Alasan Rama mengabaikan Bella di awal mereka menjadi mahasiswa Regulus adalah karena kasarnya Bella dalam bersikap dan keterlibatannya di setiap konflik yang ada di sekitarnya, dari awal sebenarnya Rama mengetahui Bella Tanaya sebagai teman dari Karmika namun dia tidak begitu memperhatikan karena memang tidak tertarik juga, dia hanya sekedar hapal wajahnya tanpa mengetahui nama sampai akhirnya mereka satu kampus dan sering bertemu lewat kedekatan teman-temannya, contohnya seperti scandal bersama Sebastian yang menjadi topik hangat, satu kos dengan Rizki, lalu tiba-tiba dekatnya Bella dengan Sawal sampai-sampai Rama bosan mendengarkan Sawal yang selalu mengoceh tentang huru-hara kampus dimana Bella terlibat.
Nama Bella yang asing tiba-tiba menjadi familiar di telinga, kepala yang menunduk tidak tertarik mulai menengok saat nama Bella disebutkan, matanya pun mulai tertuju atas kehadiran wanita itu. Tanpa sadar tatapan berubah menjadi memperhatikan dan mulai muncul rasa perhatian yang tiba-tiba ingin terlibat dalam kehidupan seorang Bella Tanaya, mungkin inilah yang disebut proses tumbuhnya perasaan oleh waktu dan keadaan.
Rama semakin yakin akan perasaannya saat dirinya mulai ada rasa khawatirkan saat menyangkut wanita bernama Bella itu, belum lagi saat tatapannya dibalas tiba-tiba jantung Rama berdetak lebih kencang dari biasanya.
Melihat Bella yang tinggal di tempat tinggalnya memberikan kesempatan untuk Rama melihat sisi Bella di dalam rumah yang mungkin tidak banyak orang tahu seperti Bella dengan baju santai, celana pendek, rambut panjang yang diikat acak memperlihatkan lekuk leher, semua itu visual Bella yang menurut Rama cantik dan Rama merasa spesial karena mungkin hanya dia yang bisa melihat sisi ini, belum lagi sifat Bella yang cekatan, sopan, dan perhatian terhadapnya walau Rama tahu itu dilakukan karena Bella merasa berhutang telah tinggal di apartnya dengan nyaman namun karena Rama tidak berekspetasi tinggi jadi sisi baik Bella terasa begitu mempesona, dengan kelancangan dan tingkahnya yang di luar prediksi manner Bella sebagai tamu cukup membuat Rama terkesan selama Bella menumpang.
Perasaannya yang semakin besar seiring berjalannya waktu membuat Rama benar-benar ingin melindungi Bella sehingga saat mereka sedang menghabiskan waktu bersama atau menghadapi suatu masalah Rama selalu menasehati bahwa kekerasan dan amarah bukan solusi untuk menyelesaikan masalah dan di keluarkan begitu saja untuk membalas, bahkan saat Bella emosi pun Rama akan memeluk dengan memberikan kata-kata yang manis untuk meredakan amarahnya. Cukup banyak upaya yang Rama lakukan agar kekasihnya berubah untuk tidak terlibat dalam pertengkaran yang melibatkan kekerasan.
Rama kira kekasihnya itu sudah sedikit berubah dengan semua nasihat yang pernah dia ungkapkan tapi lagi-lagi Rama mendapati Bella terlibat perkelahian setelah sekian lama. Dengan langkah kaki yang besar Rama terlihat ingin segera sampai di tempat dimana Bella sedang ribut dan benarlah adanya informasi yang dia dapatkan, terlihat kekasihnya memiliki luka di wajah, rambut berantakan dengan napas yang diburu menunjukan perkelahian baru saja terjadi.
Rama menarik napas untuk meredakan sedikit amarah yang dia rasa setelah melihat bahwa lawan perkelahian kali ini adalah seorang pria, walau jika dilihat sekilas luka si pria lebih banyak rasa khawatir itu tidak hilang begitu saja mengetahui kekasihnya masuk dalam potensi mendapatkan luka berat karena bagaimana pun Bella adalah seorang wanita.
Rama mengeratkan rahangnya kesal lalu memanggil Bella, beberapa orang disekitar tertuju padanya dengan memberikan jalan untuk Rama, dan Sawal yang mengekori temannya itu tanpa tahu apa yang terjadi di kerumunan sana.
Bella melotot menoleh ke arah kekasihnya yang sudah pasti tidak suka dengan kondisinya saat ini, ada sedikit rasa takut yang Bella rasakan melihat langkah Rama mendekatinya.
'Fuck!'
Bella melepaskan kerah baju dari pria yang dia pegang "Ma dia yang dulu-"
"Bel kok gini lagi sih? Aku udah bilang jangan pake kekerasan, sok jago kamu? Di kampus mau jadi tukang pukul?" Rama menolong wanita yang diduga berusaha menolong pria yang Bella buat babak belur, dia ulurkan tangannya sambil membersihkan tas nya yang kotor lalu menghadap Bella kembali.
KAMU SEDANG MEMBACA
METANOIA (another story)
RomanceKisah romansa huru-hara remaja milenial di kampus Regulus yang diawali dengan perkenalan antara seorang Bella Tanaya yang menyandang tittle yakuza dengan Christian Bramantya yang memiliki imej malaikat yang baik, menariknya pribadi yang bertolak bel...
