FOLLOW NuraIleana
VOTE, COMENT AND SHARE
HAPPY READING
•••
Guru sedang menjelaskan materi di depan kelas. Para murid memperhatikan dengan seksama. Sebagian materi yang dijelaskan guru ada yang masuk ke telinga kanan dan keluar telinga kiri, ada juga murid-murid yang langsung paham materi yang dijelaskan biasanya murid seperti ini masuk kategori pintar atau cerdas.
Terkecuali Ethan yang dari tadi wajahnya berseri-seri tidak seperti biasanya jika sedang belajar pasti terlihat serius. Le yang dari tadi sibuk corat-coret di halaman belakang bukunya menoleh ke arah Ethan. Saat masuk kelas tadi wajah Ethan seperti bercahaya dari kejauhan, Le curiga apakah dia dapat durian runtuh? Pikirnya.
Le bersiul, menyadarkan Ezra dan Carel yang masih fokus memperhatikan. Siulan kedua barulah Ezra menoleh ke arah Le, sedangkan Carel acuh tak acuh dia males banget kalo meladeni Le yang absurt.
"Apa?" Bisik Ezra.
Le menunjuk Ethan dengan matanya. Ezra melirik kearah Ethan ia bingung apa yang dimaksud Le.
"Apa?" Tanya Ezra lagi.
"Noh, besti lo kayanya lagi senang banget, dari tadi senyumnya gak luntur-luntur," jawab Le berbisik.
"Dapet uang kaget, kali." Celetuk Ezra mulai paham.
"Anjir, gak uang kaget juga kali. Paling kalo gak lagi jatuh cinta pasti dapat bonus kebebasan dari bonyoknya." Kekeh Le. Ezra ikut terkekeh, dia menyadari tentang perubahan karakter Ethan cepat berubah semenjak dia suka sama seseorang.
"Le, Ezra. Kenapa kalian ngobrol? Tolong jelasin apa yang bapak maksud tadi." Tegur guru itu. Le dan Ezra yang sedang tersenyum tiba-tiba senyumannya hilang seketika.
Ezra dan Le yang ke spil jadi mati kutu, mereka malah nyengir. Ezra dengan terbata-bata menjelaskan sedikit yang dia tahu, walaupun hanya 1/4 penjelasan setidaknya tidak seperti Le yang sama sekali tidak bisa menjawab.
Sedangkan di kelas XII 1 mereka sedang masuk pelajaran olahraga dengan praktek basket. Di kelas ada 25 murid dibagi menjadi 6 kelompok, satu kelompok terdiri dari 4 orang, 2 laki-laki dan 2 perempuan.
Dari tadi ke 6 kelompok itu bergulir memperebutkan poin secara bergulir antara kelompok 1 dengan 2 dan seterusnya. Karena kelompok Anez mendapatkan poin yang banyak, maka mereka harus ditandingi lagi dengan kelompok 6 yang memiliki poin yang seri juga.
Kelompok Anez terdiri dari Anugrah, Aldi, dan Bianca. Sedangkan tim lawan ada Hito, Gavin, Caramel, dan Naomi. Mungkin, kelompok Anez tidak akan mendapatkan poin tertinggi jika tidak ada Anugrah apalagi dirinya paling cupu kalo berhubungan dengan olahraga.
1
2
3
Prittt!
Suara peluit terdengar nyaring menandakan mereka harus memulai. Pertandingan sangat sengit di tim 2 ada Anugrah si juara basket tiap tahun dan ada Aldi yang jago mengelabui musuh. Sedangkan di tim 6 ada Hito atlet basket dari SMP, Gavin si paling fokus, dan Naomi walaupun Naomi cupu di pelajaran tapi dia cukup mahir dalam olahraga. Seperti sekarang dia bahkan mendribble bola terus menerus sampai tim lawan susah mengambilnya. Dan...
Gol
Bola masuk ke dalam ring oleh Hito atas operan dari Naomi.
"Nez, kaya tadi lagi, ya. Kalo lo kesulitan buat ambil bola setidaknya tahan mereka semampu lo buat gak masuk ke ring. Terus biar Aldi yang ngecoh lawan dan gue yang ambil operan dari Aldi, sekaligus lo juga Bianca, ngerti?" Mereka mengangguk dengan arahan Anugrah.
KAMU SEDANG MEMBACA
SHENA
Teen FictionKehilangan dan rahasia terus menghantui Anez. Dari kematian orang tuanya, hingga ia mengetahui rahasia tentang kematian ayahnya dan penyakit yang disembunyikan ibunya membuatnya meninggal. Namun, adanya Ethan memberikan warna dan arti cinta sesunggu...
