52. Selamat Tinggal, Jessie

835 82 8
                                        

PAGI, SIANG, SORE, MALAM
TANTE-TANTE TERSAYANG!

PAKABAR? SEHAT TERUS YA, JANGAN LUPA TERAPKAN 3S. SADAR DIRI, SADAR MUKA, SADAR POSISI.

JANGAN INSECURE!
KAMU CANTIK KOK! APALAGI KALAU GAK PAKE FILTER. BEUHHH BERDAMAGE UY 😭💗.

JANGAN LUPA BERNAPAS!
KALAU MASIH BISA NAPAS, KLIK BINTANG DI POJOK BAWAH! RAMEIN JUGA KOMENNYA, SIAPA TAU NAMA KAMU MASUK NOVEL U.M NANTI XIXIXI... DO'AIN AJA DULU, AAMIIN 🙏.

~ HAPPY READING! ~

***

"Aku mohon, bangun lah dari kenyataan dunia yang pahit ini,"

***

JESSIE membanting slingbag miliknya asal, lalu melompat ke atas kasurnya. Ia membuka ponselnya yang sudah di penuhi notifikasi pesan dari Wisnu.

Pacar ❤
Assalamualaikum calon
istriku, muach 😘😗😍

Pacar ❤
Hai bebskyuhhhh

Pacar ❤
Ketchup manjyahh dari
om-om gula papah unchh 😘😗

Pacar ❤
HMMMM... HARUM CANTIQQ
WANGI BERSYERIHH! HARI INI,
AKU MO MAKAN KYARII 😗😙😍

Jessie mengerutkan dahinya kebingungan. Benarkah ini Wisnu Aldrerich Sanjaya yang menyeramkan dan ditakuti oleh banyak orang? Membaca tulisannya saja sudah membuatnya mulas.

"Ini beneran Wisnu?" gumam Jessie.

Ya, dari percakapan mereka sebelumnya pun Wisnu tak pernah seperti ini. Jangan-jangan, kekasihnya itu terinfeksi virus jamet yang ditularkan oleh Adam dan Kinos?!

Jessie
Kumaha teuing teh?

Jessie
Sehat kah?

Tak perlu waktu lama, Wisnu membalas pesannya.

Pacar ❤
Astaghfirullah.

Pacar ❤
Adam sama Kinos tadi mainin
hape gue.

Jessie ada inisiatif untuk membalas. Namun, tiba-tiba pintu kamarnya di dobrak oleh seseorang yang membuatnya terkejut.

"KENAPA LO PULANG MALEM?!" tanya Agam sambil berkacak pinggang.

Jessie berdecak sebal. Memandang wajah cowok di hadapannya saja sudah ingin membuatnya muntah.

"Apa peduli lo?" jawab Jessie dingin. Ya... ala-ala suara David begitu, sih.

Agam mengusap wajahnya kasar. Seharian dari pagi hingga malam adiknya itu keluyuran entah kemana. Tentu sebagai kakak yang baik hati ia panik dan khawatir.

"Ya gue harus peduli lah!"

"Gue gak butuh kepedulian lo,"

Agam menarik paksa Jessie hingga ke bawah. Walapun Jessie terus memberontak untuk di lepaskan, Agam tetap tidak peduli dan menyeretnya layaknya anjing.

Unforgettable Memories [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang