Dunia Novel XXX

2.2K 205 61
                                        

Konser garry berjalan dengan lancar dan sukses besar,exa juga datang untuk mendukung garry membuat anak itu senang bukan main,sampai menyebutkannya di atas panggung saat akan berpamitan.

Tapi semuanya tidak bertahan lama, saat garry pulang dari acara makan-makan untuk merayakan hal itu,exa yang ada di apart keadaannya semakin parah,garry langsung membawanya ke rumah sakit.

“Ka?”

“Hm”

“Minum dulu”

Garry membantu exa meminum air di gelas,ia kembali membaringkan exa ke brankar dengan hati-hati.

“Ada yang sakit ka?”

“Ngga”

“Apa yang lo rasain sekarang?”

“Gua ngerasa bahagia akhrinya lo menemukan bahagia lo sendiri”

“Ka serius. Apa yang lo rasa dari tubuh lo sekarang? Jangan bohong ka”

Exa tersenyum,ia mengelus pipi garry dengan lembut.

“Gua ga ngerasain apapun,garr. Tenang”

“Gimana gua bisa tenang ka?! Tubuh lo semakin lemah,tadi lo pingsan di sofa penthouse! Ka tolong kasih tau sebenarnya lo kenapa,jangan bikin gua takut ka”

Garry menggenggam tangan exa dengan erat,mencium punggung tangannya berulang kali.

“Gua baik garr,ini hanya efek karna tugas gua udah selesai di dunia ini”

“Ga. Ngga! Lo jangan ngomong sembarangan ka!”

“Garr,gua ga bohong”

“Ngga. Stop ka,jangan ngomong hal buruk kaya gitu”

Pegangan tangan garry semakin erat, beberapa kali ia menggelengkan kepalanya.

“Garr,gua mau ngasih tau lo satu rahasi,mau denger?”

“Iya,apa?”

“Akan gua kasih tau di apart,sekarang kita balik,gua baik.”

Garry tentu menolak itu,exa tetap ingin pulang dan garry hanya bisa menuruti keinginan kakaknya.

“Garr,waktu gua ga banyak,hanya beberapa jam gua akan pergi. Gua harap lo selalu bahagia dan selalu ingat pesan gua,jangan terlalu baik pada orang lain”

“Stop ka! Stop,berhenti berbicara hal-hal menyeramkan itu. Lo gaakan kemana-mana, lo akan tetap sama gua,kita udah janji akan tetap bersama ka,lo ga bisa ninggalin gua sendirian di dunia yang jahat ini ka”

“Garr,lo percaya sama gua?”

“Ya,gua percaya sama lo,gua sangat mempercayai lo ka. So...don’t leave me”

Garry sudah menangis,duduk di bawah sedangkan exa sedang duduk di sofa.

“No,im not leave you,kita hanya terpisah beberapa saat aja. Mereka memberi gua waktu yang sedikit untuk bersama lo,di waktu itu gua manfaatin waktu untuk mengajari lo banyak hal untuk menghadapi dunia jahat ini,dan gua rasa misi gua berhasil. Waktu gua sudah selesai, misi gua sudah terpenuhi,lo bahagia dengan cara lo sendiri”

“Ga. Gua bahagia karna lo,gua bisa berdiri karna lo,gua bertahan karna lo,kalau lo ninggalin gua,gua sama siapa disini ka? Bahagia gua pergi, dunia gua pergi,rumah gua pergi kalau lo pergi ninggalin gua,gua takut ka”

Exa mengelus kepala garry dengan halus,menenangkan anak itu yang terlihat berantakan,sengaja ia peras emosinya agar garry mau ikut bersamanya,exa tentu tidak tega meninggalkan garry sendiri disini.

PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang