Sekarang khalifa dan fabiola telah berada di dalam sedang duduk bersama. Mereka berdua seperti wcsedang di sidak karena orang tua mereka tengah berada di hadapan mereka.
"Oke jadi pertama-tama, mamah mau tanya sama kamu khal. Coba jelasin apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya mamahnya khalifa.
"Emm.. eee.. jadi.." ucap khalifa yang terbata-bata dan sesedikit melirik fabiola. Fabiola pun menjadi gugup dan membisu.
"Jadi apa khal? Kok jadi kaku gitu kamu bicaranya? Jadi apa sayang?" Tanya mamahnya khalifa yang terus menakut-nakuti khalifa dan fabiola.
"Sayang.. ayo jawab mamah jadi kalian sebenernya ada apa ini?" Tanya mamah fabiola.
"Emm.. eee.." jawab fabiola terbata-bata.
"Kok kalian jadi gugup sama kaku gini si?" Tanya papahnya khalifa.
"IYA KITA PACARAN" ucap khalifa dengan secara tiba-tiba dan memberanikan dirinya.
"Apa khal? Pacaran?" Tanya kembali mamahnya khalifa meyakinkan.
"Iya kita pacaran" jawab kembali fabiola.
"YUHUUUUUU AKHIRNYA MEREKA JADI JUGA. PAHHH USAHA KITA GAK SIA-SIA SELAMA INI" ucap mamahnya khalifa dengan kegirangan.
"Iya mah akhirnya doa kita terjawab juga" tambah papahnya khalifa.
Khalifa dan fabiola yang melihat reaksi dari orang tua mereka sangat bingung dan heran. Jadi selama ini mereka memiliki rencana untuk menjodohkan mereka berdua.
"Akhirnya anakku tidak menjomblo lagi ya Tuhan" ucap mamahnya fabiola.
"Ihh mamah apaan si. Malu tau akunya" ucap fabiola.
"Sayang.. ini tuh udah doa mamah dari dulu tau gak. Kamu tuh dua puluh enam tahun belum punya pacar juga dan sekarang kamu udah dapet makannya mamah seneng banget" ucap mamahnya fabiola.
"Okey.. kapan nih biss kita atur tanggal nikahnya?" Tanya mamahnya khalifa yang sangat percaya diri.
"Kalau bisa ya mom secepatnya aja. Kasian fabiola kalau jadi gadis seumur hidup" tambah mamahnya fabiola.
"Ihh mamah aku malu tau" ucap fabiola.
"Kalau kita bapak-bapak ikut alur aja ya. Gimana itu pak?" Ucap papahnya khalifa dengan diakhiri pertanyaan kepada papahnya fabiola.
"Iya betul itu pak. Kita mah ikut alur aja" jawab papahnya fabiola.
"Oke kalau boleh secepatnya si secepatnya. Jangan menunda hal yang sudah memungkinkan. Betul itu kan mom?" ucap mamahnya khalifa.
"Iya dong mom" balas mamahnya fabiola.
Khalifa dan fabiola masih saja terdiam dan tidak berkutip. Tanpa berfikir panjang khalifa langsung menarik fabiola dan oergi menjauh dari kedua orang tua mereka.
"Loh.. lohh kalian mau kemana?" Tanya mamahnya khalifa.
"Wahh wahh pah pasti mereka mau berbuat hal yang engga-engga itu pasti. Ayo pah kita kejar!" Ucap mamahnya fabiola.
"Udah mah ga usah paling juga mereka udah risih sama kita-kita makanya kabur" balas papahnya fabiola.
"Udah pokoknya kita harus atur tanggal yang bagus ya mom. Secepatnya kalau bisa" ucap mamahnya khalifa kepada mamahnya fabiola.
"Iya betul itu" balas mamahnya fabiola.
...
...
.
TBC
LANJUTT ??
KAMU SEDANG MEMBACA
OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA)
FanfictionPertemuan yang sangat tidak disengaja , dimana anak kecil yang sedang bermain dan terjatuh tiba2 bertemu dengan seorang malaikat yang membantunya. Apakah pertemuan ini akan berlanjut ataukah hanya sementara?
