Keesokan harinya.
Semua keluarga, kerabat dan juga teman-teman terdekat sudah mengetahui kondisi fabiola yang sudah siuman dari komanya.
Eden pun sudah mengetahui kabar mengenai fabiola.
Pagi hari jam 9.
Perkembangan kesehatan fabiola semakin meningkat dikarenakan dan hari ini juga ia sudah diperbolehkan untuk bertemu dengan anaknya.
"Yang.. minum dulu nih" ucap khalifa sambil memberikan gelas yang sudah berisikan air putih.
"Makasih yang.." balas fabiola dan menerima gelas itu.
TOK.. TOK..
CEKLEK
"Pagi pak.. buk.. permisi" ucap perawat rumah sakit itu.
"Ohh iya sus.." ucap khalifa.
Setelah mendengar jawaban dari khalifa, perawat tersebut masuk bersamaan dengan bayi yang ada di baby bed.
"Permisi pak.. buk.. ini kami mau antarkan baby. Karena dokter sudah mengizinkan jadi ibuk sudah diperbolehkan menggendong babynya ya buk" jelas perawat itu.
"Ohh oke baik sus. Terima kasih banyak ya bantuannya" ucap khalifa.
"Iya pak sama-sama. Kalau ada yang dibutuhkan bisa tindis tombol yang dibelakang kasur ya pak. Saya permisi" ucap perawat itu.
"Iya sus baik" balas khalifa.
..
Sekarang di hadapan Khalifa dan juga Fabiola sudah ada anak mereka. Khalifa dan fabiola tampak begitu bahagia melihat keberadaan anak mereka yang terlihat sangat sehat.
"Hikss.. hiksss.." tiba-tiba saja khalifa menangis sambil melihat anaknya yang ada di box baby.
"Yang.. hei kok kamu nangis?" Tanya fabiola.
"Hikss.. aku bener-bener gak nyangka akhirnya aku bisa liat anak aku juga. Aku gak tahu harus bersyukur dengan acara apa lagi yang hikss" ucap khalifa dan langsung memeluk istri dengan perlahan.
"Makasih banyak ya sayang.. udah mau bertahan dan udah kuat ngelahirin anak kita, muahh" ucap khalifa sambil mencium kepala istrinya.
"Justru karena Allah sayang aku kuat dan juga doa kamu yang buat aku sama baby kuat dan bertahan" ucap fabiola.
"Iya kamu bener" ucap khalifa.
Tiba-tiba bunyi suara tangisan baby..
"OEKKK OEKKK OEKK"
"Ehh yang.. kayaknya ada yang cemburu nihh liat kita mesra-mesraan" ucap fabiola.
"Ututu sayangnya daddy.. cemburu ya kamu?" Ucap khalifa sambil perlahan mengangkat anaknya dan ia berikan ke pelukan ibunya.
"Halo anak mommy yang super ganteng.. rindu mommy ya sayang? Maaf ya mommy baru bisa peluk kamu, muahh" ucap fabiola kepada anaknya yang berada dipelukannya.
"Yang.. kayaknya dia haus deh.. gak kamu coba aja kasih asi? Siapa tau udah bisa" ucap khalifa.
"Hmm iya.. .." balas fabiola dan akhirnya mencoba untuk memberikan Asi pertama kepada anaknya. Dan dengan sangat cepat anaknya melahap seperti orang kelaparan.
"Tuhh liat.. bener kan kata aku dia haus. Soalnya selama kamu koma dia kan cuma diinkubator dan nutrisinya cuma dari susu formula yang. Dan aku rasa dia gak begitu cocok" ucap khalifa.
"Emmm kamu tuh udah suami pekerja keras.. sayang anak.. terus pinter lagi soal kesehatan anak.. makin cinta aku sama kamu" ucap fabiola.
"Iya dong kan aku suami sekaligus ayah multitalenta" ucap khalifa yang menyombongkan dirinya.
"Hmm nak liat nak daddy kamu sombongnya minta ampun" ucap fabiola yang mengadu pada anaknya.
"Ohh iya yang.. soal nama anak kita aku udah siapin tapi terserah sih kalau kamu suka atau engga" ucap khalifa.
"Emang apa yang namanya?" Tanya fabiola.
"Muhammad Alaric Nasif" jawab khalifa.
"Artinya apa?" Tanya fabiola.
"Pemimpin yang kuat" jawab khalifa.
"Kenapa kamu bisa kepikiran nama itu?" Tanya kembali fabiola.
"Karena aku tau anak kita kuat jadi pastinya dia bakal jadi sosok pemimpin yang kuat juga kalau dia udah dewasa nanti dan bisa lindungin kamu juga" jawab khalifa.
"Emmm aku suka namanya dan aku setuju" ucap fabiola.
"Okey berarti sekarang kita panggil dia baby ayik" ucap khalifa.
"Kok ayikk?" Tanya fabiola.
"Iya yang biar lucu. Kan kalau panggil alaric terlalu formal jadi mesti di lucuin dikit dong" ucap khalifa.
"Ya udah okey.. hello baby ayiknya mommy. Sekarang kamu udah punya nama deh. Say thank you daddy" ucap fabiola kepada anaknya yang masih anteng menyusu.
"Sama-sama sayangnya daddy. Muahh" ucap khalifa.
...
.
.
TBC
LANJUTTT???
KAMU SEDANG MEMBACA
OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA)
FanfictionPertemuan yang sangat tidak disengaja , dimana anak kecil yang sedang bermain dan terjatuh tiba2 bertemu dengan seorang malaikat yang membantunya. Apakah pertemuan ini akan berlanjut ataukah hanya sementara?
