JANGAN LUPA FOLLOW NuraIleana
VOTE, COMENT, AND SHARE
HAPPY READING
•••
"Ikut gabung," ucap Ethan duduk begitu saja di meja yang sama dengan Anez dan teman-temannya bersama Carel dan lainnya.
"Nez, kamu udah baca chat aku kenapa gak dibales?" Tanya Ethan tiba-tiba.
"Dih, aku kamu," ejek Le sebelum menyeruput kuah soto.
"Oh aku lupa, insyaallah minggu aku kesana tapi aku bareng Caramel, ya." Putus Anez.
Caramel yang asik dengan makanannya langsung melirik ke arah Anez. "Memangnya kita mau kemana, Nez. Gak mau ah, hari minggu waktunya aku ngelukis." Tolak Caramel.
Anez menghela nafas, dia cukup kesal dengan Caramel yang lemot.
"Aku mau ke panti asuhan ketemu anak-anak disana, kamu ikut ya? Atau Naomi mau ikut juga?" Tawar Anez.
"Ah, enggak. Gue hari minggu ada acara keluarga," elak Naomi.
"Nez, gue kan gak suka anak kecil masa lo ajak gue, sih." Melas Caramel.
"Ya udah, kalo gak akan ikut aku gak akan memaksa. Insyaallah Bunda gak masalah," ucap Ethan berusaha memahami.
"Lo kenapa cuman ajak Anez doang, kita-kita juga pingin ketemu Bunda Aisyah," sahut Le tiba-tiba. Ethan mendelik tajam ke arah Le, tapi dia tidak memahami kode Ethan.
Carel yang di sampingnya menginjak kaki Le. "Lebih baik lo diem." Ketus Le.
"Gapapa, aku juga sudah janji sama Bunda Aisyah untuk datang. Seperti biasa aku diantar oleh Mang Adi." Putus Anez.
Selang beberapa menit Mega datang begitu saja ke meja mereka, mereka tidak mungkin mengusir Mega apalagi ada satu kursi yang kosong di samping Ethan.
Terlihat jelas Mega terus saja mengajak Ethan mengobrol, tidak seperti yang sebelumnya Ethan akan terus menjawab setiap jawaban Mega tapi sekarang Ethan tidak banyak merespon. Matanya sesekali melirik Anez, ia takut membuat Anez salah paham tapi Mega dari tadi terus saja berbicara.
"Rame banget, yah." Sindir Naomi halus.
"Iya, Naomi. Aku mau ngajak Ethan balapan motor vespa, kalo kalian mau ya ayo." Ajak Mega tanpa tahu yang lain merasa risih.
"Ayo ayo! Seru pasti itu, nanti gue bawa motor jadul gue, dah. Tapi, gue boleh ikutan gak?" Seru Le. Carel yang di sampingnya langsung menginjak kaki Le. Le meringis, lumayanlah injakan Carel berasa diinjak kaki gajah.
"Ya, boleh. Balapan itu buat umum, kok," ucap Mega ramah.
Dari tadi Anez hanya diam, entah apa rasanya hawanya mulai memanas. Cemburu? Oh no, dia bahkan bukan siapa-siapa Ethan dan gak lebih dari teman. Walaupun kebanyakan orang anggap hubungan mereka HTS tapi kan siapapun masih bisa ada celah buat mereka yang suka Ethan.
"Hm, aku duluan, ya. Aku kebelet, kebetulan juga makanannya sudah habis." Anez membereskan tempat makannya dan pergi begitu saja dan diikuti Naomi dan Caramel.
"Mereka mau ke toilet juga?" Tanya Mega heran melihat Naomi dan Caramel ikut beranjak pergi.
"Gue duluan, gue lupa tadi harus ke ruang guru," elak Ethan. Tanpa basa-basi dia pergi meninggalkan teman-temannya.
~•~
Anez keluar dari toilet. Padahal ucapan Anez yang kebelet itu hanya alasan, eh, takdir malah buat dia harus ke toilet. Sedangkan Naomi dan Caramel malah disuruh guru untuk ambil buku paket dan buku tugas siswa kelas 11 ke ruang guru.
KAMU SEDANG MEMBACA
SHENA
Novela JuvenilKehilangan dan rahasia terus menghantui Anez. Dari kematian orang tuanya, hingga ia mengetahui rahasia tentang kematian ayahnya dan penyakit yang disembunyikan ibunya membuatnya meninggal. Namun, adanya Ethan memberikan warna dan arti cinta sesunggu...
