Setelah kepergian khalifa dan eden, tiba-tiba saja air mata fabiola keluar begitu saja tanpa disadari. Air mata yang keluar seperti menandakan ada tanda kehidupan dari fabiola.
Fabiola seperti menjawab semua apa yang telah diungkapkan oleh suami san anaknya itu dengan balasan air matanya.
...
"Ya udah khal.. kalau gitu gua pulang dulu. Besok siang gua usahain kesini" ucap ringgo.
"Iya go makasih ya.." ucap khalifa.
"Urusan kantor, lu tenang aja gak udah pikirin biar gua sama temen-temen lain yang urus" ucap ringgo.
"Oke go sekali lagi gua makasih banyak ya" ucap khalifa.
"Iya khal sans aja. Ya udah gua duluan ya" ucap ringgo.
"Iya hati-hati ya go" ucap khalifa.
"Hati-hati ya om ringgo" ucap eden.
"Okey siap bos" balas ringgo kepada eden.
...
Keesokan harinya.
Eden melanjutkan aktivitasnya yaitu bersekolah dan khalifa tetap senantiasa menunggu istrinya.
Dan untuk keadaan anak dari Khalifa dan fabiola masih berada di inkubator dikarenakan anak mereka lahir diwaktu yang belum tepat jadi belum bisa beradaptasi dengan udara luar.
"Sus.. saya mau keluar sebentar ya sus. Mau cari makanan. Nanti kalau semisalnya ada apa-apa tentang istri saya, tolong kabarin saya ya" ucap khalifa.
"Ohh oke pak siap" balas perawat itu.
Akhirnya khalifa pergi keluar dan sejenak membeli makanan untuk mengisi kekosongan di perutnya.
...
Back to eden.
Hari ini eden tidak seperti biasanya yang selalu semangat untuk bersekolah. Dari pagi ia berangkat sampai siang ini tubuhnya tampak begitu lemas.
Seperti biasa, di jam istirahat biasanya eden berkumpul dengan teman-teman yang lainnya untuk bermain, tetapi kali ini ia hanya menyendiri di kursinya.
Tiba-tiba gurunya mendekatinya.
"Hai eden.." ucap Miss Kirana.
"Hai miss.." balas eden dengan wajah murungnya.
"Eden kenapa? Kok tumben sendirian? Biasanya kumpul sama temen-temen. Dan kok bekelnya gak dimakan?" Tanya Miss Kirana.
"Hmm miss.. mommy eden sakit dan sekarang lagi di rawat di rumah sakit. Hikss eden takut mommy kenapa-napa miss hikss" jawab eden.
"Ohh ya ampun sayang.. miss turut prihatin ya sayang.. eden harus semangat dong biar nanti kalau mommy eden sembuh, mommy eden bakal seneng liat eden gak sedih. Miss percaya pasti mommy eden kuat" ucap miss kirana.
"Hikss.. tapi miss mommy eden belum sadar-sadar hiks.. eden rindu mommy" ucap eden.
"Emmm sayang.. sini peluk miss" ucap miss kirana dan membuka lebar tangannya untuk menyambut eden di pelukannya.
"Hmmm sayang.. kalau eden rindu mommy, eden berdoa ke Tuhan supaya mommy eden cepet sembuh. Pokoknya eden harus jadi anak yang kuat ya. Nanti miss bakal bilang ke temen-temen eden doa bersama buat kesembuhan mommynya eden" ucap miss kirana.
"Iya miss.. makasih banyak ya miss sudah bantu eden" ucap eden.
"Iya sayang sama-sama" balas miss kirana.
...
Back to khalifa.
Khakifa sedang menunggu makanannya jadi yang telah ia pesan. Tiba-tiba saja handphonenya berbunyi dari nomor yang ia tidak kenal.
In Call..
"Ya halo.. ini siapa ya?" Tanya khalifa.
"Pak kami perawat rumah sakit. Ingin memberitahu kalau istri bapak telah siuman dari komanya" ucap suster itu.
"APA SUS? SIUMAN?" Tanya khalifa berteriak karena terkejut mendengar pernyataan perawat itu dan membuat orang-orang disekitarnya meliriknya.
"Iya pak Alhamdulilah istri bapak telah siuman" ucap kembali perawat itu.
"Oke oke baik sus saya segera kesana" ucap khalifa dan langsung mematikan handphonenya.
"Pak.. pakk nasi gorengnya ambil aja buat bapak makan ya.." ucap khalifa terburu-buru dan langsung pergi.
"LOHH..LOHH PAK INI KAN UDAH DI BAYAR.. PAKKK.. PAKKK" teriak tukang nasi goreng itu dan khalifa malah lanjut pergi menjauh.
"Ya syukurlah.. ada berkat Alhamdulilah" ucap tukang nasi goreng itu.
...
.
.
TBC
LANJUTTT???
KAMU SEDANG MEMBACA
OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA)
FanfictionPertemuan yang sangat tidak disengaja , dimana anak kecil yang sedang bermain dan terjatuh tiba2 bertemu dengan seorang malaikat yang membantunya. Apakah pertemuan ini akan berlanjut ataukah hanya sementara?
