Reina sebelum pergi.
"Mau kemana lo?"tanya Naufal.
"Ada deh..."
"gitu banget."
Reina berjalan santai melewati koridor kelas Ipa,dia merogoh saku bajunya lalu menemukan sebuah kartu nama yang diberikan teman Aufa padanya.
"Balikin sekarang aja kali ya?"batin Reina.
"Yaudah deh sekarang aja,"putusnya.
"Woy!"teriak seseorang dari arah berlawanan,Reina mendengus kesal saat menoleh keasal suara."Dia lagi,dia lagi.."
KAMU SEDANG MEMBACA
Revano [#1 SAVAGE SERIES]
Teen FictionSAVAGE SERIES x Devano Kafka Follow dulu sebelum membaca:") TIDAK ADA REVISI SAMA SEKALI. Highestrank #1 in Bencijadicinta (22/08/2019) #1 in Posesifboy (Awal September) #1 in Kenakalanremaja (17/09/2019) Percaya deh, ini cowok yang kalian eluh...
![Revano [#1 SAVAGE SERIES]](https://img.wattpad.com/cover/182085035-64-k278575.jpg)