40. Kebiasaan jelek Candra

714 124 9
                                        


.
.
.
.
.
Ada hal yang belum diketahui penghuni rumah bintang tentang Candra, hanya Lintang dan Regi yang mengetahui hal itu. Dan sekarang kemungkinan besar Lintang dan Regi akan kembali melihat Candra seperti itu.

"Regi." Regi menatap Lintang dan mengelus punggung sahabatnya itu.

"Tenang, mas Candra pasti baik-baik saja." Lintang menghela nafas panjang.

"Aku takut mas Candra ngamuk, kamu lihat sendiri kan respon nya tadi." Regi mengangguk. Memang respon yang diberikan Candra pada kehadiran Reska tidak terlalu terlihat tapi baik dia atau pun Lintang sama-sama tau jika Candra tidak suka dengan kehadiran pemuda yang merupakan om mereka itu.

"Kalau mas Candra sampai ngamuk, berarti dia yang cari gara-gara duluan. Kamu gak usah khawatirin itu Tang, percaya aja mas Candra pasti tau apa yang harus dia lakuin." Lintang hanya bisa berharap jika Candra tidak akan memulai silent treatment nya.

"Udah sekarang ayo tidur, besok kamu kerja."

Berbeda dengan suasana di rumah bintang yang terlihat tenang, meskipun memang tadi sempat panas saat Lintang menyadari tatapan tajam Reska pada Candra. Suasana di rumah milik Damar juga Angga justru terlihat tegang, terutama saat Reska terus saja mengeluarkan argumennya.

"Mas Azka, kenapa kita gak nginep di tempat ma Ares aja?" Azka hanya mentap malas pada Reska yang terlihat seperti anak kecil saat ini, sedangkan Damar, Angga danRehan hanya menatap keduanya.

"Kamu tau alasannya Res, gak usah kayak anak kecil!" Reska menatap tajam pada Azka, dia tidak terima jika dia tidak bisa tidur dengan Ares.

"AKU ITU MAUNYA DEKET SAMA MAS ARES MAS! AKU MAU TIDUR SAMA MAS ARES!" Rehan langsung mendekati Azka saat suaminya itu terlihat marah karena teriakan Reska.

"Kamu teriak ke mas? Udah berani teriak ke mas sekarang?" Reska langsung terdiam, dia seharunya ingat jika Azka bisa lebih menakutkan dibanding Ares saat marah.

"Dengan tingkah kamu yang kayak gini kamu kira Ares mau biarin kamu ada di rumah nya? Ingat syarat yang di kasih Ares sebelum ini Reska, kamu harus minta maaf ke Candra karena tingkah sok kamu waktu itu." Reska mengalihkan pandangannya saat Azka kembali mengingatkan syarat yang diberikan Ares.

"Udah-udah sekarang udah malem, sana tidur. Besok katanya ada yang mau kalian bahas sama Ares." beruntung Damar cukup peka untuk menghentikan perdebatan Azka dan Reska.

"Ayo tidur mas, kamu juga Reska, masuk kamar dan jangan buat mas ikutan marah!" Reska langsung menuruti ucapan Rehan saat laki-laki itu berkata tegas.

Setelah memastikan ketiga tamunya masuk ke dalam kamar masing-masing, Angga mendekati Damar dan meminta penjelasan tentang apa yang terjadi antara Reska dan Candra.

"Reska cemburu lihat Ares deket sama Candra waktu anak itu ke surabaya. Reska bilang kalau Candra itu cuma orang asing di sana, dan Reska minta Candra gak usah deket-deket Ares lagi." Angga tentu saja terkejut mendengar penjelasan Damar, selama ini dia mengenal Reska sebagai anak yang baik.

"Tapi kalau di lihat tadi, memang kelihatan jelas kalau Reska gak suka sama Candra."
.
.
.
.
.
Pagi ini lagi-lagi Ares mutusin buat nutup cafe selama seminggu, entah apa alasannya yang pasti anak-anak tidak ada yang tahu. Dan sekarang mereka semua sedang berkumpul di rumah Damar, karena Angga meminta mereka semua sarapan di sana.

Lintang dan Regi sama sekali tidak pernah meninggalkan Candra sendirian, mereka menghindari keributan yang akan ditimbulkan jika Candra harus berhadapan dengan Reska. Candra bisa bela diri, meskipun dulu sempat kalah saat harus kabur dari Septian, tapi itu semua karena Candra sedang sakit dan dia tidak ingin menyakiti sahabatnya.

Candra LintangCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang