Bab 30 ~ Kesal

927 37 0
                                        

Bila waktuku tersisa
Untuk selalu di sisi menjaga hatimu
Aku kan selalu mencoba
Berikan yang terbaik untuk kau miliki
Tapi maafkanlah aku, waktuku hanya sesaat
Aku tak bisa memiliki, menjaga cintamu
Walau sesungguhnya hatiku
Mencintaimu, memilikimu
Aku tak ingin kau terluka, mencintai aku
Hapuslah air matamu dan lupakan aku
Sendiri, di batas asaku
Hanya ingin kau bahagia, jalani hidupmu
Aku kan selalu mencoba
Berikan yang terbaik untuk kau miliki
Tapi maafkanlah aku waktuku hanya sesaat
Aku tak bisa memiliki, menjaga cintamu

ARMAN mengerling sekilas majikannya yang sedari tadi hanya termenung jauh. Sudah hampir 30 minit perjalanan mereka ke KLIA untuk menaiki penerbangan ke Singapore namun tiada satu perkataan pun yang keluar dari mulut Fareiz. Sudahnya, hanya kerancakkan lagu dia radio sahaja yang memecahkan kesunyian di dalam kereta itu.

Fareiz memandang kosong ke luar tingkap, memandang kereta-kereta yang laju menyusur di jalan raya. Seketika kemudian tanpa sedar airmatanya menitis di pipi.

"Fareiz...sayang..."

Fareiz memejamkan matanya. Suara lembut dan senyuman Ivy ketika menyapanya tadi benar-benar membuatkan dia terasa begitu teruk. Dia kejam. Kejam pada gadis yang tidak pernah kenal erti benci itu. Tipulah kalau hatinya tidak tersentuh dengan Ivy yang masih boleh menegurnya dengan senyuman itu. Sudah lebih sebulan mereka tidak berhubung, masakan gadis itu bisa tenang seperti sebelum ini? Sungguh Fareiz tidak dapat bayangkan betapa remuknya hati Ivy dalam diam, memendam segala rasa rindu, sedih dan sakit hati kerana dilayan sebegitu.

'Maafkan I, Ivy. I betul-betul minta maaf. I sangat pentingkan diri. Tapi i tak layak untuk gadis sebaik you, sayang.'

Telepon yang berada di tangan dipegang erat. Wajah polos gadis yang menghiasi screen phone di tatapnya. Pasti gadis itu sedang menangis dan susah hati. Mengenangkan keadaan Ivy, Fareiz pantas memegang dada. Hatinya terasa begitu ngilu.

"Arman" Panggil Fareiz spontan.

"Ya Tengku?"

"Please turn back."

Izinkan Aku BernafasCerita yang buat anda obses. Terokai sekarang