103

280 44 13
                                        

Keesokan harinya.

Pagi hari.

At rumah Khalfab.

Eden belum mengetahui kondisi fabiola. Khalifa memang sengaja tidak memberitahu kondisi fabiola kepada eden agar anak itu tidak histeris.

"Sus.. mommy sama daddy mana?" Tanya eden.

"Ohh mommy sama daddy lagi tugas di luar kota sayang. Jadi eden dirumah dulu ya sama sus. Dan nanti yang anter eden ke sekolah pak wawan" jawab pengasuhnya.

"Hmm kenapa mommy sama daddy gak bilang ke eden sus?" Tanya eden semakin penasaran.

"Emm tadi soalnya eden masih bobo jadi daddy mommy gak sempet bilang. Jadi bilangnya cuma ke sus aja" jawab pengasuhnya.

"Ohhh gitu ya sus" balas eden dengan menganggukkan kepalanya.

"Ya udah yukk sekarang eden sarapan. Udah sus buatin roti selai coklat" ucap pengasuhnya.

"Okey sus" balas eden.

..

Back to khalifa.

Fabiola masih dalam kondisi koma dan tengah berada di ruang ICU. Khalifa dengan senantiasa menunggu istrinya dengan duduk manis di sebelah tempat tidur fabiola. Khalifa memakai jubah yang dikhususkan untuk keluarga pasien yang ingin masuk ke dalam ruangan.

"Hikss.. sayang.. bangun yuk.. hikss" ucap khalifa sambil memegangi tangan istrinya dengan lembut.

"Hikss.. kamu tau gak anak kita laki-laki dan pasti dia ganteng kayak aku hehe. Hikss apa kamu gak mau liat anak kita yang? Hiksss.. anak kita pasti sedih liat mommynya koma hikss. Hikss apa kamu gak kangen eden? Aku yakin eden pasti nyariin kamu yang Hikss.." ucapnya sambil terisak.

"Hikss..maafin aku sayang.. aku udah jadi suami dan ayah yang gak becus. Seandainya aku pulang cepet kemarin, pasti kamu gak bakal kayak gini hiksss" ucap khalifa yang menyesali dirinya didepan fabiola yang masih terbaring koma.

"Hikss.. cobaan aku terlalu berat yang.. kenapa Tuhan harus kasih cobaan ini ke keluarga kita ? Hiksss.." ucap khalifa sambil sesekali mencium punggung tangan fabiola.

"Hiksss.. aku rela kamu mau pukul aku , kamu mau tonjok aku, kamu mau apain aku terserah. Yang penting kamu bangun yang plisss.. hiksss" ucap khalifa.

"Hiksss gimana cara aku bilang ke eden sayang? Hikss aku mohon kamu bangun hiksss" ucap khalifa.

CEKLEK.

"Permisi pak.." ucap perawat itu.

"Bapak mohon ke luar terlebih dahulu ya pak.. kami ingin mengecek kondisi ibuk" ucap perawat itu.

"Ohh oke baik sus" ucap khalifa dengan matanya yang sangat sembab akibat tangisannya. Khalifa pun langsung keluar dan hanya melihat dari kaca luar.

Beberapa menit kemudian.

CEKLEK.

"Permisi pak.." panggil dokter itu.

"Ohh iya dok.." balas khalifa.

"Pak untuk beberapa jam kedepan mungkin bapak belum bisa masuk kedalam. Karena istri bapak butuh ruangan yang steril terlebih dahulu dan mungkin kami belum bisa memastikan kapan ibuk fabiola akan sadar" jelas dokter itu.

"Iya dok.. baik. Tapi saya mohon untuk mengusahakan yang terbaik untuk istri saya dok dan berapapun itu uangnya saya tidak perduli. Yang penting istri saya bisa sembuh" ucap khalifa yang bermohon.

"Iya pak pasti kami akan lakukan yang terbaik untuk istri bapak" ucap dokter itu.

"Oke dok.. terima kasih banyak.." ucap khalifa.

"Baik pak.. kalau begitu saya permisi.." balas dokter itu.

...






.






.




.

TBC

LNJUTT?????

OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang