Kehadiran gadis berpipi mandu di kampus kini telah menjadi sorotan bagi mahasiswa lainnya. Bagaimana tidak, setelah hampir satu bulan ia tak mendatangi kampus, dan sekarang ia justru hadir hanya untuk mengambil cuti.
Tentu tindakan yang di ambil oleh Jennie saat ini sangat tidak wajar bagi seseorang sepertinya. Ingin sekali mereka bertanya, tapi begitu enggan karena gadis itu memang sangat sulit untuk di dekati.
"Apa kau benar-benar Jennie?" gadis bermata kucing itu mendesis kesal karena sejak tadi namja bernama Taehyung itu terus saja mengikuti nya.
"Ya, mau sampai kapan kau akan menguntit ku? Berhentilah, kau membuat ku risih." Ucapan Jennie memang terdengar dingin. Tapi sepertinya kalimat itu tak akan berpengaruh sedikitpun pada Taehyung. Justru ia tertawa puas saat melihat wajah menekuk milik gadis berpipi mandu itu.
"Aku tidak akan menguntit jika kau berhenti saat aku memanggil mu," Jennie memutar bola matanya kesal lalu kembali menatap namja di hadapannya jengah.
"Jadi, apa yang ingin kau tanyakan?"
"Oh, sebenarnya aku merasa kau sangat aneh belakangan ini. Kau tidak datang ke kampus selama satu bulan penuh, lalu sekarang. Kau mengambil cuti? Bukankah ini mengejutkan?" Jennie tak langsung menjawab.
Mungkin karena Taehyung yang memang sudah mengenal Jennie cukup lama hingga membuat ia sangat bingung dengan perubahan gadis itu.
"Tidak ada yang aneh. Aku masih Park Jennie yang biasa kau kenal."
"Mwo?"
"Dan sepertinya, tidak apa jika aku mengatakan alasanku padamu untuk mengambil cuti ini." Taehyung mengerutkan kening nya bingung. Hingga kedua matanya membulat saat melihat senyum itu dari wajah mandu Jennie.
"Aku akan pergi liburan bersama keluarga ku, terutama Lisa."
....
Gadis berponi itu tampak terdiam dengan mata membulat karena terkejut. Di depannya sekarang, ia melihat hamparan air bewarna biru jernih dengan ombak yang tak terlalu cepat. Tidak hanya itu, pemandangan indah yang disuguhi kali ini benar-benar sudah membuat nya tercengang. Pasir putih yang memanjakan mata, serta hawa sejuk menenangkan.
"Wah, apa aku... Sedang bermimpi?"
"Ya, apa kau tidak bisa membedakan mana yang nyata dan mimpi?" gadis jangkung itu menoleh ke arah ketiga unnie yang berdiri di samping nya.
Jika dipikir lagi, ini kali pertama Lisa datang ke tempat yang seindah ini. Awalnya ia terkejut saat kedua orang tuanya tiba tiba mengatur jadwal untuk pergi liburan. Dan siapa sangka bahwa tempat liburan mereka kali ini adalah tempat yang selama ini selalu gadis itu idam-idamkan.
Dan disinilah mereka sekarang, di salah satu pantai terindah pulau Jeju atau lebih tepatnya pantai Hyeopjae.
"Bagaimana, kau suka?" dengan cepat Lisa mengangguk kan kepalanya semangat. Ketiga yeoja yang berdiri di samping sang bungsu tampak terkekeh melihat tingkah Lisa.
"Aku tidak menyangka akan datang ke sini, ku pikir semua itu tak kan pernah terjadi."
"Ani, katakan saja apapun yang kau mau Lisa-ya. Kami akan melakukan nya untuk mu," Lisa menoleh ke arah yeoja dengan surai hitam itu yang kini tersenyum padanya.
"Hm, gomawo unnie." Jisoo mengusap lembut surai cokelat milik sang bungsu. Lalu ia kembali mengedarkan pandangan mencari sosok kedua orang tua mereka.
"Kalian masih di sini? Kenapa tidak mulai bermain?" perhatian keempat yeoja itu teralihkan pada kehadiran sang ibu yang membawa beberapa makanan ringan untuk putri nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alone[End]✔
Short StoryAku ada tapi tiada. Kesepian telah menjadi temanku, dan hadirku hanya benalu. "Sebenarnya apa tujuan mu?" - Park Jisoo "Apa yang kau inginkan? Uang?" - Park Jennie "Kembalikan kebahagiaan keluarga ku!" - Park Chaeyoung "Aku hanya ingin diakui." - L...
![Alone[End]✔](https://img.wattpad.com/cover/234041397-64-k563732.jpg)