[Aku yakin, pasti kalian semua tahu bagaimana cara menghargai penulis.]
Jangan lupa vote, coment, dan bagikan ke teman-temannya atau sosmed.
Tebarkan komen sebanyak-banyaknya!
Happy reading.
***
74. APARTEMEN
Zelia keluar dari dalam taksi, setelah membayar biaya taksinya. Gadis itu terlihat sangat cantik dan anggun. Begitu perfect, hingga kecantikannya benar-benar di anugerahi oleh Tuhan. Taksi yang di tumpangi Zelia telah beranjak dari hadapan gadis itu.
Zelia menatap layar ponselnya lalu menjatuhkan tangannya. Dia mendongak -menatap hotel yang sangat mewah itu. Saat kaki Zelia melangkah beberapa langkah, detik itu juga.
Bugh!
Bruk.
Seseorang yang mengenakan jaket dan pakaian serba berwarna hitam dan masker hitam itu memukul punggung Zelia, hingga gadis itu jatuh pingsan. Cowok itu tersenyum miring di balik maskernya.
Cowok misterius itu mengangkat tubuh Zelia lalu menggendongnya seperti bridal style.
"Albarian?" ucap Zelia lirih, detik itu juga matanya benar-benar tertutup rapat. Cowok misterius itu membawa Zelia ke dalam hotel Starlight.
----oOo----
Nb: Sebagian cerita di hapus karena mau terbit dan direvisi, langsung next baca aja!
KAMU SEDANG MEMBACA
Albarian dan Zelia [ Open Pre-order ]
Novela Juvenil"Kalau mau cium gue jangan ragu-ragu gitu!" sambar Zelia membuat Albarian mematung diam. "Ciuman gue mahal!" Sungut Albarian. __________________ Baca aja!! Aku tantang kalian membaca part 13 dan 14, kalau nggak suka baru tinggalin kalau suka, baca d...
![Albarian dan Zelia [ Open Pre-order ]](https://img.wattpad.com/cover/248130734-64-k121444.jpg)