SPESIAL CHAPTER 2

579 59 1
                                        

SKSKSK SUMPAH BAKALAN RINDU BANGET SIH AKU SAMA KALIAN YANG BAIK HATI DAN TIDAK SOMBONG.
SEMANGAT TERUS YA! SOALNYA DIAM-DIAM ADA YANG MENCINTAIMU!

KALAU NANTI UDAH BENERAN SELESAI, JANGAN LUPA FOLLOW SAYA SUPAYA GAK KETINGGALAN BANYAK CERITA AKU DAN XEAGLE UNIVERSE LAINNYA MANTEMAN-!!

~ HAPPY READING! ~

***

"Seburuk-buruknya kenangan, mereka memiliki sebuah cerita yang sepatutnya untuk di kenang,"

***

"LANGSUNG pulang aja nanti, lo semua jangan malah minggat kemana-mana!" ujar Dinda yang menatap Disa dan Jessie bergantian.

"Lah, emang kenapa?" tanya Disa.

"Gue enggak mau kalian jalan-jalan nanti gak ngajak gue. Langsung potek hati aku nanti," ungkap Dinda langsung tanpa pikir panjang.

"Orang lo sendiri mau ngebucin bareng kak Adam kan? Kita juga mau seneng-seneng kali," celetuk Jessie seraya memakan snack di tangannya.

Mereka bertiga sedang berada di parkiran sekolah setelah bel pulang berbunyi sekitar sepuluh menit yang lalu. Semua itu gara-gara Jessie yang malah membeli banyak makanan ringan di minimarket terlebih dahulu.

"Ya tetep gak boleh!"

"Serah kita!"

"ENGGAK BOLEH!"

"Beb, kenapa teriak-teriak ih kayak orang utan aja," tegur Adam yang tiba-tiba muncul bersama motor sport miliknya yang berwarna hitam dominan tersebut.

"Ini lho, Beb! Masa Jessie sama Disa mau kemana-kemana tanpa adanya Dinda yang lucu ini," adu Dinda seraya sok imut di hadapan Adam.

"Emang kita mau kemana?" tanya Jessie kebingungan.

"Enggak tau tuh, Dinda aja yang lebay kak!" jawab Disa sambil menahan tawa.

"Udah, jangan berantem. Terserah Jessie sama Disa dong mau kemana, kita kan mau jalan-jalan juga kan?" ujar Adam seraya menaikkan-turunkan alisnya menggoda Dinda.

"Alah sia boy! Gue tinggal dulu, ya! Dadah jomblo yang cuma bisa ngehaluin yang fiksi aja!" pamit Dinda sambil tertawa puas.

Jessie dan Disa hanya bisa melihat motor Adam yang sudah melaju meningggalkan mereka. Ya begitu lah, nasib masih sendiri sampai sekarang. Begitu mengenaskan.

"Enak ya, liat Dinda bisa begitu. Kapan coba gue bisa kayak Dinda," ucap Disa merasa iri dengan sahabatnya itu.

"Pasti deh, kapan-kapan! Berdoa aja, biar lo gak jomblo lagi," jawab Jessie seraya terkekeh pelan.

"Ya udah, Jes. Gue mau langsung pulang buat buka warung, maaf ya gue gak bisa pergi jalan-jalan,"

Jessie mengangguk. "Lah emang kita mau jalan-jalan ya? Ko gue lupa,"

"Entah, ngikutin Dinda tadi yang mabok keknya. Bye, Jes!" ucap Disa seraya berlari kecil meninggalkan parkiran.

"Bye!" balas Jessie. Maka sekarang, adalah waktu paling terbaik untuk Jessie makan seblak! Mungkin setelah pulang nanti, ia akan membuat seblak sendiri. Tidak seperti kamu yang tidak mau berjuang dan mesan lewat gofood.

***

JESSIE menatap dari kejauhan rumahnya yang terlihat sudah ada orang yang ia tunggu-tunggu. Gadis itu berlari kecil sambil tersenyum melihat sosok cowok tersebut.

Unforgettable Memories [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang