◽◽ Happy Reading ◽◽
"Ok Dok, saya tunggu di rumah sekarang," ucap Yoongi menutup teleponnya.
Yoongi melirik ke arah Min Ji yang saat ini tengah terlelap. Mungkin ini adalah cara terbaik, menghubungi Dokter di saat dia tengah tidur, jujur saja saat ini Yoongi sangat merasa khawatir pada Min Ji, gadis ini sangat pandai bersandiwara, menyembunyikan apa yang dia rasakan saat ini.
Yoongi baru keluar dari kamarnya dan di hadapkan oleh ibunya yang ada di luar sana.
"Yoongi kau menghubungi Dokter pribadi kita?" tanya Ny. Hye In pada Yoongi, pria itu menganggagukan kepalanya. Menyadari bahwa ibunya tau bahwa Yoongi menghubungi Dokter pribadi keluarganya, Ny. Hye In, bisa tau. Karena apapun yang menyangkut masalah keluarga pasti akan sampai pada dirinya. Termasuk menghubungi Dokter pribadi keluarga ini.
"Apa ada hal yang serius sampai kamu menghubunginya?" tanya Ny. Hye In kembali.
"Aku hanya mengkhawatirkan keadaan Min Ji Mom," jawab Yoongi dengan wajah sedihnya.
"Apa yang terjadi padanya Yoongi?" kaget Mommy.
"Yoongi rasa dia sakit kembali seperti saat itu Mom, makannya Yoongi sangat merasa khawatir padanya!"
"Kau yang benar saja Yoongi, bagaimana keadaan dia saat ini? Apa dia mimisan lagi. Wajahnya pucat, lemas?" khawatir Ny. Hye In.
"Dia saat ini tengah istirahat Mom, kond-"
"Bagaimana dengan keadaan bayinya Yoongi! Mommy khawatir pada ke adaan bayi yang sedang di kandung oleh Min Ji."
"Bayi?"
Yoongi terdiam sesaat ketika mendengar kata bayi keluar dari mulut ibunya. Mulai terpikirkan dengan satu hal, bahwa saat ini Min Ji tengah bepura-pura hamil. Tapi, dia menghubungi Dokter untuk memeriksa keadaan Min Ji, bagaimana jika ibunya menanyakan pada Dokter tentang kondisi bayinya. Padahal Min Ji tidak hamil, ini sama saja dengan bunuh diri.
"Emh ... Mom, Yoongi rasa sakit Min Ji tidak terlalu parah. Emh ... Yoongi pikir, untuk apa menghubungi Dokter, Yoongi akan suruh Dokter itu untuk tidak jadi datang," ucap Yoongi dengan nada canggung.
Apa yang di ucapkan oleh Yoongi jelas mengundang tanda tanya besar di benak ibunya.
"Kenapa begitu Yoongi? Bukannya kamu bilang sakit Min Ji kambuh! Mommy sangat cemas dengan ke adaan nya dan ke adaan bayi dia. Biarkan Dokter itu datang dan memerikasanya," ucap Ny. Hye In.
"Ehm ... iya Mom, aku tau. Tapi aku pikir ini tidak usah, Min Ji baik-baik saja Mom."
"Tidak Yoongi, Mommy sangat merasa cemas! Biar Dokter itu datang dan memeriksa Min Ji, agar Mommy bisa tenang!" kekeh Ny. Hye In.
Yoongi benar- benar merasa sangat takut saat ini. Ini semua karena kecerobohan dia, Min Ji benar. Seharusnya dia tidak menghubungi Dokter, sungguh Yoongi tidak ingat akan hal ini. Rasa khawatir dia melupakan semuanya.
Kalau sudah begini. Semua akan terbongkar begitu saja. Kebohongan dia. Yoongi tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri kalau sampai ibunya kecewa dan membenci dia. Karena kebohongannya ini.
"Yoongi," suara Min Ji. Tiba-tiba, gadis itu berjalan menghampiri Yoongi dan ibunya dengan ka adaan yang sangat baik.
"Min Ji," seru Ny. Hye In, memeluk tubuh Min Ji. Gadis itu hanya terdiam saja menerima pelukan Ny. Hye In.
"Apa kamu baik-baik saja?" khawatir nya. Min Ji terdiam dengan wajah polosnya, kedua matanya melirik ke arah Yoongi yang saat ini memasang wajah yang susuh di artikan.
"Min Ji, baik-baik saja Mom. Ada apa?" tanya Min Ji dengan wajah polosnya.
"Kamu benar tidak apa-apa? Tadi Yoongi bilang, sakitmu kambuh Min Ji, Mommy sangat cemas padamu dan pada bayimu," ujarnya, Min Ji tersenyum dan menggenggam tangan ibu mertua ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Husband MYG (END)
HumorBadhusband Book 1 Cinta memang sulit untuk di pahami, ketika kamu mengejar dan menjalani dengan orang lain, yang tidak di harapkan malah datang dan masuk dalam kehidupan mu. Kasar, cuek, dingin, pemarah dan tempramen mu akan luluh oleh. Kelembutan...
