Ini panjang banget banget.
Bacanya pelan-pelan. Ini special chapter terakhir hoho.
Selamat membaca. Maapkan kalo ada typo yes~
***
Sehun yang baru pulang dari rumah sakit setelah mengoperasi pasien berjam-jam, langsung masuk terburu-buru ke dalam rumah ibunya.
"Buka dulu sepatumu," kata Mi Yeon sembari memberikan sandal pada Sehun.
Sehun memakainya dengan cepat. Dia melihat Mi Yeon yang sepertinya juga baru pulang kerja karena masih memakai setelan rapinya.
Memang, anak laki-laki mereka——Junyeong atau sering dipanggil Jun, setiap hari dititipkan pada Ibu Sehun saat Sehun bekerja dan Mi Yeon bekerja. Entah itu Mi Yeon atau Sehun yang pulang lebih cepat akan menjemput Jun.
Tapi katanya anak itu hari ini jatuh sakit.
"Bagaimana Jun?" tanya Sehun.
"Ibu katanya sudah mengompresnya, dan demamnya sudah mulai sedikit turun."
"Dimana dia?" tanya Sehun lagi.
"Di kamar ibu."
Sehun dengan cepat segera ke kamar ibunya, diikuti Mi Yeon. Dia melihat anaknya itu tengah berbaring dengan mata terpejam dan kain kompresan yang ada di dahinya.
Mengabaikan rasa lelahnya, Sehun lamgsung duduk di sisi ranjang. Dia mengambil stetoskopnya.
Dia memeriksa Jun dengan telaten sementara Mi Yeon dan ibu Sehun yang sejak tadi ada di kamar, memperhatikan.
Setelah selesai, Sehun beralih mengambil kain kompresan di dahi Jun dan mengusap keringat di sekitar leher anaknya itu. "Hanya demam biasa. Akan segera turun setelah minum obat."
Perkataan Sehun membuat Mi Yeon menghembuskan napasnya lega.
"Daddy?" lirih Jun yang mulai membuka matanya.
"Iya jagoan. Ini daddy." Sehun mengusap keringat di dahi Jun.
"Daddy, Jun sakit..." Jun merengek. Dia bangkit dan menaikkan kedua tangannya memberi isyarat agar Sehun menggendongnya.
Sehun langsung menggendong Jun dan bangkit. Jun menyandarkan kepalanya di bahu Sehun dengan matanya yang sayu.
Sehun mengusap-usap punggungnya. "Tidak apa-apa, jagoan. Setelah minum obat, Jun akan sembuh."
"Jun, daddy pasti lelah setelah mengoperasi pasiennya. Jun bersama momsky dulu ya?" bujuk Mi Yeon mendekat ke arah Jun yang sedang digendong Sehun.
Sehun menoleh ke arah Mi Yeon. "Tidak apa-apa. Aku akan menggendongnya sampai dia tertidur lagi."
"Lebih baik kalian menginap disini, tidak mungkin kan membawa Jun pulang dengan keadaan Jun yang sakit?" Saran ibu Sehun.
"Sebagian pakaian Sehun masih ada di kamarnya, dan kau bisa memakai pakaian Alana yang masih dia simpan disini juga."
Mi Yeon mengangguk setuju. "Kalau begitu, aku mau mandi dulu."
"Kajja, kita ke kamar daddy. Jun tidur di kamar daddy ya?" Sehun membawa Jun menuju kamar yang ditempatinya dulu sebelum menikah.
Mi Yeon menyusul ke kamar Sehun setelah mengambil pakaian Alana terlebih dahulu di kamar Alana.
Dia melihat Jun berbaring dengan selimut yang menutupinya sebatas dada. Sekali-kali mengangguk dan menjawab saat ayahnya itu mengajaknya bicara.
"Jun sayang. Jangan tidur dulu ya. Momsky buatkan makanan dulu. Jun makan dulu lalu minum obat, baru tidur. Oke?" Mi Yeon berbicara pada anaknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Animosity
Fanfic(COMPLETED) Byun Baekhyun, seorang jaksa tampan yang datang dalam kehidupan Park Sena secara tiba-tiba. Dengan semua perkataan dan tingkah manisnya, berhasil meluluhkan Sena. Pesona dan kebaikan pria itu berhasil menarik Sena untuk membuka ruang hat...
