Setelah terjadi sedikit perselisihan, akhirnya eden memilih untuk pergi dan disusul oleh ringgo.
Khalifa mencoba untuk mengejar eden tapi nyatanya tubuhnya tampak begitu lemah.
..
Eden menyendiri dan duduk di kursi di taman belakang rumah sakit. Ia anak kecil yang sangat jarang sekali menyendiri dan menangis.
Tidak lama kemudian ringgo datang dan mendekati eden.
"Hikss.. hikss.. hikss" tangis eden yang didengar oleh ringgo.
"EKHMM. EEKHMM.." ringgo mengeluarkan suara untuk menyadarkan eden.
"Hmmm om boleh duduk disini gak?" Tanya ringgo kepada eden. Tampa menjawab eden langsung menggeser tubuhnya menandakan untuk mempersilahkan ringgo duduk.
"Hmm eden boleh kok nangis sekenceng-kencengnya. Kalau bisa sampe dunia tau kalau eden lagi nangis" ucap ringgo.
"Hikss.. hiksss.. om kenapa bilang gitu?" Tanya eden.
"Hmm karena om pernah diposisi eden, disaat om sakit hati om pasti nangis sekenceng-kencengnya. Biar semua oranh tau om lagi nangis" jawab ringgo.
"Hikss.. om eden boleh tanya sesuatu gak?" Tanya eden.
"Emm boleh dong. Eden mau tanya apa?" Tanya balik ringgo.
"Hmm apa bener eden bukan anaknya daddy om? Makannya daddy gak mau cerita ke eden kalau mommy sakit" Tanya eden.
Setelah mendengar pertanyaan itu, ringgo terkejut dan bingung harus menjawab apa. Ringgo sudah mengetahui kebenarannya tetapi dirinya tidak sanggup untuk mengucapkan hal itu kepada eden.
"Eee.. eee kok eden bisa bilang begitu? Emang siapa yang bilang eden?" Tanya ringgo.
"Soalnya waktu eden di culik tante sama om jahat itu, mereka bilang kalau eden anak mereka dan bukan anaknya daddy om" jawab eden.
"Lohhh kok eden bisa percaya? Eden sayang.. eden itu anak kandungnya daddy. Mereka berdua itu cuma orang jahat yang pengen cuci otaknya eden aja. Daddy itu sayang banget sama eden, daddy cuma gak mau bikin eden sedih. Pokoknya eden gak usah mikir-mikir hal itu lagi. Yang perlu eden lakukan sekarang berdoa terus buat kesembuhan mommynya eden okey?" Jelas ringgo.
"OKEYY.. pokoknya eden gak bakal sedih lagi. Pokoknya eden bakal lindungin daddy dan mommy. Eden bakal jaga mommy sampai sembuh" ucap eden dan langsung berdiri.
"Good boyy.. dan nanti eden harus minta maaf ke daddy okey karena tadi eden udah bentak daddy" ucap ringgo sambil mengelus rambut eden.
"Siap om. Thank ya om udah bikin eden happy lagi" ucap eden.
"Sama sama sayang. Ya udah yukk kita masuk lagi kedalam" ucap ringgo.
"Yukkk" balas eden.
...
Back to khalifa.
Khalifa masih dengan setia menunggu kabar dari dokter yang masih sementara menangani fabiola.
Tidak lama kemudian akhirnya dokter keluar dari kamar ICU fabiola.
"DOK.. GIMANA ISTRI SAYA DOK?" Tanya khalifa dengan keadaan hati yang cemas dan khawatir.
"Tenang pak.. Alhamdulilah istri bapak baik-baik saja.. hanya saja tadi sempat down kondisinya dikarenakan oksigen yang menipis tapi syukurlah masih bisa kami tangani" jawab dokter itu.
"Alhamdulilah. Makasih banyak ya dok.. kalau begitu apakah saya boleh masuk nanti?" Tanya khalifa.
"Sudah pak sudah boleh masuk kedalam. Tapi di mohon untuk jangan terlalu membuat keributan ya pak" ucap dokter
"Oke dok makasih banyak" ucap khalifa.
"Iya pak sama-sama" balas dokter itu.
Tidak lama kemudian eden dan ringgo muncul kembali. Setelah akhirnya ringgo berhasil membujuk eden, mereka pun kembali bertemu dengan khalifa.
"Daddy.." panggil eden yang mendekat ke arah khalifa.
"Ya sayang.." balas khalifa.
"Maafin eden ya daddy.. tadi eden udah teriak-teriak depan daddy" ucap eden.
"Hmm iya sayang gak papa kok daddy. Daddy tau eden pasti kecewa kan sama daddy karena gak kasih tau eden" balas khalifa.
"Ya udah eden mau gak temenin daddy masuk ke dalam liat mommy?" Tanya khalifa dan dibalas dengan respon anggukkan kepala dari eden. Dan akhirnya khalifa dan eden masuk ke dalam untuk mengecek keadaan fabiola.
..
Setelah mereka sudah berada di dalam.
"Hai mommy.. ini eden. Mommy maafin eden baru bisa jenguk mommy sekarang" ucap eden sambil memegang tangan fabiola yang masih terbaring koma.
"Mommy eden kangen mommy. Mommy kapan bangun? Eden rindu masakan mommy.. eden pengen dipeluk mommy.." ucap eden dengan sedikit tersedu.
"Sayang.. apa kamu tega biarin eden bermohon-mohon? Apa kamu gak mau bangun yang? Apa kamu gak mau liat anak kamu juga yang baru aja lahir?" Tanya khalifa.
"Hiksss.. yang aku mohon jangan tinggalin aku lagi untuk kedua kalinya. Cukup sekali aja aku ngerasain sakit, aku mohon jangan kamu juga yang ninggalin aku" ucap khalifa.
"Daddy.. jangan nangis.. nanti mommy juga sedih kalau denger daddy nangis" ucap eden yang menguatkan daddynya.
"Hiksss.. iya sayang" ucap khalifa.
"Ya udah kalau gitu aku sama eden keluar dulu ya.. aku harap kamu bisa bangun secepatnya yang. Love you, muahh" ucap khalifa dan tidak lupa mencium kepala istrinya.
"Daddy.. eden juga mau cium mommy.." ucap eden yang meminta pertolongan karena tubuhnya tidak sampai.
"Ohhh okey siap bos.." balas khalifa. Dan akhirnya khalifa menggendong eden dan membantunya mencium fabiola.
"Selamat istirahat mommy, cepat sembuh ya mommy.. muahh" ucap eden.
...
.
.
TBC
LANJUTT???
KAMU SEDANG MEMBACA
OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA)
FanfictionPertemuan yang sangat tidak disengaja , dimana anak kecil yang sedang bermain dan terjatuh tiba2 bertemu dengan seorang malaikat yang membantunya. Apakah pertemuan ini akan berlanjut ataukah hanya sementara?
