Satu hari sebelum ulang tahun eden. Fabiola dan khalifa sudah mempersiapkan surprise mulai dari kie ulang tahun hingga kado dari khalifa dan fabiola.
At rumah khalifa.
Jam 22.00
Khalifa sudah menjemput fabiola sebelum ia pulang kerumah dari kantornya. Dan sekarang mereka telah bersama-sama.
"Kamu taro di kulkas dulu gak kuenya?" Tanya fabiola.
"Ohh iya lupa. Masih di mobil yang" jawab khalifa.
"Ihh kamu gimana si. Untung belum lama sampe kita. Ambil dulu gih, aku mau bungkus kado dari kita berdua dulu" ucap fabiola kepada khalifa.
"Oke sayang marah2 mulu. Muahh" ucap khalifa sambil mengambil kesempatan mencium pipi fabiola.
...
Beberapa jam kemudian.
Fabiola telah selesai membungkus hadiah yang telah ia dan khalifa siapkan. Sekarang mereka tengah mempersiapkan perlengkapan lain seperti topi, peluit, dan juga party pooper.
Sekitar sepuluh menit lagi menuju jam 12 tepat. Fabiola sementara mesiapkan kur ulang tahun karena sedikit berantakan dibagian atas.
"Sss aww.." ucap fabiola meringis kesakitan karena terkena api setelah menyalakan korek api.
"SAYANG.." teriak khalifa tersadar dengan suara fabiola dan langsung menghampiri kekasihnya.
"Sayang.. kenapa tanganmu?" Tanya khalifa khawatir.
"Kena api yang.." jawab fabiola dengan menambahkan ekspresi imutnya yang disengajakan.
"Mana.. mana.. coba aku liat" ucap khalifa sambil memegang tangan fabiola.
"Ini yang.." jawab fabiola sambil menunjukk lukanya dengan bibirnya yang dimajukan. Khalifa langsung meniupnya secara perlahanan.
Fabiola yang perlakukan seperti itu oleh khalifa tidak bisa menahan rasa senangnya dan tersipu akibat sikap khalifa.
"Kenapa senyum-senyum?" Tanya khalifa setelah tidak sengaja melihat fabiola.
"Gpp hehe" jawab fabiola sambil tersenyum. Dan khalifa pun melapas tangan fabiola karena ia rasa sudah cukup untuk meniupnya.
"Ya udah ayo kita siap-siap lima menit lagi ulang tahun eden yang" ucap fabiola.
"Ayukk.. udah nanti aku aja yang nyalain lilinnya" ucap khalifa.
...
Dipercepat >>>>
Khalifa dan fabiola sudah berada di depan kamar eden. Kedua orang tua khalifa tidak ada karena sedang ada urusan mendadak di luar kota.
"Oke satu.. dua.. tiga.." ucap khalifa.
CEKLEK.
"HAPPY BIRTHDAY EDEN.." ucap khalifa dan fabiola bersamaan. Dan ternyata eden sudah tertidur pulas.
"Yahh.. yang udah bobo dia yang" ucap fabiola.
Akhirnya mereka berdua mendekat ke arah kasur eden dan mulai membangunkan eden.
"Sayang.. nak" panggil khalifa sambil menepuk pelan tangan eden.
"Eden sayang.. bangun yukk ini hari jadi kamu loh" ucap fabiola.
"Mmmm.. HUAAA" eden pun terbangun dan membuka matanua sedikit demi sedikit.
"Tante cantik?" Tanya eden setelah tersadar dari tidurnya.
"Iya ini tante sayang.. bangun yukk kita tiup lilin. Kan ini hari jadinya eden" ucap fabiola.
Eden pun mengangkat badanya dan mulai duduk manis.
"Ayokk sekarang kita tiup lilin. Tapi eden make a wish dulu okey" ucap khalifa sambil memegang kue itu.
"Okey daddy" jawabnya dengan suara bangun tidurnya. Eden pun menutup mata dan mulai membuat suata harapan dalam doanya.
Hampir 3 menit eden berdoa.
"AMINNN" jawab mereka serentak.
"Oke tiup lilinnya.. satu.. dua .. tiga.." ucap khalifa memberi arahan. Dan eden pun langsung meniupnya.
Fabiola dengan setia merekam moment yang sangat harmonis ini dan tidak lupa juga ia menghadapkak kamera kearah dirinya agar ia bisa terlihat.
"Yey.. selamat ulang tahun ya sayang. Daddy selalu berdoa pokoknya eden jadi anak yang pintar, berbakti ke orang tua. Selalu dengar-dengaran sama oma sama opa. Jadi anak yang baik juga. Yang terpenting dari semua eden harus selalu sehat ya nak" ucap khalifa dan ia meletakkan kue itu di atas meja dan memberi ciuman kepada anaknya.
"Okey sekarang tante cantik.." ujar khalifa.
"Selamat ulang tahun ya eden sayang. Emm kalau doa dari tante, semoga eden jadi anak yang pintar, nurut sama daddy sama oma opa, anak yang baik-baik dan sehat selalu juga. Muahh" ucap fabiola diakhiri mencium kedua pipi eden.
"Makasih banyak daddy dan tante cantik. Eden senengggg banget bisa di surprise-in sama daddy dan tante cantik hihi" ucap eden dengan sangat senangnya.
"Iya sayang sama-sama" balas merek serentak.
"Emm kalau daddy boleh tau, apa si yang eden minta ke Tuhan tadi?" Tanya khalifa kepada eden.
"Rahasia daddy. Nanti besok daddy bakal tau pokoknya" ucap eden.
"Ohh oke daddy bakal tagih janji itu" ucap khalifa.
"Udah yukk sekarang kita foto" ucap fabiola.
"AYUKKKK" balas eden langsung memeluk fabiola.
...
.
.
TBC
LANJUTT???
KAMU SEDANG MEMBACA
OCCURSUM (KHALIFA & FABIOLA)
FanfictionPertemuan yang sangat tidak disengaja , dimana anak kecil yang sedang bermain dan terjatuh tiba2 bertemu dengan seorang malaikat yang membantunya. Apakah pertemuan ini akan berlanjut ataukah hanya sementara?
