Pertemuan yang sangat tidak disengaja , dimana anak kecil yang sedang bermain dan terjatuh tiba2 bertemu dengan seorang malaikat yang membantunya.
Apakah pertemuan ini akan berlanjut ataukah hanya sementara?
*wajib dengar lagu ya gais apa aja tapi saran author ini aja*
...
30 menit kemudian.
Mereka berdua akhirnya telah selesai makan. Tiba-tiba saja khalifa bersuara..
"Yang aku izin ke toilet dulu ya.." ucap khalifa.
"Iya oke yang.." balas fabiola.
Khalifa pun berpura-pura untuk pergi ke toilet. Dirinya langsung dengan cepat mempersiapkan semua yang telah ia persiapkan dengan bantuan pelayan hotel dan juga tidak lupa ringgo temannya.
"Gimana khal? Udah boleh dimatiin semua lampu diluar?" Tanya ringgo.
"Iya matiin.. satu.. dua.. tiga.." ucap khalifa yang memberi aba-aba kepada ringga.
JEPRET.
(*btw akyu tak tau bikin sound lampu kalau mati gimana jadi apa adaanya aja ya*)
...
"Lohhh kok mati lampunya?" Tanya fabiola yang terkejut dan bingung dengan lampu tempat ia dan khalifa dinner mati.
Tidak lama kemudian, semua lampu masih padam tetapi ada beberapa penerangan dari lilin dan juga lampu hias.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*anggep aja nuansanya kayak gini tapi malem hari gitu ye gais dan anggep aja ada khalifa berdiri disitu ye gais*
..
"Untuk kekasihku yang lagi duduk disebelah sana. Mungkin kalau dibilang terlalu cepat mungkin iya tapi bukan waktu yang cepat juga kita bertemu. Hari ini aku bener-bener gugup untuk mengatakan ini semua. Aku bersyukur bisa kenal kamu karena eden. Aku bersyukur ada kamu dihidupku. Aku bersyukur eden bisa dekat sama kamu.." ucap khalifa yang berdiri lumayan jauh dari tempat fabiola duduk.
Fabiola yang masih sangat terkejut dan belum bisa mencerna dengan semua kejutan yang diberikan oleh kekasihnya itu ia hanya terdiam.
"Aku tahu kamu pasti bener-bener kaget dengan semua kejutan aku kan. Aku sengaja bikin ini semua diam-diam biar kamu tahu seberapa besar rasa cinta dan sayang aku ke kamu fab.." ucap khalifa terpotong dan ia berjalan mendekat kearah fabiola.
"Yuk.." ajak khalifa sambil memberi tangannya untuk menuntun fabiola ke depan.
"Sss aww" ucap fabiola yang tiba-tiba saja kesakitan di kakinya.
"Ehh sayang kenapa?" Tanya khalifa khawatir.
"Sayang.. tadi aku gak sengaja injek batu kecil terus kaki aku luka.." jawab fabiola.
"Lohh kok kamu malh jalan gak pake mobil?" Tanya khalifa
"Iya tadi mobilnya mogok pas udah mau deket tapi karena aku males mesen mobil lagi makannya aku jalan aja terus aku lepas aja deh heels aku buar gak capek eh taunya malah gak sengaja injek batu" ucap fabiola.
"Ya ampun sayang.. makannya lain kali hati-hati dan kenapa kamu gak nelpon aku?" Tanya khalifa.
"Gak papa aku gak mau ngerepotin kamu" ucap fabiola
Tiba-tiba..
"Ehhh ehh sayang.. kenaap aku di gendong gini?" Tanya fabiola yang terkejut dengan perlakuan khalifa yang tiba-tiba menggendong dia ala bridal style.
"Udah kamu diem aja. Kaki kamu kan pasti masih sakit" ucap khalifa yang berjalan terus sampai di titik ia berdiri tadi. Khalifa pun meletakkan fabiola di tempy ia tadi berdiri.
"Okey tanpa banyak basa-basi.. dan aku gak mau membuang banyak waktu karena waktu sangat berharga.. jadi aku akan jujur sekarang.." ucap khalifa.
Khalifa pun bergerak dan berlutut dengan satu kakinya. Dan ia mengeluarkan sesuati di dalam kantong jasnya berupa kotak kecil berwarna merah maroon.
Fabiola masih saja membisu dan terdiam akibat khalifa yang terus membuatnya terkejut.
"Hmmmm.. Fabiola Umaida.. mau kah kau menjadi istriku?" Tanya khalifa sambil menghadapkan kotak cicin itu ke hadapan fabiola.
Fabiola masih belum menjawab. Dirinya masih saja terdiam dan termenung.
"Okey sekali lagi ya.. Sayang kamu mau gak nikah sama aku?" Tanya khalifa kedua kalinya.
"Hmmm.. eee.. iya aku mau" jawab fabiola yang sengaja mengeluarkan suara kecil.
"Apa yang aku gak denger?" Tanya khalifa.
"IYA AKU MAU JADI ISTRI KAMU" jawab fabiola sambil berteriak.
"YEYEYEYEYE AKHIRNYA FABIOLA JADI ISTRI GUA YUHUUU" ucap khalifa langsung berdiri dan bertingkah seperti orang gila.
"Ohh iya lupa aku.. sampe lupa loh gak masang cincinnya buat kamu" ucap khalifa dan langsung memakaikan cincin itu ke jari manis di tangan kanan fabiola.
"Makasih sayang udah mau terima aku. Aku seneng akhirnya kamu bakal jadi istri aku" ucap khalifa dan langsung memeluk fabiola dengan begitu tulusnya.
"Aku juga makasih banyak kamu mau nerima aku juga. Makasih buat hari ini ya sayang aku seneng banget" ucap fabiola. Akhirnya khalifa melepas pelukan itu.
"Pokoknya sekarang kita harus saling terbuka.. pokoknya aku akan selalu ada di samping kamu.. sampe mau memisahkan kita" ucap khalifa.
"Dan buat kamu juga.. pokoknya kamu gak usah khawatir lagi aku janji bakal buat eden bahagia terus dan juga aku janji akan selalu ada disamping kamu" ucap fabiola
"Muahh" khalifa mencium jidat fabiola menandakan begitu sayangnya dia kepada fabiola.
Akhirnya khalifa berhasil menyatakan perasaan yang sudah hampir 3 hari ia pikirkan. Dan sekarang tinggal menunggu waktu untuk acara spesial itu dimana mereka akan beranjak ke pelaminan bersama. Dan akan sah menjadi suami istri.