105

291 49 8
                                        

Setelah mendengar kabar dari ringgo, khalifa langsung pergi dan melajukan mobilnya ke rumah sakit. Khalifa tampak gelisah dan sangat takut istrinya kenapa-napa.

"Ya Allah.. kuatkanlah istri hamba.. semoga istri hamba baik-baik saja Ya Allah" ucap khalifa dalam hatinya selama diperjalanan.

..

Back to eden.

Eden yang melihat khalifa tampak gelisah dan terlihat seperti orang ketakutan, akhirnya ia pergi ke kamarnya kembali.

"Sus.. daddy kok cepet-cepet ya perginya? Terus tadi eden denger kta rumah sakit? Siapa yang sakir sus?" Tanya eden.

"Ohhh.. emmm.. ee.. sus juga ga tau sayang.." jawab pengasuh yang terbata-bata dan sangat bingung untuk menjawabnya.

"Sus.. apa yang sakit mommy ya?" Tanya eden yang langsung membuat pengasuhnya tidak berkutik.

"Sus kok diem aja? Apa bener mommy yang sakit?" Tanya eden kembali memastikan dan tetap membuat pengasuhnya diam tidak berucap.
Pengasuhnya eden sama sekali tidak bisa berkata, hanya saja tiba-tiba air matanya keluar.

"Sus.. kok sus nangis?" Tanya eden kebingungan. Pengasuh eden mencoba untuk tetap kuat dan berusaha untuk tidak sedih didepan eden tapi nyatanya nihil.

"SUS.. JADI BENER YANG SAKIT ITU MOMMY KAN? JAWAB SUS.." ucap eden dengan nada lantangnya.

"Eee.. Eee.. eden.. emmmm.." ucap pengasuhnya terbata-bata.

Tiba-tiba saja eden keluar kamar dan pergi kebawah.

"Eden.. sayang.. eden mau kemana?" Teriak pengasuhnya. Tidak didengar oleh eden, dan terus berjalan sampai keluar rumah.

Sesampainya di parkiran mobil.

"Pak wawan.. anter eden ya kerumah sakit sekarang.. eden mau liat mommy.." ucap eden dengan lantangnya.

"Ehhh.. kok eden sendirian? waduhh nanti pak wawan dimarahin sama tuan. Eden dirumah aja ya.." jawab pak wawan.

"ENGGA MAU EDEN MAU LIAT MOMMY" bantah eden sambil berteriak. Dan tidak lama pengasuh dan bibi nya datang.

"Eden sayang.. yuk kita masuk.. mommy baik-baik aja kok. Nanti besok kita ketemu mommy okey" ucap pengasuhnya sambil berusaha menggendong eden.

"GAK MAU EDEN MAU KE RUMAH SAKIT" ucap eden sambil berteriak.

"Aduhhh ini gimana ya ? Aku takut bi nanti bapak marah kalau saya iyain" ucap pengasuhnya.

"Udah mbak, lebih baik anter aja dia kesana. Mau gak mau eden harus tau mommynya sakit" jawab bibi.

"Okey.. okey.. kita kerumah sakit ya sayang. Tapi janji sama sus eden harus jadi anak manis okey" ucap pengasuhnya dan di respon dengan anggukan kepala.

...

Beberapa menit kemudian.

Khalifa telah sampai di rumah sakit. Dirinya sudah sangat khawatir dan langsung berlarian masuk kedalam.

Sesampainya didepan ICU.

"GO.. GIMANA KEADAAN ISTRI GUA? KENAPA DIA GO?" Tanya khalifa dengan suara terengah-engah. Ringgo langsung menahan khalifa yang hampir masuk kedalam.

"Sabar khal.. tarik nafas dulu. Gua barusan denger suara monitor, dan firasat gua tubuh fabiola melemah dan makannya gua panggil dokter buat cek.

"HIKSSS.. YA ALLAH.. HIKSS GUA TAKUT GO ISTRI GUA KENAPA-NAPA HIKSSS" ucap khalifa yang sambil melihat fabiola dari luar kaca yang masih dalam penanganan dokter.

Tiba-tiba ada suara..

"DADDYYY.." dan ternyata suara itu adalah suara eden yang memanggil khalifa. Khalifa yang tersadar dan langsung melirik kebelakang.

"Eden?" Ucap khalifa dan terkejut dengan keberadaan eden bersama dengan pengasuhnya.

"Kok kamu bisa disini?" Tanya khalifa.

"HIKSSS DADDY UDAH BOHONG SAMA EDEN HIKSSS.. DADDY BILANG MOMMY BAIK-BAIK AJA HIKSSS TERUS ITU SIAPA DADDY YANG ADA DIDALAM? ITU PASTI MOMMY KAN ? HIKSSS" ucap eden sambil menangis dan berteriak.

"Sayang.. hikss.. daddy minta maaf.. daddy bukan bermaksud berbohonh sama eden. Tapi daddy takut nanti eden pasti bakal sedih.. hikss" ucap khalifa yang berlutut di depan anaknya.

"HIKSSS APA DADDY GAK SAYANG EDEN LAGI MAKANNYA DADDY GAK KASIH TAU EDEN? HIKSS" ucap eden.

"Hei.. sayang.. engga gitu.. daddy sayang banget sama eden. Tapi daddy gak mau liat eden sedih nak" jawab khalifa.

"HIKSSS POKOKNYA EDEN MAU LIAT MOMMY DIDALAM HIKSSS" ucap eden dan langsung berlari ke arah pintu untuk masuk ke ruangan fabiola.

"Eden.. eden.." ucap ringgo yang menahan eden agar tidak masuk ke dalam.

"Eden sayang.. kita tunggu di luar aja okey. Mommy masih dalam penanganan dokter" ucap ringgo dengan memberi penjelasan dengan baik.

"HIKSSS GAKKK MAU EDEN MAU MASUK KEDALAM MAU LIAT MOMMY HIKSSS" ucap eden yang terus berontak sambil menangis.

"HIKSSS MOMMY HIKSS.." teriak eden.

"Eden.." ucap ringgo yang berusaha untuk menahan eden.

"HIKSSS EDEN MAU LIAT MOMMY. MOMMY PASTI KESAKITAN OM HIKSS. EDEN GAK MAU MOMMY KESAKITAN HIKSSS" ucap eden yang memberontak.

Khalifa tampak tidak kuat melihat semua ini. Semoga tenaganya tampak terkuras sampai-sampai dirinya tidak kuat lagi untuk berdiri. Ia sunggu tidak tega melihat anaknya yang menangis histeris.

"HIKSSS KALIAN SEMUA JAHAT SAMA EDEN HIKSS. KALIAN GAK ADA YANG SAYANG SAMA EDEN HIKSSS" ucap eden dan langsung berlarian pergi.

"EDENN.. EDENNNN" teriak khalifa yang mencoba mengejar eden.

"Udah.. udahh khal biar gua aja yang kejar.. lu mending istirahat" ucap ringgo.

...




.




.



TBC

LANJUTT??

OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang