02. LEMBAR JAWABAN

29.4K 2.6K 116
                                        

Bapak Farhan, guru legend dari SMA Savard yang selalu masuk ketika jam hampir habis. Guru yang merasa percaya diri dengan ketampanannya. Perut buncit, kepala botak licin plus mengkilap dan style bajunya ala-ala anak jaman now tahun old. Jiwa-jiwa muda yang masih mendarah daging. Tapi, kelakuannya kek bekicot yang banyak bacot.

Pak Farhan berlari secepat mungkin di koridor sekolah. Pria itu berlari dengan rusuh sendiri sambil menenteng satu sepatunya.

"Pak! Sepatunya ke gadai, ya?"

"Cepetan, Pak! Ntar keburu masuk Jahanam!"

"Pak! Jejaknya tinggal!"

"Pak! Itu rambutnya jatuh!"

Nggak ada rambut, ya!

"Pak! Tampang tolong dikondisikan!"

"Botok Ijo bikin geger!"

"Pak! Kakinya berjalan!"

Pak Farhan langsung mengenakan sepatunya sambil berlari-lari ke arah kelas yang akan diajarnya. Pria itu telah terlambat satu jam pelajaran. Udah menjadi kebiasaan bagi Farhan untuk terlambat masuk kelas karena dia sibuk ngurusin kembarannya, sapi-sapi kesayangannya.

"YANG NGATAIN BAPAK NANTI DAPAT PLUS!!" seru Pak Farhan di koridor sekolah.

"WAHHH! PAK SAYA MAU NGEHUJAT BOLEH NGGAK?"

"SILAHKAN!"

"BAPAK KOK MIRIP TUYUL, YA?"

"BAPAK MAU NGGAK IKUT NGEPET NANTI MALAM. TAPI, BAPAK YANG JADI BABUNYA -EH BABINYA."

"OKE! MAPEL MATEMATIKA KALIAN SEMUA DAPAT NOL! SEKIAN TERIMA GAJI BUTA!"

Pak Farhan masuk ke dalam kelas XII IPS 2, kelas yang akan dia ajar sambil memperbaiki dasinya yang berantakan.

"Assalamualaikum! Selamat malam dan silahkan open BO bagi yang mau!" seru Pak Farhan.

"Inalillahi! Otak lo dimana Anjim!" umpat Bayu.

"Di toktok!" jawab Pak Farhan ngelantur.

"Bayu?" panggil Pak Farhan.

"Ho'oh?" sahut Bayu.

"Selamat kamu dapat nilai nol plus-plus hari ini!"

"Wah! Jadi tersungging -eh terhura."

"Maaf bapak terlambat, tadi ketuban sapi bapak pecah. Alhamdulillah anaknya mirip bapak," ucap Farhan ngelantur kemana-mana sambil melangkah masuk ke dalam kelas, dusuk di kursinya. Sontak semua siswa-siswi yang ada di kelas XII IPS 2 tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Pak Farhan.

"Pak!" panggil Gevin.

"Ya, mau teh telur? Nanti bapak kirimkan," sahut Pak Tio sambil mempromosikan barang dagangan onlinenya. Pak Farhan adalah owner teh telur dan teh susu. Apalagi susunya asli dari perasaan pertama.

"Goblok kok, dipelihara sih, pak," ujar Bayu sambil memasang wajah tengilnya.

"Pala mu tu yang goblok! Udah sepuluh kali remedial, bukannya tambah bagus. Eh, malah dapat godok batinta."

Enak keknya tuh godok batinta:v

"Enak dong, Pak? Tapi, kalau dilihat-lihat. Godoknya mirip kepala bapak, ya." ejek Bayu sambil tertawa cengengesan.

"Diam kamu! Sekali lagi kamu ngejawab saya! Saya pelet kamu!" ucap Pak Farhan dengan nada tinggi.

"Aku jyjyq, mas," ucap Bayu

Albarian dan Zelia [ Open Pre-order ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang