Khalifa dengan pergerakan tubuh yang sangat cepat dan melajukan langkahnya kembali ke rumah sakit. Ia sedikit merasa lega mendengar kabar dari perawat rumah sakit bahwa istrinya sudah siuman.
..
15 menit kemudian.
Khalifa telah sampai di depan kamar ICU istrinya. Ia melihat beberapa perawat dan juga dokter yang tengah menangani istrinya.
Beberapa menit kemudian..
"Alhamdulilah istri bapak sudah siuman dan untuk tingkat oksigen ibuk fabiola sudah normal kembali. Untuk sadar mungkin sekitar satu sampai dua jam kedepan. Dan setelah ini kami akan segera pindahlan ibuk fabiola ke ruang inap VIP" jelas dokter itu.
"Alhamdulilah dok.. terima kasih banyak dok" ucap khalifa sambil membungkukkan badannya.
"Iya pak sama-sama" ucap dokter itu dan langsung meninggalkan khalifa.
"Emmm dok.." panggil khalifa kepada dokter itu.
"Iya pak, ada yang mau ditanyakan lagi pak?" Tanya dokter itu dan memberhentikan langkahnya.
"Emmm.. untuk kondisi anak saya bagaimana dok? Apakah ia sudah bisa keluar dari inkubator?" Tanya khalifa.
"Untuk anak bapak.. sudah keluar dari inkubator tinggal setelah itu kami akan memberikan nutrisi terlebih dahulu sebelum bisa bertemu dengan bapak dan ibu" jawab dokter itu.
"Eee..ee.. ee dok apa boleh saya minta agar anak saya langsung bertemu dengan ibunya?" Tanya khalifa.
"Emm sebenarnya tidak masalah pak.. tapi kondisi ibuk fabiola belum memungkinkan untuk bisa dekat dengan anaknya. Kami hanya mencegah untuk hal-hal yang tidak diinginkan" ucap dokter itu.
"Hmm.. oke baik dok kalau begitu. Terima kasih infonya" ucap khalifa.
"Iya baik pak. Kalau begitu saya permisi dulu" ucap dokter itu.
...
Beberapa jam kemudian.
Fabiola sudah berada diruang inap VIP yang dimana tempat tersebut lebih nyaman dan aman.
Sudah tidak banyak lagi peralatan medis yang terbaluti ditubuh fabiola dan sekarang hanya tersisa selang di hidungnya untuk membantu pernafasannya dan infus.
Dan sekarang khalifa tengah berada di samping tempat tidur istrinya dan sedanh duduk terdiam melihat istrinya sambil memegang tangan fabiola.
"Sayang.. akhirnya kamu bisa siuman juga. Aku bener-bener bersyukur Allah masih kasih kamu kesempatan" ucap khalifa sambil terus memegang dan mengelus tangan fabiola.
Tidak lama kemudian setelah khalifa mengucapkan kata itu, tangan fabiola bergerak seperti melakukan perlawanan. Hal tersebut membuat khalifa terkejut dan tiba-tiba terisak.
Mata fabiola terbuka perlahan sedikit demi sedikit. Khalifa mencoba untuk tetap tenang dan berdiri.
"Hikss.. hikss.. sayang.. kamu denger aku kan? Sayang.. ini aku sayang.. hikss. Kamu bisa denger aku kan?" Tanya khalifa sambil meraba wajah istrinya.
"Sayang.. ini aku yang. Kamu bisa denger aku kan?" Tanya khalifa yang masih berusaha untuk menyadarkan fabiola setelah sadarkan diri.
"Sayang.." kata pertama yang fabiola ucapkan setelah sadar dari komanya.
"Hikss.. iya sayang.. ini aku.. akhirnya kamu bangun juga" ucap khalifa.
Fabiola masih berusaha menetralkan kesadaran hingga tiba-tiba ia membuka matanya lebar dan tidak disangka..
"HIKSSS ANAK AKU? ANAK AKU MANA YANG? ANAK AKU? HIKSS" Tanya fabiola setelah sadar dari komanya sambil memegang perutnya dengan pergerakan yang cukup mengagetkan khalifa.
"Yang kamu tenang dulu.. kamu baru siuman.. yang.. aku mohon tenang" ucap khalifa dan akhirnya fabiola terdiam.
"Anak kita Alhamdulilah aman sayang dan sehat dan baru aja dia keluar dari inkubator" jawab khalifa.
"Hikss.. hiksss.. aku gak becus jadi ibu sayang.. aku gak bisa jaga anak kita hikss" ucap fabiola dan ia berusaha untuk duduk dan di bantu oleh khalifa.
"Sayang.. hei.. kok kamu ngomong gitu sih? Anak kita buktinya sehat-sehat aja kok. Kamu udah berusaha jadi ibu yang terbaik buat anak kita. Makannya Allah kasih kesempatan buat kita yang" ucap khalifa dan diakhiri dengan memeluk istrinya.
"Hiksss.. maafin aku yang.. aku gak ga tau waktu ternyata bukan kamu yang ada diruangan itu hikss" ucap fabiola.
"Udah yang.. ga usah diingetin lagi kejadian yang udah berlalu. Sekarang yang perlu kamu inget kesehatan kamu dan anak kita. Kamu ini baru bangun dari koma kamu. Kamu ga usah pikirin hal-hal yang berlebihan. Kata dokter kamu harus tenang terus. Kamu tau gak aku nungguin kamu sampe tiga hari lebih? Bahkan aku terkadang lupa makan cuma buat nunggu kamu sampe sadar" ucap khalifa.
"Hikss.. aku minta maaf udah bikin kamu susah. Aku gak tau kalau kejadiannya bakal kayak gini. Aku berterima kasih sama Allah udah kirim suami yang bener-bener ngejaga aku. Makasih banyak ya sayang udah sabar nungguin aku sampe siuman" ucap fabiola.
"Semua aku lakuin karena aku gak mau kehilangan kamu. Cukup satu kali aja aku merasakan sakit dulu" ucap khalifa sambil memeluk istrinya.
"Ya udah sekarang.. kamu istirahat dulu ya.. dan sebentar lagi aku bakal panggil sus buat bawa makanan kamu" ucap khalifa.
"Iya sayang makasih banyak" balas fabiola.
...
.
.
TBC
LANJUTTT????
KAMU SEDANG MEMBACA
OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA)
FanfictionPertemuan yang sangat tidak disengaja , dimana anak kecil yang sedang bermain dan terjatuh tiba2 bertemu dengan seorang malaikat yang membantunya. Apakah pertemuan ini akan berlanjut ataukah hanya sementara?
