64. Rahasia

119 8 1
                                        

Kepindahan Rama di sekolah baru untuk sementara karena faktor pekerjaan papanya ini awal dari semuanya, mamanya pernah bilang bahwa sekolah barunya tidak jauh beda dengan sekolah lamanya nyatanya selain fasilitas Rama juga tidak menyukai murid-murid di sekolah baru ini setelah 2 bulan menjadi anak baru.

Semua ini bermula dari kehadirannya yang disambut hangat tiba-tiba berubah seketika setelah dirinya melaporkan kecurangan beberapa murid ke gurunya yang mengakibatkan seorang anak baru bernama Christian Bramantya ini dikucilkan, bukan hanya sekali melainkan memang setiap ujian Rama vocal melaporkan hal yang mengganjal dan itu membuat beberapa orang jengkel.

Biasa aja kali gak usah serius amat!

Repot banget anjir ujian biasa doang serius banget.

Pelit amat nanya 1 soal gak dikasih, so pinter elah emang mau jadi presiden?

Kira-kira begitulah hal yang dilontarkan beberapa orang padanya setelah melakukan kecurangan yang Rama tak bisa pahami karena dirinya korban tapi seolah-olah menjadi orang yang paling disalahkan oleh teman sekelasnya.

Rama semakin membenci dengan kehidupan sekolah barunya karena kehadiran satu kelompok yang diketuai oleh Joseph yang dikenal karena parasnya, mereka menganggunya terus dengan dalih bercanda yang lama kelamaan menjadi hal yang sangat tidak lucu dan menganggu bagi Rama.

Salah satu anak bernama Roy dikenal oleh seluruh murid dan guru-guru karena kelucuan dan kenakalannya, seperti orang yang menyenangkan dan bisa akrab dengan semua orang tapi nyatanya dia seperti iblis bagi Rama, benar-benar gaya bermain dan belajar Rama tidak cocok dengan mereka semua.

Perlakuan terparah terjadi saat jam istirahat adalah dimana Rama dipaksa ikut oleh Roy dan teman-temannya ke area belakang sekolah untuk melakukan perundungan yang dianggap bermain biasa untuk sebagian orang yang melihatnya, padahal semakin hari gangguan itu semakin parah contohnya mereka akan bertanya pada Rama namun memaksanya untuk menjawab dengan hal yang menurut mereka lucu jika tidak Roy akan menekan bagian kelamin Rama dengan sepatunya. Tidak yang ditekan sampai ada rasa nyeri tapi mengolok-ngolok dan mempermalukan Rama adalah poinnya dari perundugan yang Roy lakukan.

Terkadang jika sedang bermain bola dan Rama lebih unggul pun Roy akan menganggu dirinya saat latihan basket, seperti balasan bahwa Rama tidak boleh unggul di bidang yang Roy sukai.

Sampai akhirnya levelnya menjadi semakin tidak masuk akal Roy akan dengan tiba-tiba menyentuh bagian privasi Rama yang ditonton teman-temannya sambil meledek bahwa Rama memiliki kelamin yang bau atau membasahi dengan air minum dan mengejek bahwa Rama mengompol.

Mungkin secara fisik tidak ada luka yang ditorehkan mereka namun mental Rama sangat terguncang, tertawaan dan tatapan orang menjadi hal yang paling menganggu baginya. Jika Roy melakukannya saat hanya ada mereka berdua mungkin Rama akan bisa melawan entah mengajaknya bertengkar atau melawan diri tapi jika dirundung dan dipermalukan banyak orang rasanya Rama tidak sanggup.

Rama bisa dibilang hebat karena setelah semua itu dia tetap bisa mempertahankan nilai ataupun kesabarannya di sekolah, sampai akhirnya amarahnya memuncak saat dirinya ditali di kursi dengan Roy langsung memegang bagian privasinya. Benar-benar menyentuh kulit dengan kulit sampai Rama tidak nyaman dan mengeluarkan air mata, terlebih dia merekam semua kejadiannya sambil tertawa bersama teman-temannya menganggap hal itu lucu.

Satu orang merasa bersalah melihat kondisi Rama yang mengamuk dan berakhir mencoba melepaskan ikatannya, tapi begitu lepas semua orang disana Rama hajar terutama Roy. Entah oleh tangannya langsung atau barang yang ada di dekatnya, Rama benar-benar mencurahkan semua amarahnya selama ini hari itu dengan sisa kesabarannya. 

METANOIA (another story)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang