"Will telan buburnya, jangan hanya kau simpan di mulut," ujar Sena segera mendekatkan kembali sendok berisi bubur pada mulut William.
William yang semula terfokus pada televisi di ruang rawatnya kini menoleh cengengesan dan segera menelan bubur yang ada di mulutnya.
"Kapan Will pulang? Tangan Will sakit dipasang alat seperti ini. Apa boleh dilepas?"
Sena menatap tangan William yang terpasang infus. "Tidak. Tidak. Will tidak boleh melepasnya. Nanti jika Will koma lagi bagaimana? Memangnya Will ingin koma lagi?"
"Koma? Yasudah, Will tidak akan melepasnya."
"Anak pintar," ujar Sena sembari mengelus rambut William.
Seoyon hanya tersenyum melihat Sena dan William. Sedangkan Junmyeon memilih duduk di sofa sambil termenung.
"Jadi kapan aunty akan menikah dengan daddy?"
"Minggu depan." Tiba-tiba Junmyeon bersuara.
"Apa?!" Sena bahkan hampir memecahkan mangkuk bubur di tangannya.
Jelas saja! Minggu depan apanya? Sena bahkan tidak pernah setuju untuk menikah dengan Junmyeon.
"Hm. Minggu depan. Kau bisa bersabar sedikit untuk menunggu minggu depan kan Will?" tanya Seoyon.
Ada apa ini? Kenapa mereka dengan se-enaknya mempermainkan Sena seperti ini?
"Sena kau setuju kan?" Seoyon menatap Sena.
Sementara Sena gelagapan. Bingung harus menjawab apa. Tetapi melihat William menatapnya penuh harap membuat Sena menghela napas dan mengangguk ragu.
"Siapa yang akan menikah?" tiba-tiba sebuah suara membuat semua orang menoleh.
"Uncle Baekhyun!"
Baekhyun melangkah masuk. Matanya tak lepas dari Sena. Bagaimana mungkin pria itu tidak merasa marah? Malam itu Sena tidak datang, dan selama 2 hari ini gadis itu seolah menghilang begitu saja ditelan bumi.
Dan sekarang tiba-tiba gadis itu ada disini dan setuju akan menikah dengan Junmyeon?
Baekhyun mendekati William dan mengelus rambut anak itu. "Bagaimana kabarmu tuan kecil?" dan anak itu hanya tersenyum.
"Uncle Baekhyun membawakan mobil-mobilan yang Will inginkan kan?"
"Tentu saja! Ini, kau bisa memainkannya nanti disaat kau sudah pulang ke rumah."
William kini asik melihat-lihat mobil-mobilan yang dibelikan Baekhyun. Sementara Baekhyun kembali menatap ke arah Sena yang juga sedang menatapnya.
Pria itu memalingkan wajahnya. "Siapa yang akan menikah?"
"Junmyeon dan Sena. Minggu depan," balas Seoyon
Baekhyun menoleh ke arah Seoyon. Mantan istri Junmyeon yang baru dia kenal selama 2 hari ini. "Benarkah? Minggu depan?"
Seoyon mengangguk. "Minggu depan," ulangnya lagi.
Baekhyun menatap Sena kembali. "Baiklah. Selamat atas pernikahan kalian nanti."
"Tidak ada pernikahan."
Semua orang langsung menoleh ke arah William.
"Aunty, jangan menikah dengan daddy. Karena bukan itu yang Will inginkan."
Semua orang kebingungan. Bukankah anak itu sendiri yang bilang ingin Sena menjadi ibunya? Lalu sekarang apa?!
"Daddy....." panggil William membuat Junmyeon menoleh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Animosity
Fanfic(COMPLETED) Byun Baekhyun, seorang jaksa tampan yang datang dalam kehidupan Park Sena secara tiba-tiba. Dengan semua perkataan dan tingkah manisnya, berhasil meluluhkan Sena. Pesona dan kebaikan pria itu berhasil menarik Sena untuk membuka ruang hat...
