Sudah beberapa hari ini Bella menghindari Joseph, perasaannya aneh. Belum pernah Bella merasakan hal ini, asing sekali berada disituasi seperti ini.
Long distance relationship hubungan yang menurut Bella sangat riskan dan tidak masuk akal, akan berhasil hanya di beberapa adegan komik milik Karmika atau sinetron yang dia tonton. Sisanya itu sangat mustahil dan tidak bermanfaat.
Bella merasa keberadaan Joseph menghiasi dan menjaganya selama di Bandung jadi jika sosok pria tinggi besar itu menghilang bukannya terasa ada yang hilang, LDR benar-benar sangat tidak memungkinkan bagi Bella. Beda sekolah pun rasanya sudah rindu berat ingin terus bertemu Joseph apalagi beda kota.
Bella berdiri di gerbang sekolah melihat motor Joseph sudah ada disebrang sana dengan membawa helm tambahan di jok belakang, dia melambaikan tangannya agar Bella melihat ke arahnya namun Bella jalan ke sebelah kiri menjauh seakan tidak tahu Joseph sedang menunggunya.
Bella mencoba berjalan cepat pulang lewat samping sekolah menghindari Joseph yang terus mengarnya sembari memanggil beberapa kali hingga akhirnya dia tarik lengannya "Bel."
"Apa."
"Aku masih gak ngerti kenapa kamu marah."
"Ya kamu tiap-tiap gak pernah cerita sama aku tiba-tiba udah hasil final, sekarang bahkan tentang hubungan kita aja aku gak diajak diskusi tapi tiba-tiba finalnya LDR aja."
"Ya aku pikir ini kan cita-cita aku kamu gak perlu repot ikut pusing." Pembelaan Joseph.
"Ya terus hubungan kitanya gimana?"
"Kamu tau sendiri gimana."
"Aku gak bisa LDR ocep!"
"Kenapa?"
"Aku gak percaya orang bisa setia dengan jarak jauh, pasti ada seseorang yang bakal tiba-tiba ngisi."
"Aku pergi buat kejar cita-cita bukan mau selingkuh."
"Intinya aku gak bisa, kamu pilih aku atau tenis?"
"Yang bener aja bel, dari aku kenal kamu baru kali ini kamu nanya pertanyaan bodoh gak penting."
Bella yang disebut bodoh merasa emosi seketika "Ya pilih!"
"Tenis lah, temen aku juga dukung aku buat kejar cita-cita aku."
"Ya memang temen kamu gak pernah dukung hubungan kita, kamu kira aku gak tau? Mereka suka ngomongin jelek tentang aku, aku tau semuanya! Kamu kalau mau putusin aku gak gini caranya cep. Harusnya kasih tau aku dari jauh-jauh hari."
"Diskusi atau kasih tau kamu juga gak buat berubah bel, kamu bisa bantu apa? Selama ini aku yang banyak bantu kamu. Perubahan kamu juga karena ada aku disini sama kamu."
Fakta namun tidak mengenakan untuk didengar itu benar-benar menguji kesabaran Bella "Maksudnya ngomong gitu apa?"
"Ya kamu memang gak ada apa-apanya tanpa aku dan itu fakta, kamu marah gak jelas karena aku mau maju? Itu egois Bella-"
"Cep kamu pernah bener-bener suka sama aku gak sebenernya?"
"Pertanyaan aneh apa itu-"
"Kamu gak pernah cerita diri kamu secara detail tiap ketemu lebih banyak aku terbuka sama semuanya kamu engga, bahkan soal cita-cita ini cuma 1 atau 2 kali aku denger dengan final keputusan kamu bakal ninggalin aku."
Joseph memangku wajah Bella "Aku bisa balik ke kamu Bella, seminggu sekali atau sebulan sekali. Bakal usahain, kamu tenang." Begitu janji Joseph terhadap Bella yang tidak percaya hubungan jarak jauh.
🌻
KAMU SEDANG MEMBACA
METANOIA (another story)
RomansaKisah romansa huru-hara remaja milenial di kampus Regulus yang diawali dengan perkenalan antara seorang Bella Tanaya yang menyandang tittle yakuza dengan Christian Bramantya yang memiliki imej malaikat yang baik, menariknya pribadi yang bertolak bel...
