61. Akhir Kisah Cintanya

567 70 4
                                        

JUDUL YANG MENJADI LUAPAN
KEBAHAGIAAN TIM ANTI WISNU
NIH WKWK! JADI BINGUNG SIH,
KENAPA KALIAN SEBENCI ITU
SAMA WISNU. PADAHAL SUDAH
GANS, GENTLE PULA. KENAPA
TUCH KAK? JAWAB DULU SKUY-!

TIM #JessieDavid JANGAN BAHAGIA
DULU. KAU PIKIR MEREKA BISA BERSAMA? HAHA! TIM #JessieWisnu JUGA! XIXIXI #PirJahat

(BTW, PANGGIL AKU PIR YE!)

~ HAPPY READING! ~

***

"Menjalin kasih tentunya akan banyak tantangan yang dilewati. Jika memang belum sanggup, lebih baik melepaskan daripada nantinya membekaskan luka saja,"

***

WISNU semakin diliputi perasaan bersalah saat ia menggertak Jessie dengan kasar saat ia berkunjung ke rumah kekasihnya itu tadi pagi. Ia sekarang sedang berada di markas bersama teman-teman satu gengnya.

Waktu menunjukkan pukul setengah tiga siang. Sinar matahari sedang terik-teriknya saat itu.

"Astaghfirullah, capek banget gue rebahan disini. Mau istirahat malah nguras keringat," keluh Adam sambil menggunakan buku tulisnya sebagai kipas.

"Iya, nih. Bos kita miskin banget, ya? Gak sanggup beli AC. Kipas angin pun cuma satu," sindir Arya ikut-ikutan.

"Ye, emang lo pernah ngikut patungan beli kipas angin?" tanya Kinos.

"Pernah ya! Malah setiap bulan gak lupa!" jawab Arya.

"Bapak kau. Lo cuma nyumbang dua ribu doang," timpal Fatih.

"Hooh, kere teriak kere!" tambah Adam menistakan Arya.

Arya mencebikkan bibirnya kesal. Sok imut kelihatannya. Mau lihat?

"Jahat banget kalian. Kan ikhlas nyumbangnya," protes Arya tak terima.

"Ya ngotak dikit lah, anjir! Dua ribu di kali dua belas bulan sama dengan empat puluh delapan ribu. Jumlah segitu emang bisa beli AC?" ujar Adam.

Kinos tepuk tangan tercengang sekaligus bangga dengan Adam. "Wah, gak sangka ternyata anak Mama pintar juga. Gak selingkuh aja otaknya," ucapnya.

"Jelas dong, Bunda!" Adam menepukkan dadanya bangga.

"Lo kenapa?" tanya Fatih yang merasakan keanehan pada Wisnu karena sedari tadi cowok itu hanya diam saja, tak ikut menimbrung.

"Gak papa,"

"Halah, masalah sama ceweknya paling itu," tebak Adam yang langsung mendapat tatapan tajam oleh Wisnu.

"Diem dah, elo. Suhu kita lagi badmood. Lo mau di jadiin pepes ikan?" ujar Arya yang membuat mereka bergidik ngeri.

"Masalah lagi?" tanya Fatih.

Wisnu mengangguk. "Iya. Jessie minta  break sama gue. Tapi, gue gak mau," jawabnya.

"Ya pantes lah, Bos! Orang lo se-brengsek itu. Syukur aja dah Jessie cuma minta break, bukan putus," sergah Kinos sambil terkekeh pelan.

Unforgettable Memories [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang