11

178 8 0
                                        

Pada malam harinya orang tua Olivia datang kembali ke kediaman Deon untuk membalas perbuatan Dira pada Olivia. Mereka tidak terima saat melihat anaknya pulang dengan keadaan wajah yang memar.

Fashback on.

Olivia pulang ke kediamannya menggunakan taxsi di dalam perjalanan olivia terus menangis kesakitan. Terlebih lagi wajah cantiknya yang kini memar gara gara pukulan Dira. Setelah dua puluh menit Olivia pun sampai di kediaman nya. Olivia langsung masuk ke dalam setelah membayar taxsinya.

olivia berlari menghampiri Imelda yang tengah duduk di ruang tengah.

"Mamah."Teriak Olivia.

"oliv kamu kenapa?"Tanya lmelda pada Olivia yang datang sambil menangis.

Imelda pun melepas pelukan Olivia. Dan saat Imelda melihat wajah Olivia yang memar Imelda pun langsung panik.

"oliv wajah kamu kenapa?."Tanya Imelda.

"Sakit Mah. Ini semua gara gara wanita sialan dia memukul wajah aku keceng banget Mah dan bahkan dia berani menenggelamkan aku di kolam renang
Mah."Jelas Olivia di sela tangisnya.

"Kurang ajar sekali dia. Kamu tenang saja malam ini Mamah dan Papah akan memberi pelajaran pada wanita itu."Ucap Imelda untuk menenangkan Olivia.

Flashback off.

Tanpa basa basi Tomy langsung menanyakan Deon dan Dira pada Erina, namun sayangnya Deon dan
Dira tidak ada di rumah.

"Dimana Deon dan wanita itu?."Tanya Tomy.

"Mereka tidak ada di rumah."Jawab Erina.

"Erina kamu kenapa membiarkan Olivia di pukul oleh wanita itu sih."Ucap Imelda.

"Bukannya aku membiarkan, hanya saja aku tidak ada saat kejadian itu."Saut Erina.

"Jadi bagaimana ini kelanjutan Erina. Sekarang semuanya semakin sulit karena Deon sudah menikah, kita harus bagaimana lagi. Apa kita terima saja tawar Dira saat itu?."Ucap Tomy.

"Jangan gila kamu Tomy. Lagi pula belum tentu mau Deon memberikan hartanya begitu saja pada kita. Dan kalian jangan lupa Deon mungkin bisa saja mengambil semua hartanya kembali dengan mudah."Ucap Erina.

"Dengar ya, saya mengusulkan Olivia untuk menikah dengan Deon karena dengan begitu Olivia bisa menguasai semua harta Deon beserta dengan Deon nya juga. Dengan begitu harta yang akan kita miliki tidak akan habis, lagi pula Olivia juga mencintai Deon Bukan?."Sambung Erina.

"Jadi kita harus apa sekarang?."Tanya Imelda.

"Tante kenapa Tante tidak minta Rangga untuk mendekati Dira saja, siapa tahu saja dengan begitu Dira mau berpisah dengan Deon. Lagi pula seperti Rangga menyukai Dira."Ucap Olivia.

"Baiklah akan saya coba bicarakan dengan Rangga nanti. Jadi sebaiknya kalian pulang dulu karena hari pun kini sudah malam."Ucap Erina. Setelah itu mereka pun pergi dari sana.

Erina diam sesaat untuk memikirkan ucapan Olivia tadi tentang Rangga yang menyukai Dira. Bisa saja Erina melakukan seperti yang di katakan oleh Olivia tadi, tapi Erina saat ini belum mengetahui siapa Dira sebenarnya dan Erina tidak mau menanggung resiko besar.

Erina berjalan menuju ruang tengah di mana Gaby dan llona sedang asik menonton televisi. Erina pun duduk di samping llona.

"Di mana Rangga?."Tanya Erina.

"Di kamarnya kali."Jawab llona.

"Kenapa?."'Sambung llona yang bertanya pada Erina.

"Tidak papa."Saut Erina.

"Menurut kalian Dira wanita yang seperti apa?."Tanya Erina pada Gaby dan llona.

"Aduh Mah jangan kasih pertanyaan yang aneh deh."Ucap llona.

"Itu bukan pertanyaan yang aneh llona."Ucap Erina.

"Itu aneh Mah. Karena Mamah itu bertanya pada orang yang salah. mana kita tahu Dira itu seperti apa, kenal juga enggak."Saut Gaby.

"lya Mamah tahu kalau kalian tidak mengenal Dira. Tapikan kalian bisa melihat dari gerak gerik dia selama di sini bukan."Ucap Erina.

"Mah kita tuh nggak pernah memperhatikan gerak gerik Dira. Lagi pula buat apa kaya kurang kerjaan aja."Ucap llona.

"Sudah ah ngomong sama kalian itu malah bikin Mamah tambah pusing saja tahu nggak."Ucap Erina yang kemudian langsung pergi meninggalkan llona dan Gaby.

✨✨✨

Waktu terus berjalan tiga hari sudah berlalu dan Deon belum juga kembali ke kediamannya. Bahkan Deon tidak pergi ke kantor karena Erina pernah mencari Deon ke kantornya namun tidak ada.

Erina mencari Deon karena besok adalah hari pertunangan llona dengan kekasihnya dan kalau sampai Deon tidak menghadiri acara pertunangan itu Erina takut semuanya akan gagal.

"Mamah.."Teriak lona.

"Ada apa llona kenapa kamu berteriak seperti itu?"Ucap Erina.

"Mah gimana Kak Deon bakal datangkan besok ke acara pertunangan aku?."Tanya llona.

"Mamah juga tidak tahu sayang. Karena sampai saat ini Deon tidak bisa di hubungi dan Mamah juga tidak tahu dia dimana sekarang."Jawab Erina.

"Aduh.., gimana dong Mah kalau sampai Kak Deon nggak datang. Aku nggak mau pertunangan aku batal begitu saja gara gara itu."Ucap llona.

"Mamah tahu sendiri bukan semua ini bisa terjadi karena adanya Kak Deon. Dan kalau sampai Kak Deon tidak ada aku yakin pasti pertunangan aku akan di batalkan Mah."'Sambung llona.

"Sudah kamu tenang dan jangan panik! Mamah yakin semuanya akan baik baik saja."Ucap Erina agar llona tenang.

Sedangkan kini Deon tengah menikmati harinya bersama dengan Dira Berlayar di tengah lautan. Dira berjalan mendekat pada Deon.

"'Sayang bagaimana kalau kita menyelam?"Tanya Dira.

"Boleh."Jawab Deon.

Setelah itu mereka pun bersiap untuk menyelam di lautan lepas. Dan sebelum menyelam Deon memberitahu pada Dira kalau malam ini mereka harus pulang karena besok akan ada acara pertunangan llona.

"Sayang malam ini kita akan pulang ke rumah. Karena besok akan ada acara pertunangan Ilona."Ucap Deon.

"Baiklah, lagi pula aku sudah sangat puas karena bisa menghabiskan waktu berdua dengan mu beberapa hari ini."Saut Dira.

Setelah itu mereka pun menyelam untuk melihat pemandangan indah di lautan. Mereka berenang berdampingan untuk menikmati pemandangan yang indah berdua.

Sudah cukup lama mereka menyelam, mereka pun akhirnya kembali ke kapal mereka karena hari yang sudah mulai sore dan akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke penginapan untuk bersiap pulang malam ini.

CINTA YANG SESUNGGUHNYA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang