LIMERENCE 85

19.5K 711 24
                                    

Update! Akhirnya kita sampai di ujung cerita gais 🤧🥺😭

Selamat membaca ya❤️

Hari yang melelahkan itu akhirnya sudah berakhir. Sekarang Karina sudah resmi menjadi istri dari Ardhani. Laki-laki yang berhasil membolak-balikkan hatinya sedemikian rupa sampai hatinya tidak bisa beralih kepada siapa pun lagi selain Ardhani. Entah karena cintanya terlalu kuat atau memang Karina yang bodoh karena terus saja mencintai Ardhani sampai saat ini.

Soal Jesica, Ardhani sempat mengundang mantan kekasihnya itu untuk datang ke pernikahannya. Sayangnya Jesica tidak bisa datang dengan alasan sedang sibuk. Karina mengerti, tentu saja Jesica tidak mungkin datang. Selain kemungkinan Jesica masih sangat membenci Karina, mungkin perempuan itu juga merasa tidak nyaman berada di sana. Tapi setelah nama baiknya pulih, kabar tentang hubungan Jesica dan laki-laki yang sempat di anggap selingkuhan itu, Danial sudah mulai menyebar. Sekarang dua orang itu sudah resmi mengkonfirmasi kalau mereka sepasang kekasih.

"Akhirnya anak-anak Ibu sudah menikah. Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, kalian sudah tumbuh besar dan mendapat pasangan yang cantik. Bahkan sudah memberikan cucu yang menggemaskan. Apa sekarang Ibu sudah sangat menua ya?" tanya Ibu penasaran.

Mereka sedang kumpul di ruang keluarga sekarang. Ardhani dan Karina masih belum sempat melakukan malam pertama mereka karena kelelahan, juga masih sibuk membereskan beberapa hal yang tidak bisa di tinggalkan begitu saja.

"Tidak, Ibu tidak menua. Ibu masih sangat cantik dan awet muda," kata Karina.

"Benarkah? Ah, kamu bisa saja." Ibu tersipu mendengar pengakuan Karina barusan.

"Jangan di puji seperti itu, Rin. Nanti Ibu terlalu percaya diri," kata Ardhani.

Ibu mendengus. "Kenapa? Iri? Harusnya kamu juga memuji Ibu dong. Dasar anak kurang ajar."

Ardhani memutarkan kedua bola matanya malas. Meski Ibunya semakin hari semakin menua tapi tetap saja, jiwa narsisnya masih tertanam begitu dalam di hati Ibunya itu.

"Bagaimana rencana bulan madu kalian?" tanya Ayah Ardhani.

"Sudah beres. Besok kami akan segera berangkat," jawab Ardhani.

Ya, mereka memutuskan untuk berbulan madu di sebuah pulau yang sudah di rencakan oleh Ardhani. Dia ingin membuat suasana baru dan indah bersama Karina. Tentu saja mereka akan pergi tanpa Javas untuk kali ini meski Karina agak cemas karena dia belum pernah meninggalkan Javas pergi sebelumnya. Tapi Ardhani terus meyakinkan Karina kalau semuanya akan baik-baik saja. Ada orang tuanya yang akan menjaga Javas dengan baik.

"Kabar bagus. Cepatlah berangkat. Dan jangan cemaskan Javas. Javas akan bersenang-senang dengan Ibu, benarkah Sayang?" tanya Ibu kepada Javas yang sekarang sedang duduk di pangkuan Ayah.

"Ibu harus menjaga Javas dengan baik ya, jangan membuat istriku cemas," kata Ardhani.

Ibu mendengus. "Tentu saja tanpa kamu suruh pun Ibu akan melakukannya," ujar Ibu malas. Ibu menatap Karina. "Jangan cemas, Nak. Javas akan baik-baik saja dengan Ibu. Jadi nikmati lah liburan kalian nanti oke?"

Karina tersenyum lalu mengangguk. "Iya, Bu."

Karina tidak akan mencemaskan Javas, karena dia yakin Ibu dan Ayah mertuanya akan menjaga putranya dengan baik. Yiska juga akan sering ke rumah untuk melihat Javas. Perempuan itu mendadak tidak bisa tenang kalau tidak melihat Javas, mungkin karena bawaan bayi di perutnya.

Hanya saja Karina sedikit rindu, karena setiap hari dengan Javas rasanya berpisah meski beberapa hari rasanya tetap saja berat. Tapi tidak apa-apa, setelah moments bulan madunya dengan Ardhani selesai. Mereka akan jalan-jalan bersama dengan keluarga besar. Tentunya dengan putra tercintanya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 29, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Limerence (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang