4 bulan kemudian.
Kini kandungan fabiola sudah menginjak bulan ke kesembilan. Dimana perkiraan sekitar 2 minggu lagi ia akan melahirkan. Khalifa dan fabiola belum mengetahui jenis kelamin dari anak mereka.
Khalifa disibukkan oleh pekerjaannya yang membuat mereka sulit untuk mengadakan acara gender reveal. Jadi sampai hari ini pun dokter juga masih merahasiakan mengenai jenis kelamin anak mereka.
...
Sekitar jam 6 pagi khalifa telah selesai bersiap untuk pergi ke kantor. Hari ini khalifa pergi cepat dikarenakan ada meeting yang melibatkan dirinya maka dari itu ia berangkat lebih awal.
"Sayang.. aku pergi dulu ya.. inget kata aku kamu gak boleh kemana-mana. Jangan berkegiatan lebih okey, karena perut kamu udah besar banget takutnya kamu malah capek. Dan kalau ada apa-apa panggil aja bi ijah ya. Dan telepon aku juga kalau butuh apa-apa" ucap khalifa.
"Iya sayang.. iya.." balas fabiola
"Okey deh.. nak daddy pergi dulu ya sayang.. daddy titip mommy okey. Bilangin mommy ya sayang jangan banyak gerak.." ucap khalifa dengan membungkukkan badannya yang disamaratakan dengan perut istrinya.
"Okey daddy.. daddy hati-hati ya.. jangan lama-lama kerjanya nanti mommynya di culik orang lohh.." ucap fabiola yang mengeluarkan kata-kata dengan sengaja menggoda suaminya.
"Husss kamu tuh ngomongnya.." bantah khalifa setelah mendengar penuturan istrinya.
"Hehe bercanda sayang.. biar kamu pulangnya cepet.." ucap fabiola.
"Ya aku janji gak bakal kemaleman. Hari ini soalnya ada vendor baru yang mau dateng ke kantor. Dan aku yang bakal handle semunya buat ngawasin mereka. Jadi kayaknya jam-jam sepuluhan aku baru bisa pulang yang" ucap khalifa yang memberi penjelasan dengan baik.
"Hmm iya gak papa. Yang penting terus kabarin aku ya. Jangan lupa makan siang dan minum air jangan lupa" ucap fabiola.
"Iya istriku siap" balas khalifa.
"Ya udah jalan gih kamu.. nanti telat lagi ikut meetingnya." Ucap fabiola.
"Ya udah okey.. titip salam ke eden ya sayang. Bilangin aku gak bisa anter dia dulu" ucap khalifa.
"Iya siap daddy" balas fabiola.
"Okey deh bye sayang. Muahh" ucap khalifa dan menyempatkan untuk mencium bib*r fabiola sekilas.
"Bye hati-hati yang" ucap fabiola.
Akhirnya khalifa pun meninggalkan istrinya dan langsung melajukan mobilnya untuk pergi ke kantor.
...
At kantor khalifa.
Jam menunjukkan pukul tiga sore. Khalifa sedang berada diruangannya dan sedang disibukkan dengan data masuk. Dirinya tidak mengenal lelah demi mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
TOK.. TOK..
"Iya masuk.." ucap khalifa.
CEKLEK.
"Permisi pak.. ini ada berkas yang harus bapak tanda tangan" ucap salah satu bawahannya yang memberikan berkas kepada khalifa.
"Ohh iya taro aja di situ nanti saya tanda tangan" ucap khalifa.
"Ohh iya pak.. saya mau bilang jadi salah satu investor kita, PT. Jaya Perkasa membatalkan kontrak kerjasamanya pak.. dan kami baru saja dihubungi tadi siang" ucap karyawan itu.
"HAAAA KOK BISA?" Tanya khalifa yang terkejut setelah mendengar pernyataan dari karyawannya itu.
"Iya pak.. saya juga tidak tahu kenapa alasannya. Kami sedang berusaha untuk mengembalikan kondisi ini pak" jawab karyawan itu.
Tiba-tiba notifikasi handphone khalifa berbunyi menandakan ada pesan yang masuk. Karena dirinya penasaran dengan pesan itu akhirnya ia mencoba membukanya.
"Ya pokoknya saya gak mau tau.. kalian urus secepatnya.." ucap khalifa dan langsung fokus dengan handphonenya
"Oke baik pak.. saya permisi" ucap karyawan itu.
Setelah ia membaca pesan itu, khalifa terheran dan cukup terkejut dengan pesan masuk yang ternyata dari orang asing yang jahil.
Isi pesan itu:
"Istri kamu tidak akan aman.. pegang kata-kata saya"
"Siapa ya ini? Berani-beraninya chat kayak gini. Paling ini orang asing" ucap khalifa
Khalifa cukup terkejut dengan pesan itu, dengan sangat cepatnya ia langsung menelepon istrinya.
In call..
"Hai sayang.. tumben nelpon jam segini?" Tanya fabiola setelah mengangkat panggilan dari suaminya.
"Sayang.. kamu dirumah kan sama eden?" Tanya khalifa.
"Iya aku dirumah. Dan eden baru aja sampe dirumah belum lama. Emang kenap yang?" Tanya fabiola.
"Ohh engga papa. Aku cuma pengen tanya kabar istri sama anakku aja hehe. Pokoknya kalau kamu dirumah, suruh bi ijah atau pak wawan kunci semua pintu masuk ya. Jangan sampe ada yang kelupa okey" ucap khalifa.
"Kamu kenapa sih yang? Kok tiba-tiba banget bilang kayak gitu?" Tanya fabiola.
"Udah pokoknya kamu dengerin aja apa kata aku okey. Dan kamu jangan kemana-mana. Kalau perlu dikamar aja" ucap khalifa.
"Iya iya sayangku. Aku dari tadi juga cuma duduk di ruang tengah ini" ucap fabiola.
"Ya udah okey. Kalau gitu aku tutup ya telponnya. Love you" ucap khalifa.
"Love you too" balas fabiola.
...
Back to fabiola.
"Kenap ya dia? Kok aneh sih? Tapi ya udah lah mungkin dia khawatir kali ya aku dirumah gak sama dia" ucap fabiola yang bertanya-tanya.
"Bi.. bi.." panggil fabiola.
Tidal lama kemudian bibi datang.
"Iya buk. Ada apa?" Tanya bibi.
"Bi.. minta tolong ya, kunci semua pintu masuk yang dibelakang juga jadi kalau pun ada tamu harus bilang ke saya dulu ya bi" ucal fabiola.
"Oke siap buk" balas bibi.
...
.
.
TBC
HAIIIII IM BACKKKK
PENASARAN DENGAN KELANJUTANNYA? MAKANNYA PANTENGIN AJA OKEY.
KAMU SEDANG MEMBACA
OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA)
FanfictionPertemuan yang sangat tidak disengaja , dimana anak kecil yang sedang bermain dan terjatuh tiba2 bertemu dengan seorang malaikat yang membantunya. Apakah pertemuan ini akan berlanjut ataukah hanya sementara?
