Dunia Alas XXXII

1K 85 31
                                        

Banyak yang penasaran sama xavier ya?
Oke,sedikit bocoran. Xavier akan muncul di capture ke 5,setelah ini.
.

"Bar,kamu sungguh akan datang bukan? Saat pertandingan 20 tahun sekali itu di adakan"

'Jika aku bisa.'

Bai hua langsung menolehkan matanya pada exa yang sedang duduk di atas pohon dengan sebuah buku yang di pegangnya,ia dengan serius membaca buku tersebut tanpa menghiraukan jika di bawa pohon itu ada seorang pangeran dari sebuah kekaisaran besar dari salah satu benua termaju di dunia tengah ini.

"Harus. Kau sudah mengatakannya padaku jika kamu akan datang dan melihat pertarunganku"

'Aku hanya mengatakan,jika aku tidak sibuk. Tidak berjanji'

"Itu sama saja kau berjanji! Aku tidak mau dengar alasan ketidak hadiran mu. Atau aku akan mengundurkan diri dari daftar itu"

'Tidak perduli.'

Pangeran bai hua yang sedang berbaring di tanah langsung mendudukan dirinya, mendongak menatap exa dengan tajam dan kesal,ia menyerang exa dengan bola air yang malah berbalik langsung kearahnya sebelum jalan setengahnya menuju exa.

Puk

Exa menutup bukunya,melirik pangeran yang berada di bawah sana sekilas,bai hua basah kuyup karna exa menambahkan volume airnya sampai membuat seluruh tubuh dan hanfu yang di pakai bai hua basah kuyup.

"Salam yang mulia pangeran pertama,salam tuan bar"

Keduanya menoleh menerima salam dari beberapa pengawal dan pelayan yang datang,pelayan pribadi pangeran bai hua terkejut melihat tuannya yang basah kuyup, ia tentu tau kenapa karna memang jika exa dan bai hua sudah disatukan maka akan ada saja yang terjadi.

"Dayang ibunda permaisuri,ada apa?" tanya pangeran bai hua.

"Mohon maaf mengganggu anda yang mulia pangeran pertama,yang mulia permaisuri meminta kami untuk memanggil anda ke kediamannya jika anda sudah selesai berlatih dengan tuan bar...dan yang mulia permaisuri meminta anda mengajak tuan bar."

Dayang,dan pengawal milik permaisuri tidak berani melirik exa yang masih duduk di atas pohon,pangeran pertama sangat menjaga exa karna katanya exa sangat kejam saat ada orang dengan lancang menatapnya,padahal itu karangan pangeran bai hua saja.

Pernah ada pelayan yang berani menatap exa langsung dengan penasaran saat exa sedang tidur di bawah pohon mangga,ia baru akan menyentuh tudung jubah exa tapi dirinya sudah terbang dengan leher yang tercekik. Exa mencekiknya dengan tanah, membawa pelayan itu ke hadapan pangeran pertama yang saat itu sedang menghadapi beberapa jendral,exa melempar tubuh pelayan itu dengan kasar di depan kaki pangeran bai hua dan mengatakan apa yang di lakukan pelayan tersebut.

Exa mengatakan ia bisa saja langsung membunuh pelayan itu,tapi pelayan itu adalah pelayan milik bai hua dan exa menghormati batasannya,ia menyerahkan pelayan itu lalu menghilang dari hadapan mereka sampai seminggu tidak pernah muncul di istana lagi. Pangeran bai hua langsung mendatangi penginapan exa yang hanya dirinya ketahui,ia meminta maaf soal pelayannya itu dan mengatakan jika pelayan itu sudah di hukum cambuk sampai mati,bai hua melakukan itu karna memang dirinya di kenal tegas dan dingin di istana,apalagi pelayannya itu sudah begitu lancang pada sahabatnya.

"Pangeran,aku masi-"

"Tidak bisa. Ibunda memintaku membawamu"

Bai hua langsung lompat ke sisi exa dan memegang pergelangan tangannya dengan erat,exa baru akan pergi malah di tahan.

"Saya masih ada urusan di luar,yang mulia pangeran pertama."

"Sudah ku katakan,panggil aku dengan bai hua saja."

PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang