Mencari Tahu Dunia Aneh ini

1.7K 142 17
                                        

"Eunghh.."

Garry dan rai menoleh pada exa yang matanya perlahan terbuka,garry dan rai langsung mendekati tempat tidur exa dan membantunya duduk.

"Exa minum dulu"

Exa menerima gelas dari rai, meminum air digelas tersebut tanpa bertanya.

"Ka,apa yang sakit? Ada yang sakit selain luka-luka lo ga?"

Exa diam beberapa saat untuk merasakan tubuhnya sendiri,hanya merasa badannya sakit semua.

"Ga ada"

"Beneran ka?"

Exa mengangguk sekali,ia menepuk kepala garry tiga kali untuk menenangkan anak itu yang terlihat syok.

"Hal ini mungkin akan terjadi lagi, tolong lo menyesuaikannya dengan cepat"

Garry menoleh pada rai yang tadi mengatakan hal itu,ia hanya mengangguk mengerti.

"Dimana monyetnya?"

Rai dan garry menatap exa yang melirik sekitarnya.

"Kamu benar-benar akan memakan daging monyet itu?" tanya rai memastikan.

"Di novel-novel itu,jika kita makan daging hewan yang memiliki kekuatan,akan berguna bagi tubuh kita"

"Ka,lo yakin mau makan daging monyet?"

"Ya"

Huhhh

Rai menghela nafasnya,ia mengelus pipi exa yang terdapat luka dengan lembut.

"Sudah aku bersihkan,ingin di panggang sekarang?"

"Ya,aku sungguh lapar. Minta jeruk dan bumbu di dapur rumah"

"Baiklah,kamu berbaringlah lagi, istirahatkan tubuhmu"

Exa menurut,ia berbaring kembali atas bantuan garry dan rai,keduanya segera membuat api dan mulai memanggang.

"Ka,mau kemana?"

Garry langsung menghampiri exa yang sudah berdiri.

"Sana"

Exa menunjuk ke sungai dengan dagunya,garry ingin mengantar tapi exa menolaknya.

Exa turun ke sungai yang lebih dangkal dan arusnya kecil,ia membasuh wajahnya,dan mengganti bajunya dengan yang baru,berkaca di air jernih dan meneliti penampilan barunya.

'Gaada yang beda,hanya rahang gua makin tegas. Ah,hidung lebih tinggi, terus... rambut gua panjang?!'

Tangan exa terulur menyampirkan rambutnya,rambut berwarna hitam legam,panjangnya mencapai ketiak exa lebih sedikit.

Setelah meneliti semua perubahan di tubuhnya,exa berbalik kembali ke tempat,tapi ia melihat sesuatu di balik batu yang beberapa meter darinya sedang menatap kearahnya.

'Kucing?'

[Ada apa exa?]

'Tidak'

Exa tidak bertanya pada rai karna pasti rai akan langsung datang,ia tau hewan di balik batu itu sedang ketakutan,exa hanya ingin tidak membuat hewan itu semakin ketakutan dan malah mendatangkan kawanannya pada mereka.

Exa sepertinya tau jika hewan itu sedang lapar,ia datang kesini karna mencium bau harum dari daging yang sedang rai dan garry panggang, mata exa melihat ke air ada tiga ikan kecil yang berenang ditempatnya tadi membasuh wajah.

"Wish me luck"

Exa menarik pisau lemparnya, mendekati ikan itu perlahan-lahan dan dengan cepat melempar dua pisau langsung,air beriak kemudian darah muncul dari dalam air jernih itu.

PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang