19. Urusan

1.5K 304 83
                                        

~ HAPPY READING! ~


***

"Bulan membutuhkan sinar
matahari untuk bersinar. Dan
kamu, butuh aku untuk bahagia,"

***

"KENAPA kalian semua gak cari di toilet cewek? Punya otak dipake nggak sih?" Ujar Wisnu, kesal. Ia baru mendapatkan kabar tentang Jessie yang ditemukan gantung diri di toilet perempuan. Kabar itu bahkan sudah tersebar ke seluruh seantero sekolah.

Hening. Tidak ada satu pun orang yang bersuara. Mereka sibuk menunduk takut menatap tatapan super tajam dari Wisnu Alderich Wijaya. Kecuali Fatih. Bocah dingin itu asik bermain game online di ponselnya.

BRAKKK!

"SIAPA YANG TADI SEMPET KE TOILET CEWEK?!!" Tanya Wisnu seraya menggebrak meja dengan kencang hingga membuat telapak tangannya memerah.

Seluruh anggota inti Xeagle lansung menunjuk Arya. Membuat yang ditunjuk langsung menciut ketakutan.

Wisnu menatap Arya dengan tajamnya. "Bener?"

"Ng... nggak kok! Si Adam tadi yang tadi nge--"

"Heh! Ngapain lo nuduh-nuduh gue segala hah?! Minta ditampol nih bocah!" Adam menarik lengan seragamnya ke bahu dan menyiapkan bogem mentah yang akan segera meluncur.

Arya menelan salivanya dan mengeluarkan ponselnya. Tak lama kemudian, ponsel Adam berdering.

Anak Bebek
Kali ini aja, Dam. Sejuta gue transfer deh! Suer!

Adam tersenyum jail sambil menatap Arya. Kedua jempolnya langsung menjawab chat dari Arya.

Adam
Kurang. Tiga juta deh

Arya mencebikkan bibirnya. Argh!! Bisa-bisa, uang jajannya di potong Ayahnya bulan ini. Dasar cowok sialan!

Anak Bebek
Iya-iya, tiga juta deh. Tapi lo janji ya, lo jangan kasih tau siapa-siapa

Adam
Deal!

Kedua cowok itu langsung mematikan ponselnya. Wisnu yang masih menunggu jawaban di antara mereka berdua hanya bisa bersabar. Dijamin, orang sabar disayang Tuhan.

"Iya, gue tadi yang ngecek toilet cewek. Kenapa?" Adam menjawab.

Wisnu menarik seringainya. "Lo yakin?? Atau mungkin..." ia berjalan mendekati Adam. Perlahan-lahan, Adam mundur menjauh dari Wisnu.

"Arya yang tadi kesana,"

Ketiga pasang mata langsung melirik orang yang bersuara. Ya pasti, kalian tau kan siapa yang mulutnya ceplas-ceplos di anggota Xeagle?

Arya menyikut perut Kinos sehingga yang di korbankan meringis kesakitan.

"Ngapain lo kasih tau? Ah, lo gangguin aja!" Bisik Arya.

"Serah-serah gue dong. Ini kan mulut gue. Terserah gue mau ngomong apa aja," Kinos tersenyum jahat.

Wisnu berjalan mendekati Arya yang duduk di sofa paling ujung. Ia mengepalkan tangannya sekuat mungkin untuk meninju targetnya.

Unforgettable Memories [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang