◽◽ Happy Reading ◽◽
Mobil Yoongi berhenti di lingkungan Namsan Tower. Dia mengajak Min Ji kembali ke tempat itu, senyum kebahagiaan terukir manis di bibir gadis itu. Yang tanpa basa-basi lagi langsung keluar dari mobil.
"Ah ... Namsan!" ujar Min Ji, gadis itu langsung berlari meninggalkan Yoongi.
Yoongi hanya terkekeh. Dia keluar dari mobilnya. Berjalan ke arah bangku yang ada di sana.Kedua matanya tertuju pada Min Ji yang saat ini tengah bermain dengan anak-anak yang ada di sana. Terlihat seperti anak kecil.
Yoongi mengeluarkan poselnya. Membuka galeri dan melihat foto wanita yang jelas bukan Min Ji pastinya.
"Aku rindu dia. Mengapa dia tidak menghubungiku kembali? Apa dia marah padaku. Karena saat dia datang aku tidak ada di rumah? Andai saja, aku bisa pulang saat ini. Mungkin aku sudah pulang, sungguh menyebalkan!" gumannya. Dia mencoba menghubungi no yang kemarin menghubungi dirinya. Tapi hasilnya nihil no itu tidak pernah aktif kembali.
Yoongi kembali menatap layar ponselnya. Dia melihat semua foto yang ada di galeri nya, sampai saat dia melihat foto Min Ji. Yoongi mengalihkan pandanganya pada Min Ji yang saat ini masih sibuk bermain.
"Dia baik, polos, lucu, tapi kenapa hatiku rasanya sulit tergerak padahal aku setiap hari menghabiskan waktu bersama dia. Bahkan hal-hal pun selalu terjadi, seperti memeluk atau menciumnya. Tapi kenapa hati ini terasa munafik mengakui apa yang aku rasakan pada gadis itu. Jujur saja aku tidak bisa memilih antara Min Ji dan kekasihku. Ah, aku sangat merindukan dia. Ya Tuhan rasanya sakit ... Chagi, beri aku kabar sekali saja. Dia menghilang di saat tau aku menikah dengan Min Ji."
Yoongi membuang napasnya pelan. Menutup kedua matanya. Mencoba lebih tenang dengan apa yang dia rasakan saat ini.
"YOONGI!" teriak Min Ji. Membuat Yoongi sadar, pria itu membuka kedua matanya. Melihat Min Ji yang saat ini berlari ke arahnya dengan wajah ketakutan.
"Kenapa?" heran dia.
"Badut!" ucap Min Ji. Langsung memeluk Yoongi.
"Badut?" tanya Yoongi. Min Ji menganggukkan kepalanya.
"Badut Yoongi. Aku takut Badut," rengek Min Ji kembali.
"Kamu takut badut?" Yoongi sedikit tersenyum. Min Ji mengangukan kepalanya spontan. "Ayo pulang dari disini!"
"Kamu ingin pulang?" tanya dia kembali. Min Ji spontan mengangukan kepalanya.
"Tidak usah pulang. Lebih baik kita pergi ketempat lain," ujar nya. Min Ji mengangukan kepalanya. Dia mengikuti langkah Yoongi yang membawanya entah kemana.
.
.
.
Berjalan santai. Di antara pohon-pohon sakura yang beguguran. Min Ji tersenyum di saat Yoongi membawanya ketempat ini. Hari yang semakin sore. Udara yang terasa semakin dingin, membuat Min Ji sedikit menggigil. Entah apa yang ada di pikiran Yoongi saat ini. Sedari tadi pria ini tersenyum tanpa arti, entah membayangkan apa. Yang pasti Min Ji tidak tau.
"Yoongi!" Min Ji menyentuh tangan Yoongi, dia sadar dan melirik ke bawah tanganya. Tersenyum kearah Min Ji. Lalu mengusap gemas puncak kepala gadis ini.
"Kenapa?"
"Aku merasa. Kamu begitu sanang dengan tempat ini. Apa?"
"Yak. Aku selalu berkunjung kesini jika musim dingin," jawabnya.
"Ah, pantas saja kamu merasa senang Yoongi. Rupanya ini tempat favorite mu." Min Ji tersenyum dan menundukan kepalanya. Mengukur langkah kaki iya dan Yoongi agar sejajar dengannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Husband MYG (END)
HumorBadhusband Book 1 Cinta memang sulit untuk di pahami, ketika kamu mengejar dan menjalani dengan orang lain, yang tidak di harapkan malah datang dan masuk dalam kehidupan mu. Kasar, cuek, dingin, pemarah dan tempramen mu akan luluh oleh. Kelembutan...
